Menjaga password dan Keamanan Komputer dari Cracker

MENJAGA PASSWORD DAN KEAMANAN KOMPUTER DARI CRACKER

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

I.  Menjaga Password

Password  adalah kumpulan karakter atau string yang digunakan oleh pengguna (user) baik itu user jejaring sosial,user email, user jaringan  ataupun  sistem operasi untuk memverifikasi identitas dirinya kepada sistem keamanan yang dimiliki oleh jaringan atau sistem tersebut.  Sistem keamanan akan membandingkan kode-kode yang dimasukkan oleh pengguna (yang terdiri atas nama pengguna/user name dan password) dengan daftar atau basis data yang disimpan oleh sistem keamanan sistem atau jaringan tersebut (dengan menggunakan metode autentikasi tertentu, seperti halnya kriptografi, hash atau lainnya). Jika kode yang dibandingkan cocok, maka sistem keamanan akan mengizinkan akses kepada pengguna tersebut terhadap layanan dan sumber daya yang terdapat di dalam jaringan atau sistem tersebut, sesuai dengan level keamanan yang dimiliki oleh pengguna tersebut. Idealnya, kata kunci merupakan gabungan dari karakter teks alfabet (A-Z, a-z), angka (0-9), tanda baca (!?,.=-) atau karakter lainnya yang tidak dapat (atau susah) ditebak oleh para intruder sistem atau jaringan. Meskipun begitu, banyak pengguna yang menggunakan kata sandi yang berupa kata-kata yang mudah diingat, seperti halnya yang terdapat dalam kamus, ensiklopedia (seperti nama tokoh, dan lainnya), atau yang mudah ditebak oleh intruder sistem.

Baru-baru ini salah  seorang teman mengeluh karena password facebooknya telah dihack oleh orang  yang tidak bertanggung jawab. Tentunya banyak hal negatif yang dapat terjadi ketika password anda bocor ke tangan orang lain.  Untuk mencegah hal tersebut terjadi, berikut beberapa tips /  kiat singkat untuk menjaganya.

1. Tidak Menggunakan Default Password
Default password adalah password yang kita dapat pertama kali. Password standar ini sebaiknya memang harus cepat diganti lantaran sangat rentan. Pasalnya, default password dapat dicari dengan mudah di google search, bahkan di situ tercantum nama mesin, type dan default password terpampang dengan megah di beberapa situs vendor pembuatnya.

2.Tidak Memakai Password Hint
Terkadang kita takut lupa dengan password yang sudah kita entry ke dalam sistem/account, sehingga kita perlu membuat sebuah pengingat bila kita lupa dengan password tersebut. Nah pengingat ini disebut password Hint, bila kita membuat pertanyaan dengan password hint ini maka dengan cepat kita dapat mengingat kembali password yang lupa tersebut. Begitu juga dengan para hacker, mereka akan mencoba-coba dengan menebak password kita dengan berbagai pertanyaan di password hint, lama kelamaan password tersebut akan tertebak, bila pertanyaan yang tertera di password hint dapat dijawab oleh si penebak password.

3.Tidak Menuliskan Password
Pemilik password sering kali takut lupa dengan password yang telah dimasukkan, sehingga pemilik password akan menuliskan berbagai user id dan passwordnya ke dalam media lain seperti notebook, notepad, stickies (mac), password folder, buku, handphone dan lainnya.

Hal ini juga cukup rentan bocor. Mengapa rentan? Karena bila berbagai peralatan tersebut hilang, maka semua informasi tentang user id dan password tersebut cepat atau lambat akan diketahui oleh si pencuri peralatan/gadget yang hilang.

4.Menggunakan Password yang Kuat

Pemilik password seringkali menggunakan password yang pendek saja, kalau saja bisa lebih pendek dari 3 character maka user tersebut akan memberikan password yang pendek. Untung saja saat ini sistem memberikan panjang password minimal 6 karakter dan maksimal 254 karakter. Semakin panjang sebuah password maka akan semakin kuat keamanan password tersebut.

Password yang kuat dapat dibuat dengan kombinasi angka dan huruf bahkan berbagai karakter yang lain. Beberapa admin saat ini menggunakan password yang cukup panjang, ditambah dengan enkripsi seperti PGP key dan lainnya, sehingga cukup sulit untuk dapat menebak password tersebut.

5.Sering Mengubah Password
Pemilik password sebaiknya secara berkala mengubah password untuk autentikasi tersebut, semakin sering password berubah semakin baik, karena semakin sulit si penebak password menjebol account/system kita. Perubahan terhadap password tergantung si pemilik, bisa seminggu, sebulan, tiga bulan sekali dan lainnya. Asal si pemilik tidak lupa dengan password yang sudah diubah tadi.

6.Tidak Memakai Password Sama pada Beberapa Account

Pemilik password kadang sering lupa dan sering membuat account yang cukup banyak, sehingga mereka setiap membuat account baru menggunakan user id yang sama dan password yang sama, ini sangat rentan dan bahaya. Karena satu account tembus password ini, maka semua account akan dapat diambil oleh Black hacker.

7. Menggunakan Manajemen Password
Untuk membantu mengingatkan kembali berbagai password dan berbagai account, seringkali kita sangat kesulitan, tapi tidak perlu khawatir karena sudah banyak saat ini aplikasi untuk membantu menata password kita. Aplikasi ini dapat didownload secara gratis dari internet maupun berbayar ( klik di sini untuk download manajemen password gratis ), sehingga berapapun account kita dan berapapun password kita dapat dengan mudah untuk diingat dan dibuka kembali, tentu saja untuk membukanya dengan metode enkripsi juga.

 

II.  Menjaga kemanan komputer dari Black cracker

Komputer kena hack bisa terjadi pada siapapun, walaupun anda sudah merasa jago komputer. Di atas langit masih ada langit, demikian kata pepatah. Di luar sana, masih banyak yang lebih “jago” dari kita. Sering kita lihat ada orang yang belagu (sombong) atau maborro kalau dalam bahasa daerah saya ketika dia merasa sudah tahu banyak. Padahal, sebenarnya semakin banyak kita belajar semakin sadar kita bahwa sedikit sekali yang kita ketahui. Jadi tidak ada salahnya jika anda menerapkan berbagai tips berikut untuk menjaga keamanan dan data anda dari para cracker  :

1. Hati-hati terhadap situs phising

Situs phising semakin  banyak beredar saat ini (contoh: www.swiiscash.net – harusnya http://www.swisscah.net dan www.e-qold.com – G-nya diganti pakai Q).  Situs tersebut memang disiapkan untuk menjebak sang korban, apalagi si korban gaptek (baca : gagap teknologi) di bidang internet security , hampir dipastikan akan terjebak pada situs ini. Sebaiknya anda jangan masuk ke situs ini walaupun hanya sekedar iseng dan tingkatkan ketelitian ketika mengetik alamat situs yang sebenarnya.

2. Tidak masuk ke situs apapun lewat e-mail klik / e-mail link

Email click dan email link yang masuk bisa membawa masalah karena bisa berpotensi dimana klik digunakan utk mendownload active-x yg bisa meng-hijack (membajak) browser anda kecuali anda yakin bahwa link tersebut aman atau untuk mengaktifkan registrasi. Hampir 90% orang di-hack karena hal ini atau efek lainnya  komputer korban bisa terkena spyware / virus

3.  Memakai browser  yang sudah terbukti memiliki  sekuriti  yang baik

Browser yang benar-benar aman memang  mustahil dalam dunia teknis, tetap saja ada celah untuk dimanfaatkan baik itu  Mozilla Firefox, Internet Explorer, Google Chrome, opera dan lainnya. Membekali komputer dengan tool tambahan bisa menjadi solusi yang lebih baik , misalnya kalau anda penggemar Internet Explorer ,  anda dapat menutup celah keamanan IE dengan memasang EMET (Enhanced Mitigation Experience Toolkit),  download  EMET klik di sini

4. Memasang Firewall pada komputer

Menggunakan firewall menjadi penting pada saat ini, apalagi jika anda sering terhubung ke  internet, maka langkah pengamanan menjadi prioritas utama agar kelak anda tidak pusing karena tiba-tiba kehilangan data penting di komputer. Salah satu firewall gratis adalah  ZoneAlarm yang bisa di-download di www.zonelabs.com

5. Sering update Windows

Jika anda menggunakan windows asli, jangan sia-siakan kesempatan update  dengan patch terbaru secara berkala  dari situs resminya.

