Asesmen Uji Kompetensi Profesi Komputer. Asesor wajib berphoto dengan asesi (peserta) menggunakan koran lokal.
Unisma Bekasi
Uji Kompetensi Profesi Komputer
Photo bersama Asesor BNSP dan Peserta dalam Uji Kompetensi Profesi Komputer, di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Sainstech Unisma Bekasi.
Asesor BNSP Uji Kompetensi Profesi Komputer
1. Andi Hasad
2. Toni Pribadi
3. A. Hafid Paronda
4. M. Amin Bakri
5. Maimunah
Pelaksanaan Uji Kompetensi Profesi Komputer
Selamat bagi peserta (asesi) yang dinyatakan Kompeten. Tetap semangat bagi yang belum kompeten.
Presentasi Seminar Usul Penelitian Produk Terapan dan Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi Tahun 2016
Kegiatan Seminar Usulan Program Riset Terapan ( Penelitian Produk Terapan, Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi) Tahun 2016 ini bertujuan antara lain:
- Mengundang para ketua peneliti (yang usulan penelitiannya lulus pada seleksi tahap pertama/Desk Evaluation) untuk mempresentasikan usul penelitiannya di hadapan para reviewer sebagai penilai.
- Menilai usulan penelitian ( Penelitian Produk Terapan, Penelitian Unggulan Perguruan TInggi) PTS Kelompok Binaan Tahun 2016 dari perguruan tinggi yang lulus seleksi tahap pertama.
- Untuk Ditetapkan sebagai calon penerima penelitian tahun 2017.
- Untuk memastikan tidak adanya duplikasi penelitian.
Dari Universitas Islam 45 Bekasi, ada 4 proposal yang dinyatakan lulus Desk Evaluation, dan masuk ke tahap berikutnya presentasi seminar usul penelitian, yaitu:
- Andi Hasad (Ketua Peneliti), Program Studi Teknik Elektronika, Universitas Islam 45 Bekasi
- Sugeng (Ketua Peneliti), Program Studi Teknik Elektro, Universitas Islam 45 Bekasi
- Anita Setyowati Srie Gunarti (Ketua Peneliti), Program Studi Teknik Sipil, Universitas Islam 45 Bekasi
- Rahmadya Trias Handayanto (Ketua Peneliti), Program Studi Teknik Komputer, Universitas Islam 45 Bekasi
Salah satu reviewer Dikti pada kegiatan ini adalah Prof. Dr. Kuncoro, S.T., M.T., Guru Besar Universitas Sebelas Maret, Solo. Kegiatan ini berjalan lancar dan sukses , 15-16 Agustus 2016, berlokasi di Hotel Harris, Jl. Peta Bandung.
Hasil dari kegiatan ini merupakan pertimbangan bagi Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, dalam menentukan usulan baru penelitian yang akan didanai pada tahun anggaran 2017.
Lampiran:
Undangan Peserta Seminar Usulan Penelitian Riset Terapan Tahun 2016 di Bandung
Lampiran Undangan Seminar Usul Riset Terapan
Sumber:
Panduan Kegiatan Seminar Susulan Program Riset Terapan ( Penelitian Produk Terapan, Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi) PTS Kelompok Binaan. DRPM, Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan. Ristek DIKTI, 2016.
Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi
Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi periode 2015-2020, berlangsung selama 2 hari, 30 – 31 Juli 2016 di Puncak Cisarua, Bogor. Dalam acara, tampil sebagai nara sumber pertama H. Ahmad Syaikhu, Wakil Walikota Bekasi. Raker berjalan lancar dan menghasikan rumusan, yang Insya Allah dimanfaatkan untuk memajukan umat menuju kota Bekasi yg maju, sejahtera dan ihsan.
Pelantikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi Periode 2015-2020
Pengurus baru Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Bekasi periode 2015-2020 resmi dilantik oleh Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jawa Barat, di kantor Muhammadiyah Kota Bekasi,Sabtu (23/7).
Prosesi pelantikan juga dibarengi dengan dilantiknya pengurus Aisyiyah Kota Bekasi periode 2015-2020 sekaligus acara silaturahim.
Ketua Muhammadiyah Kota Bekasi, Soekandar Ghozali dalam sambutannya mengatakan, di bawah kepemimpinannya, Muhammadiyah diharapkan bisa lebih berdaya bagi umat, khususnya di Kota Bekasi.
Untuk itu, maka Muhammadiyah akan memperkuat amal usaha Muhammadiyah di segala sektor.
“Kita ingin Muhammadiyah bisa lebih berdaya dan bermanfaat bagi kemaslahatan umat. Karenanya, segala amal usaha Muhammadiyah akan kita perkuat,” ujarnya, disambut riuh tepuk tangan warga Muhammadiyah Kota Bekasi, Sabtu (23/7).
Salah satu sektor yang sedang dikuatkan yaitu sektor pendidikan. Di bawah kepemimpinannya, Muhammadiyah menargetkan berdirinya Pesantren Muhammadiyah yang rencananya akan di bangun di Kota Bekasi.
“Kita sedang mempersiapkan pembangunan pesantren Muhammadiyah Kota Bekasi. Mudah-mudahan pesantren tersebut bisa segera berdiri,” kata dia.
Untuk pesantren sendiri, Muhammadiyah berterimakasih kepada Fraksi PAN DPR RI, yang sudah memberikan sumbangan kepada Muhammadiyah Kota Bekasi untuk pembangunan pesantren senilai Rp700 juta yang diberikan melalui anggota DPR RI daerah pemilihan Bekasi, Daeng Muhammad.
“Kami berterimakasih atas bantuan yang telah fraksi PAN berikan bisa bermanfaat,” terang dia.
Penyerahan bantuan secara simbolis dari Fraksi PAN DPR RI untuk Muhammadiyah Kota Bekasi.
Penyerahan bantuan secara simbolis dari Fraksi PAN DPR RI untuk Muhammadiyah Kota Bekasi.
Sementara itu, Daeng Muhammad sendiri mengatakan, bantuan tersebut dikucurkan berdasarkan dorongan dan arahan pendiri PAN sekaligus tokoh Muhammadiyah, Amien Rais.
Selain itu, bantuan juga merupakan bentuk kepedulian PAN terhadap Muhammadiyah. Sebab keberadaan PAN sendiri tidak bisa dilepaskan dari Muhammadiyah.
“Jadi kami PAN tetap Jasmerah (jangan sekali-kali meninggalkan sejarah),” kata dia.
Bang Muin bersama Sekretaris PP Muhammadiya, Abdul Mu’ti dan Ketua PD Muhamamdiyah Kota Bekasi, Soekandar Ghazali.
Bang Muin bersama Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan Ketua PD Muhamamdiyah Kota Bekasi, Soekandar Ghazali.
Sementara itu, salah satu Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied berharap, kepengurusan Muhammadiyah yang baru saja dilantik bisa segera bekerja dengan baik dan mampu menjalankan program organisasi.
“Bisa langsung kerja, kompak, solid dan bisa menjalankan roda organisasi dengan baik,” kata dia.
Selain Daeng Muhammad yang hadir dalam pelantikan, hadir pula Lucky Hakim yang juga anggota DPR RI daerah daerah pemilihan Bekasi. Selain itu hadir pula perwakilan Pemkot Bekasi dan anggota DPRD Kota Bekasi serta sejumlah tokoh Muhammadiyah, salah satunya Sekretaris Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Abdul Mu’ti dan tokoh masyarakat maupun tokoh agama di Kota Bekasi.
Sumber:
abdulmuinhafied.com
Operasi dan Aplikasi TRIAC
OPERASI DAN APLIKASI TRIAC
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Triac atau dikenal dengan nama Bidirectional Triode Thyristor, dapat mengalirkan arus listrik ke kedua arah ketika ditrigger (dihidupkan). Triac dapat ditrigger dengan memberikan tegangan positif ataupun negatif pada elektroda gerbang. Sekali ditrigger, komponen ini akan terus menghantar hingga arus yang mengalir lebih rendah dari arus genggamnya, misalnya pada akhir paruh siklus dari arus bolak-balik. Operasi triac sangat mirip dengan SCR. Perbedaannya adalah apabila SCR dihubungkan ke dalam rangkaian ac, tegangan output disearahkan menjadi arus searah sedangkan triac dirancang untuk menghantarkan pada kedua tengahan dari bentuk gelombang output. Oleh karena itu, output dari triac adalah arus bolak-balik, bukan arus searah. Triac dibuat untuk menyediakan cara agar kontrol daya ac ditingkatkan.
Operasi Triac
Kontruksi triac diperlihatkan pada Gambar 2. Triac beroperasi sebagai dua SCR dalam satu bungkus dan dipasang paralel berkebalikan. Rangkaian ekivalen triac diperlihatkan sebagai dua SCR yang dihubungkan paralel terbalik seperti diperlihatkan pada Gambar 3. Dengan demikian, triac mampu menghantarkan dengan salah satu polaritas tegangan terminal. Triac dapat juga ditrigger dengan salah satu polaritas sinyal gerbang.
Gambar 3 Struktur, simbol dan rangkaian ekivalen triac
Triac mempunyai tiga terminal; dua terminal utama (MT2) dan terminal utama 1 (MT1) dan gerbang (G). Terminal MT2 dan MT1 dirancang demikian sebab aliran arus adalah dua arah. Karena aliran berinteraksi dengan gerbang, MT1 digunakan sebagai pengukuran terminal referen. Arus dapat mengalir antara MT2 dan MT1 dan juga antara gerbang dan MT1. Triac dapat ditrigger agar konduksi pada salah satu arah dengan arus gerbang bergerak masuk atau keluar dari gerbang. Apabila aliran arah arus terminal utama ditentukan, triac pada dasarnya mempunyai karakteristik pengoperasian internal yang sama dengan SCR. Triac mempunyai empat kemungkinan mode pentriggeran. Sehubungan dengan MT1 yaitu:
- MT2 adalah positif dan gerbang positif
- MT2 adalah positif dan gerbang negatif
- MT2 adalah negatif dan gerbang positif
- MT2 adalah negatif dan gerbang negatif
Gambar 4 Mode pentriggeran triac
Dua mode pentriggeran tersebut digambarkan pada Gambar 4. Karena triac dapat menghantarkan pada kedua tengahan siklus, maka sangat bermanfaat untuk mengontrol beban yang beroperasi pada arus searah. Efisiensi penuh dapat dicapai dengan menggunakan kedua tengahan gelombang dari tegangan input ac.
Aplikasi Triac
Skema rangkaian penghubungan triac yang dioperasikan dari sumber ac diperlihatkan pada Gambar 5.
Gambar 5 Rangkaian penghubungan triac ac
Jika tombol tekan PB1 dipertahankan tertutup, arus trigger terus-menerus diberikan pada gerbang. Triac menghantarkan pada kedua arah untuk menghubungkan semua tegangan ac yang diberikan pada beban. Jika tombol tekan dibuka, triac kembali OFF atau mati, apabila tegangan sumber ac dan penahanan arus turun menjadi nol atau polaritas terbalik. Perhatikan bahwa tidak seperti output dari rangkaian SCR yang sama, output rangkaian ini adalah arus bolak-balik, bukan arus searah.
Gambar 6 Aplikasi triac pada rangkaian penghubungan arus pada motor
Satu aplikasi umum dari triac adalah penghubungan arus ac pada motor ac. Rangkaian penghubungan motor triac pada Gambar 6 menggambarkan kemampuan triac untuk mengontrol jumlah arus beban yang besar dengan jumlah arus gerbang yang kecil. Aplikasi ini akan bekerja seperti relay solid-state. Transformator penurun tegangan 24 V digunakan untuk mengurangi tegangan pada rangkaian thermostat. Tahanan membatasi jumlah aliran arus pada rangkaian gerbang-MTl ketika thermostat terhubung kontaknya untuk menswitch triac dan motor ON. Ukuran kerja arus maksimum dari kontak thermostat jauh lebih rendah dibandingkan dengan arus kerja triac dan motor. Jika thermostat yang sama dihubungkan seri dengan motor untuk mengoperasikan motor secara langsung, kontak akan dihancurkan dengan aliran arus yang lebih besar.
Gambar 7 Aplikasi triac untuk merubah arus
Triac dapat digunakan untuk merubah arus ac rata-rata menjadi beban ac seperti terlihat pada Gambar 8. Rangkaian trigger mengontrol titik dari bentuk gelombang ac di mana triac yang dihubungkan ON. Bentuk gelombang yang terjadi adalah masih arus bolak-balik, tapi arus rata-rata diubah. Pada rangkaian penerangan, perubahan arus menjadi lampu pijar akan merubah jumlah cahaya yang dipancarkan oleh lampu. Jadi, triac dapat digunakan sebagai pengontrol keredupan cahaya. Pada rangkaian motor yang sama, perubahan arus itu akan merubah kecepatan motor. Diac adalah alat seperti transistor dua terminal yang digunakan untuk mengontrol trigger SCR dan triac.
Tidak seperti transistor, dua sambungan diac diberi bahan campuran yang sama kuat dan sama. Simbol diac memperlihatkan bahwa diac bertindak seperti dua dioda yang menunjuk pada arah yang berbeda. Arus mengalir melalui diac (pada salah satu arah) ketika tegangan antaranya mencapai tegangan breakover yang diratakan. Pulsa arus yang dihasilkan ketika diac berubah dari status non-induksi ke status konduksi digunakan untuk pentriggeran gerbang SCR dan triac.
Gambar 8 Aplikasi diac/triac sebagai peredup lampu
Rangkaian eksperimental peredup lampu triac/diac diperlihatkan pada Gambar 8. Ketika tahanan variabel R, ada pada harga terendahnya (terang), kapasitor C1 mengisi dengan cepat pada permulaan dari masing-masing setengah siklus dari tegangan ac. Jika tegangan antara C1, mencapai tegangan triac over dari diac, C1 dikosongkan pada gerbang triac. Jadi, triac ON (lebih awal) pada tiap setengah siklus dan bertahan hidup (ON) sampai akhir triac setengah siklus. Oleh karena itu. arus akan mengalir lewat lampu untuk sebagian besar dari diac setengah siklus dan menghasilkan kecerahan (terang) yang penuh. Pada saat tahanan R1 naik, waktu yang diperlukan untuk mengisi C1, sampai tegangan breakover dari diac bertambah. Hal ini menyebabkan triac menyala kemudian pada setiap setengah siklus. Sehingga panjang waktu arus mengalir pada lampu menjadi berkurang dan cahaya yang dipancarkan juga berkurang.
Selengkapnya … Download [pdf]
Referensi
Hasad A. 2011. Materi Kuliah Elektronika Industri, Teknik Elektro, UNISMA Bekasi
Petruzella F.D., 2001. Elektronik Industri, Andi Yogyakarta
Operasi dan aplikasi SCR
OPERASI DAN APLIKASI SCR
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Silicon Controlled Rectifier (SCR) merupakan alat semikonduktor empat lapis (PNPN) yang menggunakan tiga kaki yaitu anoda (anode), katoda (cathode), dan gerbang (gate) – dalam operasinya. SCR adalah salah satu thyristor yang paling sering digunakan dan dapat melakukan penyaklaran untuk arus yang besar.
SCR dapat dikategorikan menurut jumlah arus yang dapat beroperasi, yaitu SCR arus rendah dan SCR arus tinggi. SCR arus rendah dapat bekerja dengan arus anoda kurang dari 1 A sedangkan SCR arus tinggi dapat menangani arus beban sampai ribuan ampere.
Gambar 2 Konstruksi dan simbol SCR
Simbol skematis untuk SCR mirip dengan simbol penyearah dioda dan diperlihatkan pada Gambar 2. Pada kenyataannya, SCR mirip dengan dioda karena SCR menghantarkan hanya pada satu arah. SCR harus diberi bias maju dari anoda ke katoda untuk konduksi arus. Tidak seperti pada dioda, ujung gerbang yang digunakan berfungsi untuk menghidupkan alat.
Operasi SCR
Operasi SCR sama dengan operasi dioda standar kecuali bahwa SCR memerlukan tegangan positif pada gerbang untuk menghidupkan saklar. Gerbang SCR dihubungkan dengan basis transistor internal, dan untuk itu diperlukan setidaknya 0,7 V untuk memicu SCR. Tegangan ini disebut sebagai tegangan pemicu gerbang (gate trigger voltage). Biasanya pabrik pembuat SCR memberikan data arus masukan minimum yang dibutuhkan untuk menghidupkan SCR. Lembar data menyebutkan arus ini sebagai arus pemicu gerbang (gate trigger current). Sebagai contoh lembar data 2N4441 memberikan tegangan dan arus pemicu :
VGT = 0,75 V
IGT = 10 mA
Hal ini berarti sumber yang menggerakkan gerbang 2N4441 harus mencatu 10 mA pada tegangan 0,75 V untuk mengunci SCR.
Gambar 3 SCR yang dioperasikan dari sumber DC
Skema rangkaian penghubungan SCR yang dioperasikan dari sumber DC diperlihatkan pada Gambar 3. Anoda terhubung sehingga positif terhadap katoda (bias maju). Penutupan sebentar tombol tekan (push button) PB1 memberikan pengaruh positif tegangan terbatas pada gerbang SCR, yang men-switch ON rangkaian anoda-katoda, atau pada konduksi, kemudian menghidupkan lampu.Rangkaian anoda-katoda akan terhubung ON hanya satu arah. Hal ini terjadi hanya apabila anoda positif terhadap katoda dan tegangan positif diberikan kepada gerbang Ketika SCR ON, SCR akan tetap ON, bahkan sesudah tegangan gerbang dilepas. Satu-satunya cara mematikan SCR adalah penekanan tombol tekan PB2 sebentar, yang akan mengurangi arus anoda-katoda sampai nol atau dengan melepaskan tegangan sumber dari rangkaian anoda-katoda.
SCR dapat digunakan untuk penghubungan arus pada beban yang dihubungkan pada sumber AC. Karena SCR adalah penyearah, maka hanya dapat menghantarkan setengah dari gelombang input AC. Oleh karena itu, output maksimum yang diberikan adalah 50%; bentuknya adalah bentuk gelombang DC yang berdenyut setengah gelombang.
Gambar 4 SCR yang dioperasikan dari sumber AC
Skema penghubungan rangkaian SCR yang dioperasikan dari sumber AC diperlihatkan oleh Gambar 4. Rangkaian anoda-katoda hanya dapat di switch ON selama setengah siklus dan jika anoda adalah positif (diberi bias maju). Dengan tombol tekan PB1 terbuka, arus gerbang tidak mengalir sehingga rangkaian anoda-katoda bertahan OFF. Dengan menekan tombol tekan PB1 dan terus-menerus tertutup, menyebabkan rangkaian gerbang-katoda dan anoda-katoda diberi bias maju pada waktu yang sama. Prosedur arus searah berdenyut setengah gelombang melewati depan lampu. Ketika tombol tekan PB1 dilepaskan, arus anoda-katoda secara otomatis menutup OFF ketika tegangan AC turun ke nol pada gelombang sinus.
Gambar 5 Aplikasi SCR sebagai kontrol output suplai daya pada motor DC
Ketika SCR dihubungkan pada sumber tegangan AC, SCR dapat juga digunakan untuk merubah atau mengatur jumlah daya yang diberikan pada beban. Pada dasarnya SCR melakukan fungsi yang sama seperti rheostat, tetapi SCR jauh lebih efisien. Gambar 5 menggambarkan penggunaan SCR untuk mengatur dan menyearahkan suplai daya pada motor DC dari sumber AC.