6. Install antivirus dan antispyware

Anti virus salah satu software prioritas yang harus anda install, walaupun anda menggunakan tool refresh ,  misalnya deep freeze, tidak ada salahnya anda melengkapi komputer anda dengan anti virus / anti spyware, misalnya Smadav, paling tidak untuk scan flashdisk atau hardisk eksternal

7. Tidak melakukan internet banking atau membuka account investasi atau account penting lain anda di warnet (tempat publik)

Melakukan internet banking atau membuka account  penting di  warnet (warung internet) yang tidak memiliki firewall atau  anda tidak yakin bahwa komputer di warnet tersebut aman, bisa menjadi bencana yang besar buat anda. Saat ini, banyak cara yang digunakan  untuk mencuri account password maupun data penting lainnya. Account anda bisa terkena hack karena keylogger (program pencatat aktifitas keyboard dan situs yang anda buka), bahkan ada yang menggunakan keyboard yang mampu merekam apa saja yang anda ketik (kalau yang ini tidak perlu software khusus, karena hardware keyboardnya memang dirancang khusus untuk itu). Jadi sebaiknya anda cek startup Windows-nya dahulu dan matikan akses yang anda anggap berbahaya. Namun tetap  cara yang  paling aman, adalah mengakses account penting atau internet banking anda  dari gadget / komputer pribadi.

8. Tidak  membuka / mendownload attachment file di e-mail yang tidak dikenal

Maraknya spam dan program jahat lainnya menjadikan kita harus lebih waspada khususnya ketika membuka attachment (sisipan) email, apalagi kalau anda  tidak tahu e-mail itu dari siapa, ditambah lagi  e-mail berasal dari luar negeri yang umumnya berbahasa Inggris. Segera ambil tindakan dengan menghapus dari inbox anda, sehingga menutup kemungkinan jika suatu saat  terlintas pikiran untuk iseng-iseng membukanya.

9. Tidak menginstall program gratisan secara sembarangan

Berbayar belum tentu aman apalagi yang gratisan.  Sebaiknya anda meneliti terlebih dahulu situs resminya, khususnya situs-situs yang tidak terpercaya sebelum menginstall program yang sudah anda download. Menggunakan program P2P seperti Limewire, iMesh atau BearShare juga kurang bijak karena karena kadang-kadang program tersebut mengandung virus atau spyware.

Semoga berbagai tips di atas bermanfaat.

Dari berbagai sumber diantaranya : detik.com

Berjalan kaki mengurangi resiko mengecilnya otak

Penelitian baru-baru ini mengungkapnya ada korelasi mendalam antara pengecilan ukuran otak manusia dengan aktivitas berjalan kaki. Sejumlah peneliti AS, mengungkapkan bahwa berjalan kaki sejauh enam mil atau 9,66 kilometer dalam satu minggu atau 1,38 km per-hari, bisa menjadi solusi untuk mencegah penyusutan otak dan melawan demensia. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 300 orang di Pittsburgh, AS, yang mencatat berapa jauh mereka berjalan kaki setiap pekan menunjukkan, mereka yang berjalan setidaknya enam mil atau 9,66 kilometer lebih sedikit mengalami penyusutan otak yang terkait usia daripada orang yang berjalan kurang dari itu.

Pada tahun 1980, Dr. Roger Sperry, tokoh pionir dalam penelitian split-brain, menemukan bahwa otak kanan dan otak kiri manusia memiliki fungsi yang berbeda. Otak kanan fungsinya berkaitan dengan kreativitas, sintesa, imajinasi, intuisi, gagasan, bentuk, ruang, warna, dan ragam. Sedangkan otak kiri fungsinya berhubungan dengan proses bicara, fakta-fakta, detail, matematika, logis, serta syair.

Gambar  Pembagian fungsi otak

 “Penyusutan ukuran otak pada masa dewasa akhir dapat menyebabkan masalah pada daya ingat. Hasil penelitian kami seharusnya mendorong dirancangnya suatu latihan fisik yang baik bagi orang lanjut usia sebagai sebuah pendekatan yang menjanjikan untuk mencegah demensia dan penyakit alzheimer,” kata Kirk Erickson dari Universitas Pittsburgh, AS, yang penelitiannya muncul di jurnal Neurologi.

Penyakit alzheimer, bentuk paling umum dari demensia, perlahan-lahan membunuh sel-sel otak. Kegiatan seperti berjalan kaki telah terbukti meningkatkan volume otak.

Gambar  Anatomi otak

Erickson dan rekan-rekannya melakukan penelitian untuk melihat apakah orang yang banyak berjalan kaki memiliki nilai tawar yang lebih baik untuk memerangi penyakit itu.

Mereka melakukan penelitian pada 299 sukarelawan yang bebas penyakit demensia dan mencatat secara rutin seberapa jauh mereka berjalan dalam satu pekan.

Sembilan tahun kemudian, para peneliti itu mengambil foto otak dari setiap sukarelawan untuk mengukur volume otak mereka.

Setelah empat tahun lagi, mereka kembali melakukan pengujian untuk melihat, jika ada sukarelawan yang mengalami kerusakan kognitif atau menderita demensia.

Mereka menemukan, orang yang berjalan kaki kira-kira enam sampai sembilan mil atau 9,6 km-14,49 km dalam sepekan memiliki risiko terserang gangguan daya ingat 50 persen lebih rendah dari mereka yang berjalan kaki kurang dari itu dalam sepekan.

“Hasil penelitian kami sejalan dengan data yang menyebutkan bahwa kegiatan aerobik menginduksi sejumlah sel-sel kaskada yang dapat meningkatkan volume materi abu-abu,” kata tim peneliti itu.

Mereka mengatakan, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan mengenai dampak latihan pada penderita demensia. Namun, dengan tidak adanya pengobatan efektif bagi alzheimer, berjalan kaki mungkin adalah satu hal yang dapat dilakukan untuk membantu.

“Jika olahraga teratur bagi orang paruh baya dapat meningkatkan kesehatan otak dan meningkatkan daya ingat dan berpikir di kemudian hari, maka itu cukup menjadi salah satu alasan untuk melakukan olahraga secara teratur pada setiap golongan usia, sebuah upaya peningkatan bagi kesehatan masyarakat,” kata Erickson.

Saat ini tidak ada obat yang dapat menghentikan perkembangan penyakit alzheimer, yang mempengaruhi lebih dari 26 juta orang di dunia.

Dari berbagai sumber di antaranya :  kompas.com, blog.undip.ac.id

Robot HP

ROBOT HP

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Peneliti Kanada  mencoba mengintegrasikan robot dalam kehidupan kita sehari-hari. Robot tersebut dapat menari, menangis dan melakukan aktivitas layaknya manusia dengan ponsel (HP) sebagai badan dan wajahnya. Robot, yang disebut Callo dan Cally, adalah Robot  ponsel dengan anggota badan.

Cally berdiri sekitar 7 inci tinggi,  berjalan, menari, dan dapat meniru perilaku manusia sedangkan Callo berdiri sekitar 9 inci  dan wajahnya, yang merupakan tampilan layar ponsel, mampu menunjukkan ekspresi wajah manusia ketika ia menerima-mengirim pesan teks. Ketika sedang menerima sinyal emoticon senyum, Callo berdiri di atas satu kaki, melambaikan kedua lengannya dan tersenyum. Jika ia menerima sinyal emotion berkerut, bahunya kemerosotan dan dia akan menangis. Jika ia mendapat pesan darurat, atau yang benar-benar sedih, dia akan melambaikan tangannya dengan panik.

Ji- Dong Yim, seorang mahasiswa PhD di bidang seni dan teknologi interaktif di Universitas Simon Fraser  di Vancouver, Kanada, mengatakan pada dasarnya sistemnya sederhana. Robot dapat berkomunikasi satu sama lain, misalnya saat tuan mereka berada dipanggilan video.

“Bila Anda memindahkan robot, robot saya akan memindahkan hal yang sama, dan sebaliknya, sehingga kita bisa berbagi perasaan emosional menggunakan ‘fisik pintar’ ponsel robot,” katanya dalam rilis SFU.