Gambar 6 Aplikasi SCR untuk start lunak motor AC induksi 3 fase
Rangkaian SCR dari Gambar 6 dapat digunakan untuk “start lunak” dari motor induksi 3 fase. Dua SCR dihubungkan secara terbalik paralel untuk memperoleh kontrol gelombang penuh. Dalam tema hubungan ini, SCR pertama mengontrol tegangan apabila tegangan positif dengan bentuk gelombang sinus dan SCR yang lain mengontrol tegangan apabila tegangan negatif. Kontrol arus dan percepatan dicapai dengan pemberian trigger dan penyelaan SCR pada waktu yang berbeda selama setengah siklus. Jika pulsa gerbang diberikan awal pada setengah siklus, maka outputnya tinggi. Jika pulsa gerbang diberikan terlambat pada setengah siklus, hanya sebagian kecil dari bentuk gelombang dilewatkan dan mengakibatkan outputnya rendah.
Aplikasi SCR
Pada aplikasinya, SCR tepat digunakan sebagai saklar solid-state, namun tidak dapat memperkuat sinyal seperti halnya transistor. SCR juga banyak digunakan untuk mengatur dan menyearahkan suplai daya pada motor DC dari sumber AC, pemanas, AC, melindungi beban yang mahal (diproteksi) terhadap kelebihan tegangan yang berasal dari catu daya, digunakan untuk “start lunak” dari motor induksi 3 fase dan pemanas induksi. Sebagian besar SCR mempunyai perlengkapan untuk penyerapan berbagai jenis panas untuk mendisipasi panas internal dalam pengoperasiannya.
Selengkapnya… download [pdf]
Referensi
Hasad A. 2011. Materi Kuliah Elektronika Industri, Teknik Elektro, UNISMA Bekasi
Malvino A.P., 2003. Prinsip-prinsip Elektronika, Salemba Teknika, Jakarta
Petruzella F.D., 2001. Elektronik Industri, Andi Yogyakarta
Thyristor dan Aplikasinya
THYRISTOR DAN APLIKASINYA
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Thyristor berasal dari bahasa Yunani yang berarti ‘pintu’. Sifat dan cara kerja komponen ini memang mirip dengan pintu yang dapat dibuka dan ditutup untuk melewatkan arus listrik. Thyristor merupakan salah satu tipe devais semikonduktor daya yang paling penting dan telah banyak digunakan secara ekstensif pada rangkaian daya . Thyristor biasanya digunakan sebagai saklar/bistabil, beroperasi antara keadaan non konduksi ke konduksi. Pada banyak aplikasi, thyristor dapat diasumsikan sebagai saklar ideal akan tetapi dalam prakteknya thyristor memiliki batasan karakteristik tertentu. Beberapa komponen yang termasuk thyristor antara lain PUT (Programmable Uni-junction Transistor), UJT (Uni-Junction Transistor ), GTO (Gate Turn Off Thyristor), SCR (Silicon Controlled Rectifier), LASCR (Light Activated Silicon Controlled Rectifier), RCT (Reverse Conduction Thyristor), SITH (Static Induction Thyristor), MOS-Controlled Thyristor (MCT).
Struktur Thyristor
Ciri dari sebuah thyristor adalah komponen yang terbuat dari bahan semiconductor silicon. Walaupun bahannya sama, tetapi struktur P-N junction yang dimilikinya lebih kompleks dibanding transistor bipolar atau MOS. Komponen thyristor lebih digunakan sebagai saklar (switch) daripada sebagai penguat arus atau tegangan seperti halnya transistor.
Struktur dasar thyristor adalah struktur 4 layer PNPN seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2. Sebuah thyristor dapat bekerja dan dapat disimulasikan terdiri dari sebuah resistor R on, Sebuah induktor Lon, sebuah sumber tegangan DC V yang terhubung seri dengan Switch (SW). SW dikontrol oleh signal Logic yang yang bergantung pada tegangan Vak, arus Iak dan signal Gate (G). Simulasi ini dapat dilihat pada Gambar 3.
Gambar 3 Simulasi Operasi Thyristor
Jika dipilah, struktur ini dapat dilihat sebagai dua buah struktur junction PNP dan NPN yang tersambung di tengah. Ini tidak lain adalah dua buah transistor PNP dan NPN yang tersambung pada masing-masing kolektor dan base. Jika divisualisasikan sebagai transistor Q1 dan Q2, maka struktur thyristor ini dapat diperlihatkan seperti pada Gambar 4 berikut ini.
Gambar 4 Visualisasi dengan transistor
Kolektor transistor Q1 tersambung pada base transistor Q2 dan sebaliknya kolektor transistor Q2 tersambung pada base transistor Q1. Rangkaian transistor yang demikian menunjukkan adanya loop penguatan arus di bagian tengah. Dimana diketahui bahwa Ic = BIb, yaitu arus kolektor adalah penguatan dari arus base. Jika misalnya ada arus sebesar Ib yang mengalir pada base transistor Q2, maka akan ada arus Ic yang mengalir pada kolektor Q2. Arus kolektor ini merupakan arus base Ib pada transistor Q1, sehingga akan muncul penguatan pada pada arus kolektor transistor Q1. Arus kolektor transistor Q1 tdak lain adalah arus base bagi transistor Q2. Demikian seterusnya sehingga makin lama sambungan PN dari thyristor ini di bagian tengah akan mengecil dan hilang. Tertinggal hanyalah lapisan P dan N di bagian luar.
Jika keadaan ini tercapai, maka struktur yang demikian todak lain adalah struktur dioda PN (anoda-katoda) yang sudah dikenal. Pada saat yang demikian, disebut bahwa thyristor dalam keadaan ON dan dapat mengalirkan arus dari anoda menuju katoda seperti layaknya sebuah dioda.
Karakteristik Thyristor
Karakteristik Thyristor dapat dilihat pada Gambar 4. Karaktristik tegangan versus arus ini diperlihatkan bahwa thyristor mempunyai 3 keadaan atau daerah, yaitu :
- Keadaan pada saat tegangan balik (daerah I)
- Keadaan pada saat tegangan maju (daerah II)
- Keadaan pada saat thyristor konduksi (daerah III)
Gambar 5 Karakterisitik Thyristor
Pada daerah I, thyristor sama seperti diode, dimana pada keadaan ini tidak ada arus yang mengalir sampai dicapainya batas tegangan tembus (Vr). Pada daerah II terlihat bahwa arus tetap tidak akan mengalir sampai dicapainya batas tegangan penyalaan (Vbo). Apabila tegangan mencapai tegangan penyalaan, maka tiba – tiba tegangan akan jatuh menjadi kecil dan ada arus mengalir. Pada saat ini thyristor mulai konduksi dan ini adalah merupakan daerah III. Arus yang terjadi pada saat thyristor konduksi, dapat disebut sebagai arus genggam (IH = Holding Current). Arus IH ini cukup kecil yaitu dalam orde miliampere. Untuk membuat thyristor kembali off, dapat dilakukan dengan menurunkan arus thyristor tersebut dibawah arus genggamnya (IH) dan selanjutnya diberikan tegangan penyalaan.
Secara umum, aplikasi Thyristor adalah :
Selengkapnya … Download [pdf]
Referensi :
Hasad A. 2011. Materi Kuliah Elektronika Industri, Teknik Elektro, UNISMA, Bekasi.
Petruzella F.D., 2001, Elektronik Industri, Andi Yogyakarta
Rashid M.H., 1999, Elektronika Daya, PT. Prenhallindo, Jakarta
Robot HP
ROBOT HP
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Peneliti Kanada mencoba mengintegrasikan robot dalam kehidupan kita sehari-hari. Robot tersebut dapat menari, menangis dan melakukan aktivitas layaknya manusia dengan ponsel (HP) sebagai badan dan wajahnya. Robot, yang disebut Callo dan Cally, adalah Robot ponsel dengan anggota badan.
Cally berdiri sekitar 7 inci tinggi, berjalan, menari, dan dapat meniru perilaku manusia sedangkan Callo berdiri sekitar 9 inci dan wajahnya, yang merupakan tampilan layar ponsel, mampu menunjukkan ekspresi wajah manusia ketika ia menerima-mengirim pesan teks. Ketika sedang menerima sinyal emoticon senyum, Callo berdiri di atas satu kaki, melambaikan kedua lengannya dan tersenyum. Jika ia menerima sinyal emotion berkerut, bahunya kemerosotan dan dia akan menangis. Jika ia mendapat pesan darurat, atau yang benar-benar sedih, dia akan melambaikan tangannya dengan panik.
Ji- Dong Yim, seorang mahasiswa PhD di bidang seni dan teknologi interaktif di Universitas Simon Fraser di Vancouver, Kanada, mengatakan pada dasarnya sistemnya sederhana. Robot dapat berkomunikasi satu sama lain, misalnya saat tuan mereka berada dipanggilan video.
“Bila Anda memindahkan robot, robot saya akan memindahkan hal yang sama, dan sebaliknya, sehingga kita bisa berbagi perasaan emosional menggunakan ‘fisik pintar’ ponsel robot,” katanya dalam rilis SFU.
Robot, yang terbuat dari bagian ponsel Nokia N82 dan komponen dari kit robot Bioloid, dapat mendeteksi wajah manusia menggunakan perangkat lunak OpenCV. Cally bahkan dapat melacak ekspresi wajah pengguna ‘saat panggilan telepon’.Robot dapat diprogram untuk bergerak dengan cara tertentu ketika menerima panggilan dari nomor telepon tertentu.
Konsep yang sama dapat digunakan untuk membuat robot penolong lain berkomunikasi dengan orang lain dan membangun keintiman jangka panjang dengan mereka, kata peneliti tersebut.
sumber : Popular Science
Blok Diagram dan Komponen HP
BLOK DIAGRAM DAN KOMPONEN HP
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Cara kerja HP Secara Umum :
HP bekerja sebagai Receiver (Rx) atau penerima ketika ada gelombang elektromagnetik yang diterima (sesuai dengan frekuensi yang digunakan). Gelombang elektromagnetik tersebut kemudian diproses di bagian processor yang di dalamnya melibatkan CPU, EEPROM, RAM, DSP maupun Multimode Adaptor. Setelah itu hasilnya dikeluarkan oleh bagian output lalu direspon oleh user (pemakai) yang memberikan input. Inputan dari user ini kemudian diproses lalu dipancarkan ke bagian Transmitter (Tx).
Blok diagram HP secara garis besar terdiri dari :
1. Blok Penerima (Rx)
2. Blok Processor
3. Blok Power Supply
4. Blok Pengirim (Tx)
Selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut :
Gambar 1. Blok Diagram HP
Komponen HP terdiri dari komponen utama dan komponen pendukung :
1. Komponen Utama
1.1. Rangkaian Transmisi (Tx)
Berfungsi untuk mentransmisikan dan menghubungkan data HP dengan komponen lain, contohnya memindahkan foto ponsel ke ponsel yang lain menggunakan infrared. Bagian ini terdiri dari :
-
Tx Antena
-
RF Power
-
Tx Filter
-
RF Driver
-
Tx VCO
-
Mixer
1. 2. Rangkaian Receiver (Rx)
Berfungsi sebagai penyaring sinyal yang diterima HP dari Base Transceiver Station (BTS) operator. Bagian ini terdiri dari :
-
Rx Antena
-
Rx VCO
-
26 MHz Crystal Osilator (Frequency Shynthesizer)
-
IF-I
-
IF-II
-
IF Module
1.3. Rangkaian Processor
Berfungsi sebagai pusat pengolahan data, menginstruksikan proses penyimpanan data ke memori. Rangkaian ini terdiri dari :
-
Central Processing Unit (CPU)
-
Electrically Ereable Programable Only Memory (EEPROM)
-
Random Access Memory (RAM)
-
Digital Signal Processor (DSP)
-
Multimode Adaptor (MMA) atau User Interface (UI)
-
Flash ROM
1.4. Rangkaian Power Supply
Berfungsi sebagai penyedia dan pengatur tegangan ke seluruh rangkaian komponen sesuai dengan kebutuhannya. Rangkaian ini antara lain terdiri dari :
-
Baterai
-
IC Power Supply
-
IC Charging
2. Komponen pendukung
-
Komponen Input : Keypad, Mikrofon, Radio, Kamera
-
Komponen Output : Liquid Colour Display (LCD), Ear Piece, Buzzer, Light Emmited Diode (LED), Vibrator, Switch on / off, Konektor (Mic, Baterai Antena)
-
Komponen Input-Output : konektor SIM Card, Kabel, Infra Red (IR), Bluetooth, External-Internal / Plug In
Gambar 2. PCB Nokia 3210 (Tampak Depan)
Gambar 3. PCB Nokia 3210 (Tampak Belakang)
Gambar 4. PCB Nokia 6600
Referensi :
Arman Budi Djanir M., 2004, Cara Praktis memperbaiki Ponsel, Gavamedia, Yogyakarta
Daniswara Soni, Riyan, 2006, Mencari dan Memperbaiki Kerusakan pada Handphone, Kawan Pustaka, Depok
Andi Hasad, 2004, Modul Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro (D3) UNISMA, Bekasi
Irawan Armin, 2005, Cara Praktis Jadi Teknisi Handphone, Fadillah Print, Surabaya
Tabloid Ponsel , Mazter – Roaming
Bacaan terkait :
Reparasi HP
REPARASI HP
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
1. Reparasi HP
Alat dan Bahan yang diperlukan untuk reparasi Hp adalah sebagai berikut :
Gambar 1. Peralatan Reparasi HP
1. 1. Buku Skematik Hp
Buku skematik hp ini sangat diperlukan dalam melakukan reparasi untuk membaca jalur komponen hp. Fungsi: Untuk membaca Jalur Hp yang putus sehingga dapat dilakukan teknik jamper.
- 2. Solder Uap (Blower)
Suatu alat yang wajib dimiliki oleh seorang teknisi Hp.
Alat ini juga sering disebut solder Uap karena memiliki Heater(panas) dan Air (udara) yang dapat kita atur panas tekanan udaranya. Fungsi: – Untuk mencairkan timah – Untuk mencabut/mengangkat dan mematri komponen(IC)
- 3. DC Power Supply
Sumber tegangan yang Voltagenya bisa kita ukur sesuai dengan kebutuhan Hp, alat ini juga sering digunakan untuk mengecek kondisi Hp masih hidup atau tidak. Fungsi: – Untuk menganalisa tegangan (V) dan Ampere (A) atau yang sering disebut dengan analisa power supply. – Untuk mengecek kerusakan pada ponsel
- 4. Solder Manual
Solder yang digunakan tidak terlalu panas dengan daya 25 watt. Fungsi: Untuk mematri komponen
- 5. Multitester
Alat ini sangat penting untuk dimiliki oleh seorang teknisi ponsel karena memiliki banyak manfaat untuk mengetahui masih bagus atau tidak. Fungsi: – Untuk mengukur komponen – Untuk mengecek hubungan antar komponen (Jalur) – Untuk Mengecek Batteray
- 6. BGA Plate
Suatu alat yang sering digunakan oleh teknisi untuk menjepit PCB Ponsel agar tidak bergerak pada saat pelepasan/pemasangan komponen, biasanya terbuat dari besi berani. Fungsi: Untuk menjepit PCB
- 7. Timah Paste
IC yang sering dicabut akan menyebabkan kaki IC menjadi pendek/hilang, maka perlu untuk membuat kaki IC yang sering disebut dengan teknik pengecoran kaki IC. Fungsi: Mencetak ulang kaki IC
- 8. Solder Paste
Terkadang yang sering kita pakai akan meninggalkan kotoran/bekas timah yang akan mengakibatkan solder tidak panas. Maka mata solder perlu dibersihkan dengan timah paste. Fungsi: Untuk membersihkan mata solder
- 9. Cairan IPA (Tiner Inpala)
Cairan ini sering digunakan oleh teknisi untuk membersihkan PCB Ponsel. Fungsi: Untuk membersihkan PCB
- 10. Kawat Jumper(Handsfree)
Kawat ini digunakan untuk menghubungkan jalur yang putus (Jumper) atau lebih terkenal dengan sebutan teknik jumper. Fungsi: Untuk menjumper jalur yang putus
- 11. Tools kit
Separangkat obeng yang digunakan untuk membuka cassing ponsel terdiri dari :
- Obeng Variasi
- Tang Siemens
- Pinset lurus dan lengkung
- ”U” untuk membuka cassing 7450
- Obeng T6
1. 12. Timah 0,3
Timah yang digunkan untuk mematri komponen berukuran kecil sebesar 0,3 Fungsi: Untuk mematri komponen
- 13. Songka Padat / Fluks
Bahan ini digunakan pada saat melepas komponen/IC, dioleskan pada body komponen yang hendak dicabut. Fungsi: mempercepat pencairan timah.
- 14. Lampu Service
Lampu ini digunakan saat melakukan reparasi ponsel pada malam hari. Fungsi: Memberikan penerangan.
- 15. Cetakan kaki IC
Alat ini digunakan untuk mencetak ulang kaki IC
- 16. Pinset
Ada dua jenis pinset yang digunakan oleh teknisi ponsel yaitu pinset lengkung dan lurus. Fungsi: Untuk menjepit komponen pada saat hendak dilepas/dipatri.
Gambar 2. Contoh PCB HP (Nokia 6600)
Referensi :
Arman Budi Djanir M., 2004, Cara Praktis memperbaiki Ponsel, Gavamedia, Yogyakarta
Daniswara Soni, Riyan, 2006, Mencari dan Memperbaiki Kerusakan pada Handphone, Kawan Pustaka, Depok
Andi Hasad, 2004, Modul Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro (D3) UNISMA, Bekasi
Irawan Armin, 2005, Cara Praktis Jadi Teknisi Handphone, Fadillah Print, Surabaya
Tabloid Ponsel , Mazter – Roaming
Bacaan terkait :
Perkembangan Teknologi Wireless
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WIRELESS
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Evolusi teknologi akses berbasis wireline diawali dari PSTN[1] berkembang ke ISDN[2] lalu menuju ke DSL sebagai antisipasi komunikasi broadband, sedangkan teknologi wireless berevolusi dari generasi pertama (1G) yang analog, ke 2G yang digital dengan sistem yang terkenalnya GSM (Global Sistem Mobile) berkembang ke GPRS (General Packet Radio Sistem), lalu berkembang ke 3G (W-CDMA) dengan teknologi yang dikenal sebagai UMTS (Universal Mobile Telecommunication Sistem), lalu ke HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan LTE (Long Term Evolution).
Gambar 1. Komunikasi Selular
Teknologi wireless (tanpa kabel) saat ini diantaranya :
1. AMPS (Advance Mobile Phone System)
AMPS merupakan generasi pertama pada teknologi seluler. System ini di alokasikan pada Band 800 Mhz, jaringan ini menggunakan sirkuit terintegrasi yang sangat besar yang terdiri dari Computer Dedicated dan System Switch. AMPS menggunakan range frekuensi antara 824 Mhz – 894 Mhz yang diperuntukan pada ponsel analog. Teknologi ini sudah ditinggalkan sejak munculnya teknologi selular berbasis digital.
2. GSM (Global System Mobile)
GSM merupakan generasi kedua setelah AMPS, GSM pertama kali dikeluarkan pada tahun 1993 dengan diadopsi oleh beberapa negara seperti Afrika Selatan, Austaralia, Timur Tengah, dan Amerika Utara. GSM adalah system telekomunikasi bergerak dengan menggunakan system seluler digital. GSM mempunyai frekuensi 900 Mhz selain itu GSM juga menggunakan frekuensi 1800 Mhz dengan nama Personal Communication Network. GSM juga menyediakan layanan untuk mengirimkan data dengan kecepatan tinggi yang menggunakan teknologi High Speed Circuit Switch Data (HSCSD) yang mengirimkan data sampai 64 Kbps hingga 100 Kbps. Di Indonesia jaringan GSM di tempati oleh PT. Telkomsel, Exelkomindo, Satelindo, dan Indosat.