Robot, yang terbuat dari bagian ponsel Nokia N82 dan komponen dari kit robot Bioloid, dapat mendeteksi wajah manusia menggunakan perangkat lunak OpenCV. Cally bahkan dapat melacak ekspresi wajah pengguna ‘saat panggilan telepon’.Robot dapat diprogram untuk bergerak dengan cara tertentu ketika menerima panggilan dari nomor telepon tertentu.

Konsep yang sama dapat digunakan untuk membuat robot penolong lain berkomunikasi dengan orang lain dan membangun keintiman jangka panjang dengan mereka, kata peneliti tersebut.
sumber : Popular Science

Hati-Hati Menggunakan Aplikasi Pihak Ketiga di FACEBOOK !!!

Pencuri data pribadi di internet alias phisher mulai mengintai Facebook. Para pecinta situs jejaring ini pun harus berhati-hati, jangan mencantumkan seluruh rahasia Anda di Facebook!

Selain itu, kewaspadaan juga harus ditingkatkan ketika menerima email dari orang tak dikenal. Sebab, para penjahat cyber ada pula yang mengaku-ngaku berasal dari pihak Facebook dan menuding Anda telah melakukan pelanggaran. Kemudian, calon korban diminta untuk mengklik link yang telah disediakan. Padahal di link tersebut, sudah disiapkan jebakan maut untuk menjerat calon korban

Aplikasi yang wara-wiri di Facebook juga tak seluruhnya aman. Graham Cluley, konsultan teknologi senior di Sophos mengatakan bahwa datangnya semua program jahat ini salah satunya adalah karena Facebook membolehkan siapapun untuk membuat aplikasi.

Namun sayangnya, semua aplikasi pihak ketiga ini tidak dicek dan dievaluasi terlebih dahulu sebelum disuguhkan kepada para pengguna. Ironisnya lagi, meski satu aplikasi dihapus maka akan muncul aplikasi-aplikasi jahat lainya yang tidak kalah merugikan.

Aplikasi bernama ‘My Account’ dan ‘Reported For Rule Breaking’ misalnya, dilaporkan tengah bersliweran di situs bikinan Mark Zuckenberg ini.

Sumber : lintasinternet.com

Hati-Hati dengan FILTER Rokok !?

Tulisan ini bukan bermaksud  untuk menggurui  para perokok, ataupun memberikan fatwa haram merokok ( penulis menyadari tidak memiliki kapasitas untuk itu, dan harus diakui masih sesekali merokok ) , namun semata mengajak untuk berpikir, mengkaji lebih jauh dan sharing informasi mengenai  bahaya dan kedudukan rokok yang kontroversial,  yang terbukti berabad-abad menjadi kebiasaan mengasyikkan, menyebabkan ketergantungan, dan sangat sulit dihilangkan.

Suatu ketika, seorang perokok ditanya, mengapa anda masih merokok ? Bukankah merokok berbahaya bagi kesehatan?. Sambil tersenyum, perokok itu menjawab, tidak juga , merokok ada manfaatnya, diantaranya :

  1. Membuka lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.
  2. Berbuat amal kebaikan; kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam
  3. Salah satu alat paling efektif untuk mencairkan suasana dalam sebuah pertemuan, bisa saling menawarkan rokok dan api
  4. Menambah kenikmatan: sore hari minum kopi dan makan pisang goreng, sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok.
  5. Anti maling ! Suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir maling yang mau mendekat.
  6. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat di kursi… “hahaha … penderitaan itu pedih Jendral..!!!”

Jika anda memakai berbagai alasan di atas (apalagi no.5 dan 6), berarti memang candu rokok sudah menggerogoti akal sehat dan pikiran anda.

Penelitian terbaru seputar Rokok

Allah SWT berfirman :

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ( QS. An Nahl [16] : 115 )

Penemuan penggunaan darah babi dalam pembuatan filter rokok ditemukan peneliti Belanda, Christien Meindertsma, secara tak sengaja. Perempuan ini sebenarnya sedang meneliti seekor babi berkode “Pig 05049” di sebuah peternakan di Belanda.

Di situs pribadinya, Meindertsma menyatakan telah meriset selama tiga tahun semua produk yang dihasilkan dari seekor babi tersebut. Hasil riset itu kemudian dibukukan, lengkap dengan grafik dan gambar produk, kemudian dipamerkan dalam sebuah pameran.

Tujuannya sederhana, menunjukkan pada orang bagaimana sebuah produk dibuat dan “dibungkus” dan dari mana dia berasal, sehingga orang bisa tahu. Untuk menunjukkan itu, Meindertsma mendekati subjek ke  satu ekor binatang yang dalam hal ini seekor babi bernama “Pig 05049.”

Setelah kematian babi tersebut, jasadnya dikapalkan dalam beberapa bagian ke penjuru dunia. Beberapa bagiannya tetap dalam bentuk dan fungsi aslinya (sebagai daging), sebagian lagi berubah secara dramatis.

Meindertsma mengikuti produk itu, mulai dari perusahaan yang menangani hewan mati sampai ke perusahaan kecil yang memproduksi sesuatu menggunakan bagian dari jasad itu. Perempuan itu mencatat jasad itu menjadi 185 produk berbeda! Mulai dari bubuk mesiu, sabun, obat, kertas foto, katup jantung, cat mobil, permen karet, porselen, yogurt, marshmellow, kosmetik, rokok, kondisioner, sampai biodiesel. Tak lupa Meindertsma menampilkan foto-foto produk itu.

Apa pelajaran yang diperoleh perempuan asal Rotterdam ini? “Banyak tahapan antara bahan mentah dan produk akhir di produksi komersil modern. Karena banyak tahapan, pengetahuan menghilang. Sebagai contoh, peternak babi tak tahu semua produk akhir yang terbuat dari babi mereka karena mereka tak tahu babi itu dibawa ke mana,” kata perempuan 29 tahun lulusan Akademi Desain Eindhoven itu.

Meindertsma pun sekarang memilih produk yang diproduksi secara lokal. Baju hangatnya sekarang buatan Belanda, bukan lagi Selandia Baru.

Dan ketekunan Meindertsma membuahkan sebuah penghargaan: Index Award 2009. Dan risetnya juga menggelinding menjadi soal sensitif: terungkapnya 185 produk mengandung babi yang diharamkan Islam dan Yahudi.

Seorang peneliti lain  di Australia, juga  melansir penelitian mengenai rokok yang diduga mengandung darah babi. Kandungan babi yang diharamkan umat Islam ini ditemukan di filter rokok.

Profesor di bidang Kesehatan Publik, Universitas Sydney, Simon Chapman, menunjuk pada riset terbaru yang mengidentifikasi 185 penggunaan hemoglobin atau bagian darah babi, termasuk dalam pembuatan filter rokok. Penemuan ini, kata Chapman kepada News.com.au, bisa berdampak pada kelompok Islam dan Yahudi.

“Komunitas Yahudi jelas akan menilai masalah ini sangat serius dan komunitas Islam akan menilainya sangat mengganggu,” kata Chapman, Rabu 31 Maret 2010.

Penemuan ini, kata Chapman, membuka bobrok industri rokok yang tidak diwajibkan mencantumkan komposisi dalam rokok. “Mereka mengatakan, “ini bisnis kami dan sebuah rahasia dagang”.”

Darah babi ini, kata Chapman, setidaknya ditemukan di salah satu rokok mereka yang dijual di Yunani. Darah babi dipastikan dipakai dalam pembuatan rokoknya. Bagaimana di Indonesia? Sejauh ini penulis memang belum menemukan bukti bahwa filter rokok yang diproduksi dalam negeri berasal dari unsur babi. Namun tentu tidak ada salahnya meningkatkan kewaspadaan , khususnya bagi kita yang masih merokok.

                               Gambar a. Perokok              Gambar b. Bukan Perokok

Gambar . Perbandingan paru-paru perokok dan bukan perokok

Menghilangkan kebiasaan merokok memang sangat sulit dilakukan, namun bukan berarti tidak bisa. Salah satu caranya dengan  mengurangi jumlah batang setiap hari, sampai akhirnya anda tidak merokok. Anda sebaiknya menghindari kumpulan orang-orang yang merokok, untuk mencegah timbulnya keinginan merokok,  minimal menjauh dari asap rokok, karena perokok pasif  justru lebih besar bahayanya. Slowly but sure, demikian kata pepatah, Insya Allah, dengan niat  yang tulus, dan upaya yang berkesinambungan,  kita semua dapat keluar dari status Perokok, walaupun sesekali mungkin masih merokok (kebiasaan ini memang sangat sulit dihilangkan). Cuma Andalah  yang bisa menolong diri sendiri untuk terhindar dari kebiasaan ini, bukan tulisan ini, bukan anjuran orang yang anda segani atau sayangi, bukan pula fatwa MUI.