3. CDMA (Code Divisition Code Access)
CDMA merupakan genarasi ketiga (3G). Teknologi telepon tanpa kabel sangat dirasakan perkembangannya, dengan munculnya berbagai macam jenis telepon seluler. Perkembangan CDMA tidak secepat perkembangan GSM yang banyak diadopsi oleh sebagian besar operator di berbagai macam Negara. Di Indonesia untuk jaringan CDMA ditempati oleh PT. Mobile-8, Telcom, Telkomflexy dan Esia.
Gambar 2. Standar Broadband Wireless Access (BWA)
Teknologi akses wireless untuk data juga berkembang diawali dari infrared untuk jangkauan yang sangat terbatas, Bluetooth, kemudian yang dikenal luas saat ini Wifi atau Wireless LAN standar IEEE 802.11, dan yang terkini teknologi Broadband Wireless Access (BWA) WiMax berdasarkan standar IEEE 802.16.
Telepon selular atau akrab disebut Handphone (HP) merupakan gabungan dari Teknologi Radio yang diintegrasikan dengan Teknologi Komunikasi Telepon. Telepon pertama kali ditemukan dan diciptakan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, sedangkan komunikasi tanpa kabel (wireless) ditemukan oleh Nikolai Tesla pada tahun 1880 dan diperkenalkan oleh Guglielmo Marconi.
Catatan :
Materi Kuliah selengkapnya dapat didownload di http://simpatikunisma.net/ (Private untuk mahasiswa Teknik Elektro UNISMA Bekasi)
Semua mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah ini , wajib mengerjakan tugas dan kuis di http://simpatikunisma.net/
[1] PSTN (Public Switching Telephone Network) adalah jaringan telepon yang disediakan untuk digunakan umum, dalam praktek sehari-hari sering disebut Sentral Telepon Otomat (STO).
[2]ISDN (Integrated Services Digital Network), jaringan digital pelayanan terpadu, evolusi lebih lanjut dari jaringan terlepon biasa dan merupakan penyatuan berbagai macam layanan. Jaringan digital yang mampu memberikan berbagai macam jasa pelayanan telekomunikasi (suara, gambar, data digital, text, video, faks) melalui suatu antarmuka (interface) standar yang berlaku di seluruh dunia.
Menghemat Listrik
Untuk menghemat biaya rumah tangga, anda dapat memulainya dengan menghemat listrik. Langkah berikut ini mudah-mudahan membantu.
I.1 LAMPU
I.1.1 Ganti Lampu Pijar dengan Lampu Hemat Energi
Langkah penghematan energi pada bagian penerangan (lighting) yang dapat langsung dilakukan adalah dengan cara mengganti lampu pijar berdaya besar dengan lampu hemat energi (LHE) dengan luminasi cahaya sama terangnya namun daya lebih rendah. Penghematan energi dengan metode ini dapat menghemat pemakaian daya 50-70% lebih rendah.
I.1.2 Penggunaan Ballast Dengan Losses Rendah
Pada lampu penerangan yang menggunakan ballast, dapat dilakukan langkah penggantian ballast yang memiliki rugi-rugi besar dengan ballast yang memiliki rugi-rugi lebih rendah.
I.1.3 Optimasi Flux dalam Penggunaan LHE
Penerangan dapat menimbulkan panas yang berlebihan pada suatu ruangan. Gunakan lampu dengan tipe compact fluorescent (CFL) yang hanya mengkonsumsi 75% energi dan menimbulkan 70-80% lebih sedikit panas. Lampu pijar biasa memberikan 10% penerangan dan 90% panas sedangkan lampu compact fluorescent memberikan 90% cahaya dan 10% panas. Untuk disesuaikan juga lampu yang dipakai dengan tingkat luminasi ruangan sesuai dengan kebutuhan.
I.2 PENDINGIN UDARA (AIR CONDITIONER)
I.2.1 Gunakan Timer
Untuk sistem pendingin terpusat dan peralatan pendingin terpisah, pasanglah sebuah thermostat yang dilengkapi dengan penanda waktu (timer). Masukkan setting timer agar mengoperasikan pendingin hanya pada waktu diperlukan.
I.2.2 Setting Temperatur Secara Optimal
Operasikan setting pendingin pada suhu 25 oC sehingga tingkat kenyamanan tersedia dan pemakaian energi terjaga.
I.2.3 Jangan Mendinginkan Ruangan Tidak Perlu
Pasanglah sistem pendinginan terpusat (AC Sentral) hanya untuk ruangan-ruangan yang memerlukan pendinginan. Untuk ruangan tertentu dimana pendingin tidak diperlukan pada waktu yang lama, akan lebih ekonomis bila mempergunakan AC window atau AC portable.
I.2.4 Sesuai Kapasitas Dengan Luas Ruangan
Evaluasi apakah ukuran peralatan pendingin sesuai dengan luas ruangan yang didinginkan. Penggunaan kapasitas peralatan pendingin yang lebih kecil dari luas ruangan akan membuat alat pendingin bekerja terlalu berat namun kenyamanan ruangan tidak tercapai.
I.2.5 Ganti Pendingin Berusia Tua
Pada peralatan pendingin (AC) berusia lebih dari 10 tahun, pemakaian energi akan lebih besar 30-50% dibandingkan dengan peralatan pendingin terkini. Untuk itu, laksanakan program penggantian peralatan pendingin (AC) dengan pendingin hemat energi dengan teknologi terbaru. Saat membeli, perhatikan rating SEER (System Energy Efficient Rating) dari peralatan pendingin. Sebuah AC paling tidak mempunyai rating SEER tingkat 13 dari tingkatan maksimum yang mencapai 19.
I.2.6 Bersihkan Filter Secara Rutin
Pada saat pemeliharaan rutin, pastikan untuk selalu membersihkan filter udara. Filter yang kotor akan membuat pendingin bekerja lebih berat dan mengkonsumsi lebih banyak energi.
I.2.7 Penempatan Kondensor
Pada bagian Kondensor, akan lebih baik bila kondensor diletakkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Energi yang dikonsumsi peralatan pendingin akan lebih rendah 10% pada kondensor yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
I.2.8 Kebersihan Lingkungan Kondensor
Pastikan ruang disekeliling kondensor bersih dari rumput, barang atau sampah yang dapat mengganggu sirkulasi udara. Terganggunya sirkulasi udara dapat menyebabkan kondensor mengkonsumsi lebih banyak energi.
I.2.9 Pemasangan Fan
Selain pendingin udara, gunakan juga fan atau kipas angin pada ruang-ruang tertentu yang tidak mutlak menggunakan pendingin (AC). Kipas angin dapat menurunkan suhu ruangan sampai 5 oC lebih rendah sehingga akan mengurangi penggunaan AC.
I.2.10 Pastikan Arah Putaran Kipas
Pastikan arah putaran kipas terarah kebawah yang akan langsung mendinginkan tubuh orang dibawah serta membawa udara panas pergi dari ruangan. Bila putaran kipas terarah menghisap ke atas tidak banyak berpengaruh pada penurunan suhu ruangan. Putaran kipas keatas akan membawa udara panas diatas turun dan menyebabkan tubuh merasa kegerahan.
I.3 PEMANAS AIR (HEATER)
I.3.1 Setting Temperatur
Turunkan setting temperatur pemanas air sampai maksimal 120 oC. Pada suhu tersebut, air sudah dalam keadaan mendidih dan bakteri pada air sudah mati sehingga air cukup steril untuk digunakan.
I.3.2 Bersihkan Endapan
Secara rutin bersihkan endapan yang ada dalam tabung pemanas dengan mengalirkan air secara lebih laju. Tindakan ini akan dapat meningkatkan effisiensi pemanas dan mengurangi konsumsi listrik atau gas.
I.3.3 Isolasi Panas
Pastikan isolasi panas pada alat pemanas masih terpasang dengan baik. Isolasi akan mencegah panas yang ditimbulkan heater terbuang percuma di udara. Pemasangan isolasi yang baik akan meningkatkan efisiensi pemanas.
I.4 PERALATAN KOMPUTER
I.4.1 Timer untuk Turn Off
Configure your monitor to turn off after 20 minutes (or less) of inactivity, and your hard drive to turn off after 30 minutes of inactivity.
I.4.2 Mode Operasi Standby
Matikan komputer, monitor dan printer saat anda pergi atau aktifkan mode operasi standby setiap saat anda meninggalkan kantor lebih dari dua jam. Mengaktifkan screen saver bukan suatu langkah penghematan energi, monitor akan tetap beroperasi secara penuh.
I.4.3 Membeli Komputer Baru
Bila membeli komputer baru, pertimbangkanlah untuk membeli laptop bila memungkinkan. Laptop memakai lebih sedikit energi dibandingkan dengan komputer desktop dan cenderung lebih cocok untuk kebanyakan orang, kecuali bila banyak dipakai untuk mengetik. Pertimbangkan untuk membeli monitor tipr flat panel karena hanya menggunakan 1/3 energi dibandingkan dengan monitor biasa.
I.4.4 Sistem Operasi
Beberapa operating system seperti Windows ME dan Windows 2000 memiliki fitur “system hibernate”, yang dapat merekam sebelum dimatikan. Saat komputer kembali diaktifkan, seluruhnya kembali pada keadaan semula.
I.5 ESCALATOR DAN LIFT
I.5.1 Penggunaan Sensor Operasi Pada Escalator
Penghematan energi dapat dilakukan dengan mengatur operasi eskalator pada saat tidak ada orang yang menggunakannya. Untuk itu, perlu dilakukan pengaktifan mode operasi standby pada saat tidak ada orang yang menggunakan eskalator. Pengaktifan mode standby ini dapat dilakukan pada eskalator untuk lokasi tertentu, jam operasi tertentu dan hari operasi tertentu disesuaikan dengan ritme tingkat kepadatan pengguna.
I.5.2 Pengaturan Kecepatan Pada Escalator
Pada operasi eskalator, daya yang dikonsumsi oleh peralatan bergantung pada jumlah orang yang menjadi beban dan pada kecepatan jalan eskalator. Pada Gambar dibawah ini terlihat bahwa pada kecepatan menentukan jumlah energi yang diperlukan. Penyesuaian kecepatan yang tepat akan dapat memberikan penghematan energi dengan tetap menjaga kenyamanan pengguna.
I.5.3 Optimasi Setting Beban Penyeimbang Pada Lift
Pada peralatan lift biasa terpasang beban penyeimbang untuk operasi dari lift. Beban penyeimbang tersebut umumnya disetel pada setting 50% dari beban maksimum lift. Dari beberapa pengukuran, setting beban penyeimbang dapat disetel pada 35% beban maksimum lift yang akan dapat menghemat energi listrik sampai 13%. Pada gambar dibawah ditampilkan pemakaian energi oleh lift pada operasi naik dan turun dan pada variasi beban berbeda.
I.6 BANGUNAN GEDUNG
I.6.1 Eksterior Gedung
Untuk warna bagian eksterior gedung, utamakan penggunakan warna-warna cerah. Merujuk pada beberapa literatur, warna gelap pada eksterior gedung dapat meningkatkan biaya pendingin sampai 20% dibandingkan dengan gedung yang menggunakan warna cerah.
I.6.2 Tempatkan Tanaman Peneduh
Penempatan tanaman peneduh pada tempat yang tepat dan biasa terekspose sinar matahari akan dapat mengurangi suhu didalam ruangan sampai 20% dan mengurangi pemakaian energi sampai 40%.
I.6.3 Memasang Solar Screen
Solar Screen atau layar penahan sinar matahari adalah sebuah jaring-jaring yang dapat lebih memantulkan sinar matahari dibandingkan dengan tirai biasa. Pilihlah screen atau layar yang tidak terlalu menahan banyak cahaya agar pencahayaan didalam ruangan tetap terjaga.
I.6.4 Memasang Lapisan Film Pemantul
Merujuk pada Komisi Energi California, 30% dari kebutuhan pendinginan bangunan tergantung dari seberapa besar energi sinar matahari yang masuk melalui kaca. Lapisan film pemantul akan memantulkan panas sinar matahari dari jendela dan menahan 40-60% panas tanpa mengurangi terang cahaya yang masuk kedalam ruangan.
Mengapa Yahudi demikian berkuasa dan muslim demikian lemah ?
MENGAPA YAHUDI DEMIKIAN BERKUASA DAN MUSLIM DEMIKIAN LEMAH ?
Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com
Kaum Muslimin saat ini berjumlah kurang lebih 1,5 milyar muslim sedangkan Yahudi tidak lebih dari 15 juta orang . Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kaum Yahudi kini telah menguasai berbagai lini dalam segala sektor terpenting di dunia. Apalagi kebijakan-kebijakan strategis negara adikuasa (AS) tidak lepas dari lobi-lobi Yahudi. Serasa sebuah kelompok yang amat kecil ini telah berhasil dalam menguasai dunia, maka tidaklah berlebihan kemudian ketika ada ungkapan bahwa Yahudi saat ini telah memiliki negara baru yakni “negara dunia”.
Bangsa Yahudi lebih dari seratus kali berkuasa ketimbang kaum muslimin. Mengapa ini bisa terjadi ? Mengapa kaum muslimin sekarang ini begitu lemah ?., dan mengapa kaum Yahudi yang jumlahnya begitu kecil demikian berkuasa? Padahal di seluruh dunia jumlah Yahudi tidak lebih dari 15 juta-an orang, tersebar sekitar 7 juta-an di Amerika, 5 juta di Asia, 2 juta di Eropa dan 100.000 di Afrika. Namun dalam prestasi dunia semisal hadiah nobel dalam bidang fisika, kimia dan kedokteran saja tercatat 12 % jatuh ke tangan Yahudi. Lebih dari 105 tahun silam, Yahudi sudah memenangkan 180 hadiah nobel , sementara hanya 3 yang dimenangkan kaum Muslim (tidak termasuk nobel perdamaian). Tidak sekedar itu saja, konsep bank sentral, uang kertas, kapitalisme, komunisme dan memperdagangkan kembali barang-barang bekas adalah ide Yahudi untuk menciptakan kekuatan ekonomi yang menggurita.
Albert Einstein, ilmuan paling berpengaruh sepanjang zaman dan Tokoh abad ini adalah Yahudi. Sigmund Freud, yang terkenal dengan konsep ide, ego dan superego, bapak psikoanalisis adalah seorang Yahudi, demikian halnya Karl Max, Paul Samuelson dan Milton Friedman.
Benjamin Rubin menyumbangkan jarum vaksinasi untuk umat manusia. Gertrude Elion menyumbangkan kepada kita obat leukemia. Stanley Mezor menemukan chip microprocessor pertama. Leo Szilard mengembangkan reaktor nuklir pertama, Petrus Schultz menemukan kabel Fiber Optik yang kita gunakan sebagai jaringan backbone internet. Semuanya orang Yahudi. Filantropis paling terkenal dalam sejarah dunia, George Soros, yang telah mendonasikan dana kolosal sebanyak 4 milyar dollar Amerika atau sekitar Rp. 36 Triliun kepada para ilmuan dan universitas di seluruh dunia adalah seorang Yahudi, Walter Annenberg, yang membangun seratus perpustakaan dengan menyumbangkan 2 milyar dollar juga seorang Yahudi
Lantas kita kenal William James Sidis, dengan IQ 250 – 300, adalah manusia paling tinggi IQ-nya sepanjang sejarah adalah juga seorang Yahudi . Pertanyaannya.. mengapa bangsa Yahudi demikian Berjaya ?… Estimasi .. tidak kurang ada 1, 476.233.470 Muslim yang tinggal di planet Bumi, 1 Milyar di Asia (termasuk di Negara arab), 400 juta di Afrika, 44 juta di Eropa dan 6 juta di Amerika, sisanya tersebar di seluruh tempat di dunia. Seperlima manusia adalah beragama Islam, untuk setiap Hindu ada 2 orang muslim, untuk setiap Budha ada 4 orang muslim dan untuk setiap Yahudi ada 100 Muslim.
Namun faktanya,…. Tingkat melek huruf di dunia Nasrani dan Yahudi hampir 90 % dan 15 negara mayoritas Nasrani mempunyai tingkat melek huruf 100 %, sedangkan sebuah negara mayoritas muslim rata-rata mempunyai tingkat melek huruf sekitar 40 % dan tidak ada satupun Negara mayoritas Muslim memiliki tingkat melek huruf 100 persen.
Negara-negara mayoritas muslim hanya memiliki sekitar 230 ilmuwan per satu juta muslim. Amerika Serikat memiliki 4000 ilmuwan persatu juta orang. Di seluruh dunia Arab, para peneliti yang full time hanya 50 ilmuwan orang persatujuta penduduknya , sedangkan di dunia Nasrani dan yahudi mencapai 1000 orang per satujutanya. Kesimpulannya dunia Muslim kurang memiliki kapasitas untuk menghasilkan ilmu pengetahuan.
Data lainnya : Surat kabar harian dan jumlah judul buku merupakan 2 indikator penting tentang pengetahuan yang terdistribusi ke masyarakat. Di Inggris ada 2000 judul buku untuk setiap 1 juta penduduknya, sedangkan di Mesir hanya ada 20 judul buku untuk persatujutanya. Dunia Muslim gagal mendistribusikan pengetahuan.
Ekspor produk-produk teknologi tinggi sebagai persentase total ekspor merupakan satu indikator penting atas pengetahuan terapan. Ekspor Pakistan atas produk-produk teknologi tinggi hanya 1 % dari ekspor total, untuk kasus yang sama, Arab Saudi hanya memiliki 0,3 %, Kuwait, Maroko, Aljazair semuanya hanya 0,3 % dari ekspor totalnya, sementara Singapura mencapai 58 %. Kesimpulan Dunia Muslim gagal menerapkan pengetahuan.
Mengapa kaum muslim lemah ? Karena tidak sedang menghasilkan pengetahuan. Mengapa kaum Muslim tidak berdaya ? Karena kita tidak sedang menyebarkan pengetahuan. Mengapa kaum Muslim tidak berkuasa ? Karena kita tidak sedang menerapkan pengetahuan ? Mengapa kaum muslim sangat rapuh, jawabannya : kurang pendidikan.
Memerangi kaum Yahudi (baca : Zionis) bukan dengan cara melakukan bom bunuh diri, bukan dengan cara membuat kerusakan yang menimbulkan korban yang tidak bersalah. Memerangi mereka dapat kita lakukan dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas diri kita dalam menghasilkan, mendistribusian dan menerapkan pengetahuan. Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap muslim, sebagaimana firman Allah :
Tidak sepatutnya bagi mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. ( QS. At-Taubah [9] : 122 )
Allah akan memberi keistimewaan kepada kita dengan mengangkat derajat orang-orang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan pada derajat yang tinggi.
Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (QS. Al-Mujaadilah [58] : 11).