Dari berbagai sumber diantaranya :
http://www.voa-islam.com
http://dunia.vivanews.com
http://www.christienmeindertsma.com
http://Liputan6.com

Tutorial Membuat Blog

TUTORIAL MEMBUAT BLOG

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Mata Kuliah Komputer II, Sainstech, UNISMA Bekasi

Definisi Blog 

Blog merupakan singkatan dari “web log” adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Blog dibuat oleh para desainer penyedia blog agar bekerja secara otomatis dan mudah untuk dioperasikan , jadi bagi kita-kita yang masih bingung dengan bahasa pemrograman untuk membuat sebuah website tidak jadi persoalan. Apabila anda sudah bisa membuat sebuah account email di internet, maka dalam membuat blog pun saya yakin anda bisa.

Sejarah Blog

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh PyraLab sebelum akhirnya PyraLab diakuisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Komunitas Blogger

Komunitas blogger adalah sebuah ikatan yang terbentuk dari [para blogger]judul pranala berdasarkan kesamaan-kesamaan tertentu, seperti kesamaan asal daerah, kesamaan kampus, kesamaan hobi, dan sebagainya. Para blogger yang tergabung dalam komunitas-komunitas blogger tersebut biasanya sering mengadakan kegiatan-kegiatan bersama-sama seperti kopi darat.

Untuk bisa bergabung di komunitas blogger, biasanya ada semacam syarat atau aturan yang harus dipenuhi untuk bisa masuk di komunitas tersebut, misalkan berasal dari daerah tertentu.

Jenis-jenis blog

  • Blog politik: Tentang berita, politik, aktivis, dan semua persoalan berbasis blog (Seperti kampanye).
  • Blog pribadi: Disebut juga buku harian online yang berisikan tentang pengalaman keseharian seseorang, keluhan, puisi atau syair, gagasan jahat, dan perbincangan teman.
  • Blog bertopik: Blog yang membahas tentang sesuatu, dan fokus pada bahasan tertentu.
  • Blog kesehatan: Lebih spesifik tentang kesehatan. Blog kesehatan kebanyakan berisi tentang keluhan pasien, berita kesehatan terbaru, keterangan-ketarangan tentang kesehatan, dll.
  • Blog sastra: Lebih dikenal sebagai litblog (Literary blog).
  • Blog perjalanan: Fokus pada bahasan cerita perjalanan yang menceritakan keterangan-keterangan tentang perjalanan/traveling.
  • Blog riset: Persoalan tentang akademis seperti berita riset terbaru.
  • Blog hukum: Persoalan tentang hukum atau urusan hukum; disebut juga dengan blawgs (Blog Laws).
  • Blog media: Berfokus pada bahasan kebohongan atau ketidakkonsistensi media massa; biasanya hanya untuk koran atau jaringan televisi
  • Blog agama: Membahas tentang agama
  • Blog pendidikan: Biasanya ditulis oleh pelajar atau guru.
  • Blog kebersamaan: Topik lebih spesifik ditulis oleh kelompok tertentu.
  • Blog petunjuk (directory): Berisi ratusan link halaman website.
  • Blog bisnis: Digunakan oleh pegawai atau wirausahawan untuk kegiatan promosi bisnis mereka
  • Blog pengejawantahan: Fokus tentang objek diluar manusia; seperti anjing
  • Blog pengganggu (spam): Digunakan untuk promosi bisnis affiliate; juga dikenal sebagai splogs (Spam Blog)

Budaya populer

ada lebih 10 juta blog yang bisa ditemukan di Internet.[rujukan?] Dan masih bisa berkembang lagi, karena saat ini ada banyak sekali software, tool, dan aplikasi Internet lain yang mempermudah para blogger (sebutan pemilik blog) untuk merawat blognya.selain merawat dan terus melakukan pembaharuan di blognya, para blogger yang tergolong baru pun masih sering melakukan blogwalking, yaitu aktivitas dimana para blogger meninggalkan link di blog atau situs orang lain seraya memberikan komentar. Beberapa blogger kini bahkan telah menjadikan blognya sebagai sumber pemasukan utama. Sehingga kemudian muncullah istilah profesional blogger, atau problogger, orang yang menggantungkan hidupnya hanya dari aktivitas ngeblog.[rujukan?] karena memang faktanya banyak chanel-chanel pendapatan dana baik berupa dolar maupun rupiah dari aktivitas ngeblog ini.

Resiko kejahatan

Karena blog sering digunakan untuk menulis aktivitas sehari-hari yang terjadi pada penulisnya, ataupun merefleksikan pandangan-pandangan penulisnya tentang berbagai macam topik yang terjadi dan untuk berbagi informasi – blog menjadi sumber informasi bagi para hacker, pencuri identitas, mata-mata, dan lain sebagainya. Banyak berkas-berkas rahasia dan penulisan isu sensitif ditemukan dalam blog-blog. Hal ini berakibat dipecatnya seseorang dari pekerjaannya, diblokir aksesnya, didenda, dan bahkan ditangkap.

Cara membuat blog

Seperti halnya e-mail, dalam membuat blog pun kita harus mempunyai sebuah account terlebih dahulu, oleh karena itu silahkan daftarkan diri anda terlebih dahulu di free blog provider (penyedia hosting/domain blog gratis). Free blog provider sangatlah banyak terdapat di internet dan beberapa yang populer saat ini adalah http://www.blogger.com, http://www.wordpress.com serta http://blogsome.com.

Dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas tentang cara pembuatan blog di http://www.blogger.com, Silahkan anda klik gambar dibawah untuk mendaftar.

ciptakan blog sekarang juga

 Gambar . Langkah Awal Membuat Blog

Setelah anda berada pada situs blogger.com, anda akan melihat gambar seperti gambar di atas. Silahkan lakukan langkah-langkah berikut ini :

  1. Klik tanda anak panah yang bertuliskan ” Ciptakan Blog Anda
  2. Isilah Alamat Email dengan alamat email anda (tentunya yang valid)
  3. Isikan kembali alamat email anda tadi pada form Ketik ulang alamat email
  4. Tuliskan password yang anda inginkan pada form Masukkan sebuah password
  5. Isikan kembali password anda tadi pada form Keyik ulang sandi (password)
  6. Isi Nama Tampilan dengan nama yang ingin anda tampilkan
  7. Tulis tulisan yang tertera pada form Verifikasi Kata. Beri tanda tik/cek pada kotak di pinggir tulisan Saya menerima Persyaratan dan Layanan.
  8. Klik gambar anak panah yang bertuliskan “LANJUTKAN
  9. Tuliskan judul blog yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi) pada form Judul Blog
  10. Tulis nama situs anda pada form Alamat Blog (URL)
  11. Tulislah tulisan verifikasi yang ditampilkan pada form Verifikasi kata, jika sudah selesai klik gambar panah yang bertuliskan “LANJUTKAN“.
  12. Pilihlah gambar (template) yang anda inginkan (nanti bisa di rubah lagi), kemudian klik gambar anak panah yang bertuliskan “LANJUTKAN
  13. Setelah keluar tulisan “Blog Anda telah di iptakan“. Klik gambar panah bertuliskan “MULAI POSTING“. Silahkan anda tuliskan semau anda, jika sudah selesai klik tombol “MEMPUBLISKAN POSTING“.

Isi ( Content ) blog

Bagi para pemula, biasanya mereka bingung setelah daftar membuat blog apa yang harus di isi( diposting ) dalam sebuah blog. Isi ( content ) dari sebuah blog tentu saja terserah kepadasi pemilik blog itu sendiri, apakah mau di isi puisi, perjalan hidup, teknik, ataupun apa saja. Nah di sini saya menyarankan, isilah blog anda tersebut dengan minat ataupun hoby serta keahlian anda sendiri, karena tentu saja di luar sana banyak sekali orang yang tentunya sama minat dan hoby nya dengan anda, sehingga mereka akan tertarik untuk membaca tulisan-tulisan anda.