Tulisan ini tidak bermaksud “melebih-lebihkan” Yahudi yang memang telah disebutkan dalam Al-Quran, namun lebih untuk saling mengingatkan kita agar senantiasa mawas diri, menyadari “titik lemah” dan meningkatkan kualitas diri kita, dengan cara meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, kepada pengetahuan terapan, sains modern yang membawa kemaslahatan bagi umat. Mari kita budayakan membaca, berpikir, menggali pengetahuan terus menerus tiada henti-hentinya sepanjang hayat kita, bukan hanya pada bidang terapan, namun juga pada ilmu agama. Jangan sampai kita habiskan umur hanya untuk belajar ilmu terapan ataupun ilmu murni, tanpa sekalipun belajar ilmu agama. Akankah kita akan menjawab pertanyaan di akhirat kelak ” Engkau habiskan untuk apa umurmu (selama hidup di dunia) ? ” dengan jawaban ” Saya habiskan hanya untuk belajar algoritma, pemrograman, elektronika, kedokteran, manajemen, ekonomi, politik, sastra”. Tanpa sekalipun mengkaji ilmu agama, akan membawa penderitaan yang maha dahsyat dan penyesalan yang tiada terkira kelak di akhirat.
Sesungguhnya cobaan paling besar yang menimpa kaum muslimin sekarang adalah kebodohan terhadap agama Allah. Ini adalah akar setiap masalah dan sumber setiap problem. Pemiliknya apabila hidup, tidak dianggap dan apabila mati tidak dirindu“. (Andi Hasad)
Penemuan ayat suci Al-Quran dalam DNA Manusia
Gambar 1. Ilustrasi DNA
Dr. Ahmad Khan adalah salah seorang ilmuwan muslim yang penemuannya sehebat Gallileo, Newton dan Einstein yang berhasil membuktikan tentang keterkaitan antara Al Quran dan rancang struktur tubuh manusia . Dia adalah lulusan Summa Cumlaude dari Duke University. Walaupun ia ilmuwan muda yang tengah menanjak, terlihat cintanya hanya untuk Allah dan untuk penelitian genetiknya.
Ruang kerjanya yang dihiasi kaligrafi, kertas-kertas penghargaan, tumpukan buku-buku kumal dan kitab suci yang sering dibukanya, menunjukkan bahwa ia merupakan kombinasi dari ilmuwan dan pecinta kitab suci. Salah satu penemuannya yang menggemparkan dunia ilmu pengetahuan adalah ditemukannya informasi lain selain konstruksi Polipeptida yangdibangun dari kodon DNA. Ayat pertama yang mendorong penelitiannya adalah Surah Fushshilat :![QS Fushshilat [41] - 53](https://andihasad.com/wp-content/uploads/2010/03/qs-fushshilat-41-53.jpg?w=700)
Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (QS. Fushshilat [41] : 53)
Hal ini juga dikuatkan dengan hasil-hasil penemuan Profesor Keith Moore ahli embriologi dari Kanada. Penemuannya tersebut diilhami ketika Khatib pada waktu salat Jumat membacakan salah satu ayat yang ada kaitannya dengan ilmu biologi. Bunyi ayat tersebut adalah sebagai berikut: “…Sanuriihim ayatinaafilafaaqi wa fi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-haqq…” Yang artinya; Kemudian akan Kami tunjukkan tanda-tanda kekuasaan kami pada alam dan dalam diri mereka, sampai jelas bagi mereka bahwa ini adalah kebenaran. Hipotesis awal yang diajukan Dr. Ahmad Khan adalah kata “ayatinaa”yang memiliki makna “Ayat Allah”, dijelaskan oleh Allah bahwa tanda-tanda kekuasaanNya ada juga dalam diri manusia.
Menurut Ahmad Khan ayat-ayat Allah ada juga dalam DNA (Deoxy Nucleotida Acid) manusia. Selanjutnya ia beranggapan bahwa ada kemungkinan ayat Alquran merupakan bagian dari gen manusia. Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah. Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir. Sebagaimana disindir oleh Allah; Afala tatafakaruun (apakah kalian tidak mau bertafakur atau menggunakan akal pikiran?). Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah. Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada cromosome manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Alquran.
Gambar 2. Untaian DNA manusia
Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun1999 pukul 2 pagi, Dr. Ahmad menemukan ayat yang pertama :
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan (QS. Al-Alaq [96] : 1).
Ayat tersebut adalah awal dari surah pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad, Saw di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Al Quran. Dalam wawancara yang dikutip “Ummi” edisi 6/X/99, Ahmad Khan menyatakan: “Saya yakin penemuan ini luar biasa, dan saya mempertaruhkan karier saya untuk ini. Saya membicarakan penemuan saya dengan dua rekan saya; Clive dan Martin seorang ahli genetika yangselama ini sinis terhadap Islam. Saya menyurati dua ilmuwan lain yang selama ini selalu alergi terhadap Islam yaitu Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreisman dari Universitas Berlin. Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan. Di akhir wawancaranya Dr. Ahmad Khan berpesan “Semoga penerbitan buku saya “Alquran dan Genetik”, semakin menyadarkan umat Islam, bahwa Islam adalah jalan hidup yang lengkap. Kita tidak bisa lagi memisahkan agama dari ilmu politik, pendidikan atau seni. Semoga nonmuslim menyadari bahwa tidak ada gunanya mempertentangkan ilmudengan agama. Demikian juga dengan ilmu-ilmu keperawatan. Penulis berharap akan datang suatu generasi yang mendalami prinsip-prinsipilmu keperawatan yang digali dari agama Islam. Hal ini dapat dimulai dari niat baik para pemegang kebijakan (decission maker) yang beragama Islam baik di institusi pendidikan atau pada level pemerintah. Memfasilitasi serta memberi dukungan secara moral dan finansial.
Terbukanya tabir hati ahli Farmakologi Thailand
Profesor Tajaten Tahasen, Dekan Fakultas Farmasi Universitas ChiangMai Thailand, baru-baru ini menyatakan diri masuk Islam saat membaca makalah Profesor Keith Moore dari Amerika. Keith Moore adalah ahli Embriologi terkemuka dari Kanada yang mengutip surat An-Nisa ayat 56 yang menjelaskan bahwa luka bakar yang cukup dalam tidak menimbulkan sakit karena ujung-ujung syaraf sensorik sudah hilang. Setelah pulang ke Thailand Tajaten menjelaskan penemuannya kepada mahasiswanya, akhirnya mahasiswanya sebanyak 5 orang menyatakan diri masuk Islam. Bunyi dari surat An-Nisa tersebut antara lain sebagai berkut; “Sesungguhnya orang-orang kafir terhadap ayat-ayat kami,kelak akan kami masukkan mereka ke dalam neraka, setiap kali kulit mereka terbakar hangus, kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain agar mereka merasakan pedihnya azab. Sesungguhnya Allah MahaPerkasa lagi Maha Bijaksana.”
Gambar 3. Lapisan Kulit manusia
Ditinjau secara anatomi lapisan kulit kita terdiri atas 3 lapisan global yaitu; Epidermis, Dermis, dan Sub Cutis. Pada lapisan Sub Cutis banyak mengandung ujung-ujung pembuluh darah dan syaraf. Pada saat terjadi Combustio grade III (luka bakar yang telah menembus subcutis) salah satu tandanya yaitu hilangnya rasa nyeri dari pasien. Hal ini disebabkan karena sudah tidak berfungsinya ujung-ujung serabut syaraf afferent dan efferent yang mengatur sensasi persefsi. Itulah sebabnya Allah menumbuhkan kembali kulit yang rusak pada saat ia menyiksa hambaNya yang kafir supaya hambaNya tersebut dapat merasakan pedihnya azab Allah tersebut. Mahabesar Allah yang telah menyisipkan firman-firmannya dan informasi sebagian kebesaran-Nya lewat sel tubuh, kromosom, pembuluh darah, dan pembuluh syaraf.
Ya…Allah, tidak ada sedikit pun yang engkau ciptakan itu sia-sia.
Dari berbagai sumber, diantaranya : anakx2.multiply.com/journal/item/121
Mitos dan fakta seputar tidur
Benarkah orang tua tidur lebih sedikit dari anak-anak? Benarkah tidur siang berarti malas? Masalah tidur tak bisa dianggap remeh karena berdampak pada kualitas hidup seseorang. Berikut mitos dan fakta seputar tidur.
Mitos : Kualitas tidur menentukan umur seseorang
Fakta : Tidur merupakan sepertiga bagian dari kehidupan manusia. Yang terjadi saat tidur akan berdampak ketika seseorang bangun. Demikian pula sebaliknya, apa yang terjadi saat kita terjaga dapat berpengaruh saat tidur.
Tidur mempengaruhi kualitas hidup seseorang, menentukan umur seseorang, dan berdampak pada kehidupan manusia. Contohnya, banyak kecelakaan lalu lintas disebabkan pengemudi yang mengantuk.
Tidur yang baik adalah tidur yang berkualitas baik. Kualitas tidur baik dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu :
a. Lelap atau tidaknya tidur.
b. Frequent arrousal (sering terbangun di malam hari). Dalam hal ini bisa menyebabkan tubuh tidak segar.
c. Kadar oksigen dalam tubuh saat tidur. Saat tidur, terjadi pemulihan energi dan daya tahan tubuh, sel-sel kekebalan tubuh dibentuk, terjadi pembentukan sebagian hormon, seperti hormon pertumbuhan dan insulin.
Mitos : Kebutuhan tidur berkurang sejalan dengan bertambahnya usia
Fakta : Ketika masih kecil, pasti ada di antara kita yang pernah melihat kakek atau nenek yang sudah bangun sebelum subuh kemudian membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan yang lezat. Kesannya seolah-olah orang tua tidak membutuhkan tidur sebanyak orang dewasa lainnya.
Manusia butuh tidur 6-8 jam sehari. Sebenarnya, orang tua membutuhkan tidur sama banyaknya dengan orang dewasa lainnya. Pola tidur mereka sering terganggu karena mereka sering terbangun di malam hari. Kendati demikian, jumlah tidur yang mereka butuhkan tidak berkurang dengan bertambahnya usia. Jika para orang tua bangun lebih pagi dari orang muda, itu karena mereka tidur relatif lebih cepat.