Setting Blog

Bagi para sobat yang baru membuat blog, ada beberapa settingan / pengaturan yang harus di lakukan agar blog kita bisa di kenali mesin pencari semisal Google,yahoo, Msn serta teman-temannya yang lain. Bila belum tahu apa yang harus di setting, silahkan ikuti langkah-langkahnya :
  1. Silahkan sobat Login ke blogger.com dengan user name dan password milik sobat
  2. Klik judul blog yang mau di setting ( jika sobat sudah mempunyai beberapa blog)
  3. Klik Pengaturan, trus klik Dasar. Beberapa form yang harus di isi pada menu Dasar :
  • Judul ⇒ isi dengan judul blog Anda. Contoh : Blogspot Tutorial
  • Uraian ⇒ isi dengan deskripsi blog Anda. Contoh : disini kita akan berbagi pengalaman dan pengetahuan seputar Blog
  • Tambahkan blog Anda ke daftar kami? ⇒ pilih ya agar setiap posting kita selalu masuk di daftar Blogger.com.
  • Biarkan mesin pencari menemukan blog Anda? ⇒ pilih ya
  • Tampilkan Editing Cepat di Blog Anda? ⇒ pilih Ya
  • Tampilkan Link Posting Email? ⇒ Sebaiknya pilih ya, tapi pilih tidak juga tidak apa-apa
  • Konten Dewasa? ⇒ Pilih tidak. Kalau pilih ya berarti blog anda di anggap blog untuk dewasa (semacam blog porno)
  • Tampilkan Mode Compose untuk semua blog Anda? ⇒ pilih Ya
  • Aktifkan transliterasi? ⇒ pilih Tidak, jika anda ingin ada button untuk mengubah biasa ke hurup hindi (India), pilih ya jika sebaliknya)
  • Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai
4. Klik Publikasi untuk mengatur menu Publikasi :
  • Alamat Blog*Spot ⇒ isi dengan nama blog sobat. Contoh : kolom-tutorial. Biasanya alamat yang tercantum adalah langsung alamat blog anda, jadi jangan di ubah aja.
  • Klik tombolSimpan pengaturan. Selesai
5. Klik Format untuk mengatur menu format :
  • Tampilkan ⇒ pilih angka posting yang ingin anda tampilkan. Missal : Tampilkan : 6 posting, berarti posting yang akan tampil di halaman blog sobat adalah sebanyak enam posting. Pilih posting (jangan hari) pada menu pulldown.
  • Format Header Tanggal ⇒ pilih model tanggal/bulan yang anda sukai, Format tanggal/bulan ini akan selalu muncul diatas postingan kita.
  • Format tanggal Index Arsip ⇒ pilih model untuk peng-arsip-an yang anda sukai.
  • Format Timestamp ⇒ Pilih bentuk waktu yang anda sukai.
  • Zona Waktu ⇒ Pilih zona waktu yang sesuai. Contoh untuk WIB : [UTC-+7.00]Asia/Jakarta.
  • Bahasa ⇒ Pilih bahasa yang di inginkan.
  • Tampilkan Field judul ⇒ Pilih ya

atau tidakpun tidak apa-apa

  • Tampilkan kolom link ⇒ pilih ya, tapi seandainya pilih tidak juga tidak apa-apa.
  • Aktifkan perataan float ⇒ pilih ya, tapi seandainya mau pilih tidak juga tidak apa-apa
  • Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai
6. Klik Komentar Untuk mengatur menu komentar :
  • Komentar ⇒ pilih tampilkan, ini agar artikel anda dapat di komentari oleh pengunjung
  • Siapa yang Bisa Berkomentar ? ⇒ Pilih Siapa pun – termasuk Pengguna Anonim. Ini di maksudkan agar setiap orang bisa berkomentar tidak terbatas kepada anggota blogspot saja.
  • Default Komentar untuk Posting ⇒ pilih Posting baru memiliki komentar.
  • Link balik ⇒ Pilih tampilkan. Ini dimaksudkan agar kita mengetahui apabila ada yang memasang link pada artikel kita.
  • Default Link Balik untuk Posting ⇒ pilih Posting baru Memiliki Link Balik.
  • Format Timestamp Komentar ⇒ pilih format jam yg singkat. Contoh: 8.00 PM.
  • Tampilkan komentar dalam sebuah window popup? ⇒ pilih Ya. Supaya ketika di klik oleh pengunjung, halaman blog anda tidak menghilang/tertimpa halaman komntar.
  • Aktifkan moderasi komentar? ⇒ pilih Tidak (sebaiknya).
  • Tampilkan verifikasi kata untuk komentar? ⇒ pilih Ya. ini di maksudkan agar terhindar dari software robot dengan tujuan melakukan spam.
  • Tampilkan gambar profil dalam komentar? ⇒ pilih ya. Supaya gambar komentator yg punya id blogger, dapat menampilkan fotonya.
  • Email Pemberitahuan Komentar ⇒ isi dg alamat email anda, ini di maksudkan agar setiap ada yang berkomentar pada artikel anda, anda dapat kiriman email dari blogger.com sebagai pemberitahuan.
  • Klik tombol Simpan Pengaturan. Selesai
7. Klik Arsipkan Untuk mengatur menu Arsipkan :
  • Frekuensi Arsip ⇒ pilih Bulanan.
  • Aktifkan Halaman Posting? ⇒ pilih ya.
  • Klik tombol Simpan Pengaturan . Selesai.
8. Klik Fedd Situs untuk mengatur menu feed situs :
  • Izinkan Feed Blog ⇒ pilih Penuh.
  • Posting URL Pengubahan Arah Feed ⇒ di isi dengan alamat feed penggati semisal alamat feed dari feed burner, jika belum punya, di kosongkan saja.
  • Footer Feed Posting ⇒ Silahkan di isi dengan kode iklan yang anda punya, misal kode iklan dari Google adsense dsb, namun jika tidak punya, silahkan kosongkan saja.
  • Klik tombol Simpan Perubahan. Selesai.

Membuat Template

Bagi Anda yang sudah melakukan beberapa setting-an seperti posting terdahulu, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memilih template. Sekilas tentang template . Template adalah desain-desain halaman web ataupun blog beserta seluruh komponennya (misal : gambar, stylesheet, dsb) baik berupa file statis maupun file dinamis yang berupa program atau aplikasi yang berjalan sebagai aplikasi web. Seperti yang Anda lihat sekarang, seperti banner diatas, background warna putih, kolom-kolom di samping kanan, serta semua yang Anda lihat sekarang adalah salah satu bentuk dari desain template. Memilih template yang cantik sangatlah perlu, karena dengan tampilan template yang menarik untuk di lihat maka akan membuat para pengunjung dari blog kita menjadi betah untuk berlama-lama berada di blog kita selain tentunya isi dari blog kita juga sangat menunjang. Hmmm.. kayanya cukup deh pembahasan tentang apa itu template, keburu bosan kalau lama-lama….Sekarang langsung aja ke topik utama, yaitu langkah-langkah pemilihan template di blogger.com :

  • Silahkan Anda login terlebih dahulu seperti biasa dengan memakai user name milik anda
  • Klik “Tata Letak” (bila Anda menggunakan blogger baru) atau klik “Template” (bila Anda menggunakan template classic).
  • Klik “Pick New Template”, silahkan Anda pilih template yang Anda suka. Sebelum memutuskan dalam memilih “template” ini, sebaiknya anda lihat terlebih dahulu satu persatu contoh layout yang di sediakan dengan cara meng klik tulisan “preview template”. Jika di rasa sudah menemukan yang paling Anda sukai, silahkan klik tulisan “Save template” yang ada di sebelah kanan atas, selesai. :