Mitos : Minuman beralkohol membantu agar dapat tidur lebih baik
Fakta : Alkohol bukan cara tepat dan sehat untuk membantu agar tidur lebih baik. Orang yang sering mengonsumsi alkohol kualitas tidurnya rendah dan sering terbangun di malam hari (frequent arrousal). Terlalu sering terbangun di malam hari akan mengakibatkan badan tidak segar saat bangun tidur.
Mitos : Mendengkur tidaklah berbahaya
Fakta : Mendengkur memang mengganggu, apalagi untuk pasangan yang sudah menikah. Ciri khasnya, orang yang mendengkur tangan dan kakinya biasanya bergerak-gerak saat tidur.
Dalam beberapa kasus mendengkur memang tidak membahayakan tetapi pada kasus-kasus tertentu merupakan tanda gangguan Obstructive Sleep Apnea, yaitu gangguan tidur yang ditandai dengan terhentinya napas pada saat tidur yang disebabkan oleh menyempitnya jalan napas secara berkala saat tidur.
Pada sleep apnea, kandungan oksigen berkurang sehingga mengganggu otak dan mengakibatkan terganggunya memori yaitu cepat lupa. Pusat emosi di otak mengakibatkan lebih emosional, depresi, sedih. Tekanan darah naik, jantung membesar, dan lebih mudah terkena jantung koroner. Penderita sleep apnea juga cenderung mengalami impotensi (42 persen masalah disfungsi pada pria disebabkan gangguan tidur).
Mitos : Ada sesuatu yang tidak beres jika tidak ingat akan mimpi Anda
Fakta : Hal ini kurang tepat. Semua orang pasti pernah bermimpi, ada orang yang ingat akan mimpinya dan ada yang tidak ingat. Mimpi dapat terjadi pada fase tidur REM (Rapid Eye Movement), yaitu dimana kondisi mata bergerak-gerak cepat. Pada fase ini, seseorang mungkin ingat mimpinya.
Sementara itu, pada fase tidur Non REM (kondisi mata tenang), seseorang tidak ingat atau tidak bisa cerita mimpinya. Ada orang yang sering bermimpi dan juga yang tidak. Orang yang berpenyakit jiwa, semisal sadistik, sering tidak mengalami mimpi.
Mitos : Saya akan baik-baik saja jika hanya tidur selama 4 atau 5 jam
Fakta : Memang betul ada orang-orang yang jumlah jam tidurnya hanya sedikit, yaitu hanya 4 atau 5 jam tidur di malam hari. Hal ini terkait dengan profesi orang tersebut.
Sebagian besar orang membutuhkan tidur selama 6-8 jam. Sehingga kecil kemungkinannya jika seseorang tidur dalam waktu yang relatif singkat tanpa mengalami gangguan kesehatan.
Tak jarang, pada hari libur kita bangun lebih siang dari biasanya. Jam biologis manusia dimulai saat bangun tidur. Jika jam biologis terganggu atau bergeser, akan mengganggu jam tidur berikutnya. Jam tidur manusia hanya boleh bergeser plus/minus 1 jam.
Misalnya, Anda setiap hari bangun jam 5. Jika ingin bangun lebih siang, tidak boleh lebih dari jam 6. Jika malamnya Anda begadang, sebaiknya tak bangun terlambat atau lebih dari jam 6.
Demikian juga sebaliknya. Jika terbiasa bangun jam 5 dan pada suatu ketika ingin bangun lebih awal, paling tidak Anda bangun jam 4. Tidak kurang dari jam 4. Kompensasinya, untuk mengganti waktu tidur yang kurang, Anda bisa tidur lebih awal atau tidur siang sebentar (tak lebih dari 30 menit).
Lama jam tidur sebenarnya relatif. Ahli di Jepang pernah melakukan penelitian dan membuktikan bahwa orang yang tidur 6-8 jam sehari, umurnya lebih panjang. Pada kenyataannya, tak sedikit orang dengan jam tidur sedikit atau tidur lebih lama, tetap sehat.
Mitos : Pengidap insomnia hampir tidak pernah tidur
Fakta : Pengidap insomnia sering mengatakan bahwa mereka sama sekali tidak tidur di malam hari. Walaupun begitu, “sama sekali tidak tidur” merupakan hal yang tidak mungkin. Bahkan dalam kasus yang parah, seorang pengidap insomnia dapat tidur di malam hari sekalipun untuk beberapa jam saja.
Ada dua jenis insomnia, pertama, primary. Dalam hal ini seseorang memang tidak bisa atau susah tidur. Kedua, insomnia yang ada penyebabnya, yaitu karena kencing melulu di malam hari, kaki kejang-kejang terus pada setengah bagian ke atas, atau sering kram di malam hari.
Ada juga kasus dimana kita kadang tak menyadari berapa lama kita tidur. Ada orang yang mengira ia tertidur hanya beberapa menit tapi ternyata terbangun beberapa jam kemudian.
Hal ini terjadi karena kita tidak menyadari jalannya waktu ketika kita tertidur. Ada beberapa orang yang yakin bahwa mereka sama sekali tidak tidur tiap malamnya. Lalu mereka dibawa ke laboratoriun tidur dan terbukti bahwa meski mereka berkata tidak tertidur semalaman, sebenarnya mereka tertidur selama 7 jam.
Mitos : Tertidur di siang hari berarti malas
Fakta : Tertidur di siang hari bukan berarti malas melainkan merupakan tanda kebutuhan fisiologis. Ada tiga sebab orang tertidur di siang hari. Pertama, depresi. Contohnya, Anda mendengarkan ceramah yang membosankan sehingga mengantuk dan tertidur. Kedua, tidak nyenyak tidur di malam hari. Ketiga, mengalami gangguan tidur seperti sleep apnea.
Mitos : Tidur siang merupakan kebiasaan buruk
Fakta : Tidur siang mungkin diperlukan untuk beberapa orang karena ini menyangkut kebiasaan. Tidur siang boleh-boleh saja, agar tubuh lebih rileks dianjurkan kira-kira 30 menit. Tidak lebih. Karena terlalu lama tidur siang akan mengganggu jam tidur di malam hari.
Bagi orang yang susah tidur di malam hari, tidak dianjurkan tidur siang. Bagi yang berusia 50 tahun ke atas, tidur siang akan lebih terasa manfaatnya. Karena orang pada usia ini tidak bisa kerja terlalu lama, dalam arti harus ada jeda.
Mitos : Gangguan tidur tidak perlu diperiksakan ke dokter
Fakta : Tidak benar. Orang yang mengalami gangguan tidur perlu diperiksa di laboratorium tidur (sleep laboratory). Caranya, penderita akan direkam saat tidur dengan alat polisomnografi yang memonitor gelombang otak, napas pergerakan bola mata, denyut jantung, kadar oksigen darah, pergerakan tungkai, dada, dan perut. Kemudian dapat disimpulkan bagaimana kedalaman tidur orang tersebut.
Pemeriksaan tidur dianjurkan bagi penderita gangguan tidur seperti mendengkur, restless leg syndrome (kaki tak bisa berhenti bergerak), sleep apnea, epilepsi dengan bangkitan kejang saat tidur, dan anak gemuk, hiperaktif, serta malas belajar.
Mitos : Bagaimana saya tidur tidak mempengaruhi kesehatan saya
Fakta : Semakin banyak fakta yang memperlihatkan bahwa kesehatan secara menyeluruh sangat terkait dengan kualitas dan kuantitas tidur. Gangguan tidur yang spesifik seperti sleep apnea dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Tidur juga mempengaruhi suasana hati dan kesehatan mental. Sulit tidur berhubungan dengan obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan mempengaruhi rentang kehidupan anda. Oleh karena itu, pastikan Anda tidur yang cukup.
Sumber : Tabloid Nova
VISI – MISI dan MANAJEMEN FAKULTAS TEKNIK
VISI MISI
Pada tahun 2013, menjadi Fakultas Teknik yang profesional, eksis dan diakui di tingkat nasional, berjiwa wirausaha serta dilandasi nilai-nilai shidiq, tablig, amanah, dan fathanah
MISI
- Menyelenggarakan tridharma perguruan tinggi berdasarkan standar nasional dalam rangka mewujudkan kepuasan mahasiswa, dosen, mitra kerja dan pengguna lulusan
- Menggali dan menumbuhkembangkan potensi kewirausahaan sivitas akademika Fakultas Teknik Unisma Bekasi melalui kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler dalam rangka
- Menciptakan suasana akademik yang profesional dan kondusif bagi sivitas akademika Fakultas Teknik Unisma Bekasi yang dilandasi sifat shidiq, tabliq, amanah , fathanah
- Meningkatkan peran dan citra Fakultas Teknik UNISMA Bekasi yang positif di dalam maupun di luar institusi melalui kerjasama yang efektif dengan lembaga pendidikan tinggi, instansi dan institusi lainnya
- Berperan serta aktif dalam kegiatan nasional yang mendukung tridharma perguruan tinggi
- Menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, profesional dan memiliki jiwa wirausaha, dilandasi nilai-nilai shidiq, tablig, amanah, fathanah
- Menghasilkan lulusan yang memiliki kemampuan komunikasi, berjiwa inovatif serta adaptif terhadap perkembangan sains dan teknologi
Gbr 1. Salah Satu Gedung di Fakultas Teknik
Gbr 2. Manajemen Fakultas Teknik










































![QS At.Taubah [9] - 122](https://andihasad.com/wp-content/uploads/2010/03/qs-at-taubah-9-122.jpg?w=700)
![QS Al-mujaadilah [58] - 11- crop](https://andihasad.com/wp-content/uploads/2010/03/qs-al-mujaadilah-58-11-crop.jpg?w=700)



![QS Al 'Alaq [96] - 1](https://andihasad.com/wp-content/uploads/2010/03/qs-al-alaq-96-1.jpg?w=700)