Mungkin Anda pernah mengunjungi beberapa blog di internet yang menggunakan blogger.com (blogspot), akan tetapi template yang di gunakan tidak ada dalam pilihan ketika memilih template. Ini ada kemungkinan bahwa template yang di gunakan adalah template buatan bukan dari blogger sendiri. Di internet banyak sekali situs-situs yang memberikan template secara gratis untuk di pakai di Blogger (blogspot), Jika ingin melihat-lihat berbagai template buatan bukan dari blogger.com silahkan klik  di sini. Bagi Anda yang sudah melakukan beberapa setting-an seperti posting terdahulu, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah memilih template. Sekilas tentang template Template adalah desain-desain halaman web ataupun blog beserta seluruh komponennya (misal : gambar, stylesheet, dsb) baik berupa file statis maupun file dinamis yang berupa program atau aplikasi yang berjalan sebagai aplikasi web. Seperti yang Anda lihat sekarang, seperti banner diatas, background warna putih, kolom-kolom di samping kanan, serta semua yang Anda lihat sekarang adalah salah satu bentuk dari desain template. Memilih template yang cantik sangatlah perlu, karena dengan tampilan template yang menarik untuk di lihat maka akan membuat para pengunjung dari blog kita menjadi betah untuk berlama-lama berada di blog kita selain tentunya isi dari blog kita juga sangat menunjang. Hmmm.. kayanya cukup deh pembahasan tentang apa itu template, keburu bosan kalau lama-lama….Sekarang langsung aja ke topik utama, yaitu langkah-langkah pemilihan template di blogger.com :

  • Silahkan Anda login terlebih dahulu seperti biasa dengan memakai user name milik anda ( jangan milik saya….emang nya sampeyan mau jadi hacker ya
  • Klik “Tata Letak” (bila Anda menggunakan blogger baru) atau klik “Template” (bila Anda menggunakan template classic).
  • Klik “Pick New Template”, silahkan Anda pilih template yang Anda suka. Sebelum memutuskan dalam memilih “template” ini, sebaiknya anda lihat terlebih dahulu satu persatu contoh layout yang di sediakan dengan cara meng klik tulisan “preview template”. Jika di rasa sudah menemukan yang paling Anda sukai, silahkan klik tulisan “Save template” yang ada di sebelah kanan atas, selesai. :

Mungkin Anda pernah mengunjungi beberapa blog di internet yang menggunakan blogger.com (blogspot), akan tetapi template yang di gunakan tidak ada dalam pilihan ketika memilih template. Ini ada kemungkinan bahwa template yang di gunakan adalah template buatan bukan dari blogger sendiri. Di internet banyak sekali situs-situs yang memberikan template secara gratis untuk di pakai di Blogger (blogspot).

Memposting Artikel

Bagi anda yang mengalami sedikit kendala tentang tata cara memposting suatu artikel kedalam blog, maka kali ini akan di bahas tentang tata cara posting di blogger.com. Di dalam menu posting ada beberapa toolbar yang bisa anda gunakan.Jika anda sudah terbiasa menggunakan microsoft Word ataupun microsoft Excel tentu barangkali tidak akan mengalami kesulitan ketika memposting suatu artikel, tapi mungkin tidak ada salahnya bila saya bahas sekilas tentang ini, barangkali ada di antara teman kita yang masih bingung.

Toolbar yang ada ketika posting :

–> Untuk merubah jenis hurup yang di gunakan

–> Untuk merubah ukuran hurup (heading)

–> Untuk Menebalkan hurup

–> Untuk memiringkan hurup

–> Untuk merubah warna hurup

–> Untuk membuat link

–> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri

–> Untuk membuat tulisan menjadi di tengah

–> Untuk membuat artikel menjadi rata kanan

–> Untuk membuat artikel menjadi rata kiri dan rata kanan

–> Untuk membuat sub bahasan oleh angka

–> Untuk membuat sub bahasan oleh bullet

–> Untuk mengecek spelling

–> Untuk memasukan gambar(upload gambar)

–> Untuk membuat artikel dalam kode HTML

–> Untuk membuat artikel dalam mode Compose (biasa)

–> Untuk me review (melihat) artikel

Cara penggunaan toolbar di atas adalah blok (beri tanda) terlebih dahulu tulisan yang akan di edit, kemudian tekan tombol toolbar yang di inginkan.

Langkah-langkah dalam memposting suatu artikel:

  1. Sebaiknya klik terlebih dahulu “ Edit HTML”,jika langsung di mode “Compose”, sering terjadi hang pada komputer (pengalaman saya pribadi). Copy artikel yang telah anda buat sebelumnya, kemudian paste di area posting. Edit sesuai dengan kemauan anda.
  2. Klik tombol “ compose “ untuk melakukan editing (jika anda masih bingung dengan kode HTML).
  3. Klik tombol tool yang berlambang “ panorama” berwarna biru, jika anda ingin memasukan gambar ataupun photo untuk menghiasi posting-an anda.
  4. Klik tombol “ Preview “ untuk melihat hasil posting-an anda yang nantinya akan tampil di dalam blog, barangkali masih ada yang perlu di edit.
  5. Klik tombol “ publish “. Selesai. Tulisan hasil karya anda akan bisa dilihat dan di baca oleh seluruh dunia.

Upload Foto

Agar posting artikel pada blog lebih menarik untuk dilihat, maka sebaiknya kita menyisipkan gambar di antara poting-an kita tersebut, di samping untuk lebih memperjelas apa yang kita sampaikan. Misalkan kita sedang menerangkan sesuatu, maka dengan adanya gambar akan lebih memperjelas maksud dari topik yang sedang kita jelaskan kepada para pembaca artikel kita. Bagi anda-anda yang masih bingung bagaimana caranya untuk memasukan gambar atau istilah resminya yaitu upload gambar, maka akan saya ulas langkah-langkahnya :

  1. Login seperti biasa dengan id anda
  2. Klik Posts
  3. Klik New Post (bila sebelumnya anda telah mempunyai posting-an)
  4. Klik toolbar yang bergambar seperti ini
  5. Beri tanda tik/cek pada radio button pada pilihan Choose a layout, bila anda menginginkan posisi gambar bisa di tempatkan di mana saja, pilih pada radio button None, bila posisi gambar di sebelah kiri pilih left, bila ingin di tengah pilih Center, bila ingin di kanan pilih Right.

Beri tanda tik/cek pada Image size, bila ingin gambar yang di upload hasilnya kecil pilih Small, bila ingin sedang pilih Medium, bila ingin besar pilih Large

  1. Beri tanda ceklis di samping tulisan Use this layout every time bila anda menginginkan setiap upload gambar settingnya seperti semula
  2. Tekan tombol Browse, lalu masukan gambar dari komputer anda yang ingin di upload.
  3. Klik Add another image bila gambar yang ingin di upload lebih dari satu gambar
  4. Klik tombol UPLOAD IMAGE, tunggu beberapa saat sampai proses upload selesai
  5. Klik Tombol Done untuk mengakhiri proses upload

Setelah proses upload anda selesai, untuk melihat gambar tadi, klik tombol Compose. Nah disini anda bisa melihat gambar yang anda upload tadi sekaligus dapat mengatur kembali ukuran dari gambar ini, caranya yaitu klik gambar tersebut sampai gambar anak panah mouse anda berubah menjadi gambar panah empat penjuru. Arahkan mouse pada garis samping gambar sampai gambar mouse berubah menjadi panah dua arah, tekan tombol mouse lalu tahan dan gerakan kearah kiri atau kanan untuk merubah lebar gambar, bila susah sesuai dengan yang anda inginkan lepas tombol yang anda tahan tadi. Untuk mengatur tinggi gambar, arahkan mouse pada tepi bawah atau atas gambar sampai gambar mouse berubah menjadi anak gambar panah dua arah, tekan mouse lalu tahan kemudian gerakan mouse keatas atau kebawah untuk mengatur tinggi gambar, lepaskan mouse bila ukuran gambar sudah sesuai dengan yang anda inginkan.

Nah sekarang bagaimana cara memasukan foto untuk mengisi Profile kita?, caranya sama seperti langkah-langkah di atas, cuma ada sedikit perbedaan yaitu kamu harus menghapus beberapa kode tersebut. Jika foto kamu sudah selesai di upload (langkahnya sama seperti di atas). Tekanlah menu Edit HTML untuk melihat kode HTML dari Foto anda tadi, copy / paste kode HTML tersebut kedalam program notepad (agar lebih mudah) atau bisa juga ditulis di kertas. Kemudian klik publish. Untuk memasukan foto kedalam Profile kita, silahkan ikuti langkah berikut:

  1. Setelah upload gambar, klik menu Dasboard
  2. Klik menu Edit Profile
  3. Di dalam form – form isian profile ada tulisan Photo URL, nah disini paste kode HTML yang telah anda copy tadi ke dalam notepad tapi jangan semuanya, yaitu yang di paste adalah kode setelah tulisan [src=”] yaitu link yang di mulai dengan [http://] dan berakhir dengan [.jpg] atau [.jpeg]
  4. Klik Save Profile, maka foto anda yang cantik dan ganteng sudah terpampang di blognya dan bisa dilihat oleh seluruh dunia
  5. Selesai

Sebenarnya ada cara lain untuk mengisi foto Profile kita, yaitu dengan cara meng-upload (memasukkan) foto kita pada hosting lain, dan baru kemudian link URL foto yang kita dapat dari hosting tersebut di copy/paste ke profile yang ada di blogger/blogspot. Saya ambil contoh, biasanya saya menyimpan foto-foto saya di http://photobucket.com. jika anda mau silahkan daftarkan diri anda (gratis ko), apabila sudah selesai daftar dan bisa login, silahkan upload photo anda. Setelah proses upload foto selesai, maka secara otomatis foto tersebut akan di beri PHOTO URL, copy alamat link URL foto tersebut lalu paste di Profile Blogger.com pada kolom Photo URL setelah itu tinggal Save Changes dan Republish. Selesai, selamat mencoba.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/

http://kolom-tutorial.blogspot.com

Tim Dosen Sainstech, 2005, Modul Komputer II,  UNISMA, Bekasi

 

Tugas :

Bagi Mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah ini, diwajibkan mencatumkan identitas dengan menulis  di bagian  komentar :

Nama Lengkap, Program Studi,  Blog Anda ( http://www.namablog.com ) atau informasi lainnya yang menunjang.

Komunikasi Selular GSM

KOMUNIKASI SELULAR GSM

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Definisi Komunikasi Selular

Sebuah sistem komunikasi bergerak selular menggunakan sejumlah besar pemancar berdaya rendah  untuk menciptakan sel (daerah geografis) layanan dasar dari sistem komunikasi nirkabel (tanpa kabel).  Variabel tingkat daya antena pemancar, memungkinkan sel-sel diubah ukurannya menyesuaikan kepadatan pelanggan dan permintaan dalam suatu wilayah tertentu.

Gambar 1. Konsep Sel

Sebagai pengguna ponsel yang bergerak dari sel ke sel, percakapan dilakukan dengan teknik hand off antara sel-sel untuk mempertahankan layanan komunikasi agar  berjalan lancar (tidak terputus).   Saluran frekuensi yang digunakan dalam satu sel dapat digunakan kembali di sel lain yang letaknya agak jauh. Sel dapat ditambahkan untuk mengakomodasi pertumbuhan pelanggan , menciptakan sel-sel baru di daerah yang belum terlayani atau overlay sel di daerah yang telah terlayani.

Gambar 2. Prinsip dasar komunikasi selular

Sejarah dan perkembangan GSM

Teknologi komunikasi selular sebenarnya sudah berkembang dan banyak digunakan pada awal tahun 1980-an, diantaranya sistem C-NET yang dikembangkan di Jerman dan Portugal oleh Siemens, sistem RC-2000 yang dikembangkan di Prancis, sistem NMT yang dikembangkan di Belanda dan Skandinavia oleh Ericsson, serta sistem TACS yang beroperasi di Inggris. Namun teknologinya yang masih analog membuat sistem yang digunakan bersifat regional sehingga sistem antara negara satu dengan yang lain tidak saling kompatibel dan menyebabkan mobilitas pengguna terbatas pada suatu area sistem teknologi tertentu saja (tidak bisa melakukan roaming antar negara).

Teknologi analog yang berkembang, semakin tidak sesuai dengan perkembangan masyarakat Eropa yang semakin dinamis, maka untuk mengatasi keterbatasannya, negara-negara Eropa membentuk sebuah organisasi pada tahun 1982 yang bertujuan untuk menentukan standar-standar komunikasi selular yang dapat digunakan di semua negara Eropa. Organisasi ini dinamakan Group Special Mobile (GSM). Organisasi ini memelopori munculnya teknologi digital selular yang kemudian dikenal dengan nama Global System for Mobile Communication atau GSM.

Gambar 3. Perpindahan Sel Menggunakan Teknik Handoff

GSM muncul pada pertengahan 1991 dan akhirnya dijadikan standar telekomunikasi selular untuk seluruh Eropa oleh ETSI (European Telecomunication Standard Institute). Pengoperasian GSM secara komersil baru dapat dimulai pada awal kuartal terakhir 1992 karena GSM merupakan teknologi yang kompleks dan butuh pengkajian yang mendalam untuk bisa dijadikan standar. Pada September 1992, standar type approval untuk handphone disepakati dengan mempertimbangkan dan memasukkan puluhan item pengujian dalam memproduksi GSM. Pada awal pengoperasiannya, GSM telah mengantisipasi perkembangan jumlah penggunanya yang sangat pesat dan arah pelayanan per area yang tinggi, sehingga arah perkembangan teknologi GSM adalah DCS (Digital Cellular System) pada alokasi frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, akan dicapai kapasitas pelanggan yang semakin besar per satuan sel. Selain itu, dengan luas sel yang semakin kecil akan dapat menurunkan kekuatan daya pancar handphone, sehingga bahaya radiasi yang timbul terhadap organ kepala akan dapat di kurangi. Pemakaian GSM kemudian meluas ke Asia dan Amerika, termasuk Indonesia.

Indonesia awalnya menggunakan sistm telepon selular analog yang bernama AMPS (Advances Mobile Phone System) dan NMT (Nordic Mobile Telephone). Namun dengan hadir dan dijadikannnya standar sistem komunikasi selular membuat sistem analog perlahan menghilang, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Eropa. Pengguna GSM pun semakin lama semakin bertambah. Pada akhir tahun 2005, pelanggan GSM di dunia telah mencapai 1,5 triliun pelanggan. Akhirnya GSM tumbuh dan berkembang sebagai sistem telekomunikasi seluler yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.

Spesifikasi teknis GSM

Di Eropa, pada awalnya GSM didesain untuk beroperasi pada frekuensi 900 Mhz. Pada frekuensi ini, frekuensi uplinks-nya digunakan frekuensi 890–915 MHz , sedangkan frekuensi downlinksnya menggunakan frekuensi 935–960 MHz. Bandwith yang digunakan adalah 25 Mhz (915–890 = 960–935 = 25 Mhz), dan lebar kanal sebesar 200 Khz. Dari keduanya, maka didapatkan 125 kanal, dimana 124 kanal digunakan untuk suara dan satu kanal untuk sinyal. Pada perkembangannya, jumlah kanal 124 semakin tidak mencukupi dalam pemenuhan kebutuhan yang disebabkan pesatnya pertambahan jumlah pengguna. Untuk memenuhi kebutuhan kanal yang lebih banyak, maka regulator GSM di Eropa mencoba menggunakan tambahan frekuensi untuk GSM pada band frekuensi di range 1800 Mhz dengan frekuensi 1710-1785 Mhz sebagai frekuensi uplinks dan frekuensi 1805-1880 Mhz sebagai frekuensi downlinks. GSM dengan frekuensinya yang baru ini kemudian dikenal dengan sebutan GSM 1800, yang menyediakan bandwidth sebesar 75 Mhz (1880-1805 = 1785–1710 = 75 Mhz). Dengan lebar kanal yang tetap sama yaitu 200 Khz sama, pada saat GSM pada frekuensi 900 Mhz, maka pada GSM 1800 ini akan tersedia sebanyak 375 kanal. Di Eropa, standar-standar GSM kemudian juga digunakan untuk komunikasi railway, yang kemudian dikenal dengan nama GSM-R.

Gambar 4. Sistem Komunikasi Selular Digital

Arsitektur jaringan GSM

Secara umum, network element dalam arsitektur jaringan GSM dapat dibagi menjadi:

  1. Mobile Station (MS)
  2. Base Station Sub-system (BSS)
  3. Network Sub-system (NSS),
  4. Operation and Support System (OSS)

Secara bersama-sama, keseluruhan network element di atas akan membentuk sebuah PLMN (Public Land Mobile Network).

Mobile Station atau MS merupakan perangkat yang digunakan oleh pelanggan untuk melakukan pembicaraan. Terdiri atas:

  • Mobile Equipment (ME) atau handset, merupakan perangkat GSM yang berada di sisi pengguna atau pelanggan yang berfungsi sebagai terminal transceiver (pengirim dan penerima sinyal) untuk berkomunikasi dengan perangkat GSM lainnya.
  • Subscriber Identity Module (SIM) atau SIM Card, merupakan kartu yang berisi seluruh informasi pelanggan dan beberapa informasi pelayanan. ME tidak akan dapat digunakan tanpa SIM didalamnya, kecuali untuk panggilan darurat. Data yang disimpan dalam SIM secara umum, adalah:
  1. IMMSI (International Mobile Subscriber Identity), merupakan penomoran pelanggan.
  2. MSISDN (Mobile Subscriber ISDN), nomor yang merupakan nomor panggil pelanggan.

Base Station System atau BSS, terdiri atas:

  • BTS Base Transceiver Station, perangkat GSM yang berhubungan langsung dengan MS dan berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal.
  • BSC Base Station Controller, perangkat yang mengontrol kerja BTS-BTS yang berada di bawahnya dan sebagai penghubung BTS dan MSC

Network Sub System atau NSS, terdiri atas:

  • Mobile Switching Center atau MSC, merupakan sebuah network element central dalam sebuah jaringan GSM. MSC sebagai inti dari jaringan seluler, dimana MSC berperan untuk interkoneksi hubungan pembicaraan, baik antar selular maupun dengan jaringan kabel PSTN, ataupun dengan jaringan data.
  • Home Location Register atau HLR, yang berfungsi sebagai sebuah database untuk menyimpan semua data dan informasi mengenai pelanggan agar tersimpan secara permanen.
  • Visitor Location Register atau VLR, yang berfungsi untuk menyimpan data dan informasi pelanggan.
  • Authentication Center atau AuC, yang diperlukan untuk menyimpan semua data yang dibutuhkan untuk memeriksa keabsahaan pelanggan. Sehingga pembicaraan pelanggan yang tidak sah dapat dihindarkan.
  • Equipment Identity Registration atau EIR, yang memuat data-data pelanggan.

Operation and Support System atau OSS, merupakan sub sistem jaringan GSM yang berfungsi sebagai pusat pengendalian, diantaranya fault management, configuration management, performance management, dan inventory management.

Frekuensi pada 3 Operator Terbesar di Indonesia

  1. Indosat : 890 – 900 Mhz (10 Mhz)
  2. Telkomsel : 900 – 907,5 Mhz (7,5 Mhz)
  3. Excelcomindo : 907,5 – 915 Mhz (7,5 Mhz)

Keunggulan GSM sebagai Teknologi Generasi Kedua (2G)

GSM, sebagai sistem telekomunikasi selular digital memiliki keunggulan yang jauh lebih banyak dibanding sistem analog, di antaranya:

  • Kapasitas sistem lebih besar, karena menggunakan teknologi digital dimana penggunaan sebuah kanal tidak hanya diperuntukkan bagi satu pengguna saja. Sehingga saat pengguna tidak mengirimkan informasi, kanal dapat digunakan oleh pengguna lain.
  • Sifatnya yang sebagai standar internasional memungkinkan international roaming
  • Dengan teknologi digital, tidak hanya mengantarkan suara, tapi memungkinkan servis lain seperti teks, gambar, dan video.
  • Keamanan sistem yang lebih baik
  • Kualitas suara lebih jernih dan peka.
  • Mobile (dapat dibawa kemana-mana)

Bagaimanapun, keunggulan GSM yang beragam pantas saja membuatnya menjadi sistem telekomunikasi selular terbesar penggunanya di seluruh dunia.

Tabel 1. Perbandingan Analog dan Digital

Analog Digital
Standard EIA-553 (AMPS) IS-54 (TDMA + AMPS)
Spectrum 824 MHz to 891 MHz 824 MHz to 891 MHz
Channel Bandwidth 30 kHz 30 kHz
Channels 21 CC / 395 VC 21 CC / 395 VC
Conversations per Channel 1 3 or 6
Subscriber Capacity 40 to 50 Conversations per cell 125 to 300 Conversations per cell
TX / RCV Type Continuous Time sharedbursts
Carrier Type Constant phase Variable frequency Constant frequency Variable phase
Mobile/Base Relationship Mobile slaved to base Mobile Authority shared cooperatively
Privacy Poor Better—easily scrambled
Noise lmmunity Poor High
Fraud Detection ESN plus optional password (PIN) ESN plus optional password (PIN)

SIMPATIK UNISMA (http://simpatikunisma.net),  Download Tutorial

Sumber :

Hasad Andi, 2005, Modul Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro UNISMA, Bekasi

http://id.wikipedia.org, diakses pada 20 April 2010

http://www.iec.org,  diakses pada 20 April 2010

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2010

KONTES ROBOT INDONESIA (KRI) 2010

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Kontes Robot Indonesia ( KRI ) adalah ajang yang diselenggarakan untuk mengembangkan Ilmu pengetahuan dan teknologi serta meningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia, dan diharapkan tumbuhnya kreatifitas mahasiswa seluruh Indonesia untuk mengembangkan teknologi khususnya Robotika.

KRI dilaksanakan setiap Tahun dimana juara dari KRI akan mewakili Indonesia untuk bertanding di ajang ABU ROBOCON diamana ABU ROBOCON adalah Asia – Pasific Broadcasting ( ABU )

Tahun 2010 Indonesia kembali akan mengadakan kontes robot Tingkat nasional dengan Tema “ Bersama Membangun Candi Prambanan” Tema tersebut telah diselaraskan dengan tema yang telah ditentukan oleh ABU Robocon 2010 yaitu  “Robo – Pharaohs  Build Pyramid”

Kontes Robot Indonesia akan diselenggarakan di 5 Wilayah yaitu :

  1. Pangkal Pinang
  2. Bandung
  3. Yogyakarta,
  4. Malang
  5. Manado

Pemenang dari kelima regional akan diikut sertakan dalam kontes nasional dimana setiap Tim terdiri dari 3 ( Tiga ) orang mahasiswa dan 1 ( Satu ) orang dosen pembimbing yang akan merancang, membuat, mengoprasikan robot manual dan robot otomatis serta mengatur strategi, kontes nasional KRI 2010 di koordinasikan dengan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Institut yang ditujuk untuk pelaksanaan kontes regional dan untuk kontes Nasional KRI 2010 juga bekerjasama dengan perguruan Tinggi yang ditunjuk.Tujuan dari Kontes  Robot  ini  adalah untuk menumbuhkembangkan kreatifitas dan minat mahasiswa khususnya teknologi robotika yang sangat dibutuhkan bagi Industri.

Tujuan KRI 2010

  1. Menumbuhkembangkan dan meningkatkan kreatifitas mahasiswa di perguruan tinggi
  2. Mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi
  3. Meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam pengembangan bidang Robotika
  4. Membudayakan iklim kompetif di lingkungan perguruan tinggi
  5. Menentukan tim terbaik dari empat wilayah sebagai wakil untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia
  6. Menentukan duta bangsa untuk mewakili Indonesia dalam ABU Robocon 2010 di Cairo – Mesir

KRI 2010 akan dilaksanakan dua  tahap, pertama dilaksanakan pertandingan secara Regional bertempat di lima kota, yaitu di Pangkal Pinang, Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Manado dengan jadwal sebagai berikut :

  1. Tanggal 30 April-1 Mei 2010, Wilayah 1, di Pangkal Pinang.
  2. Tanggal 09-10 Mei, Wilayah 2, di Bandung.
  3. Tanggal 15-16 Mei, Wilayah 3, di Yogyakarta.
  4. Tanggal 22-23 Mei, Wilayah 4, di Malang.
  5. Tanggal 29-30 Mei, Wilayah 5, di Manado.

Sistem Pertandingan

  • Setiap tim diharuskan membuat satu robot manual, satu sampai tiga buah robot otomatis, berat total seluruh robot tidak boleh melebihi 50 kg, dan batas tegangan catudaya tidak melebihi 24 Volt
  • Ukuran lapangan 13000mm x 11500mm, berbentuk persegi, dikelilingi dinding kayu setinggi 100mm dan tebal 30mm, terdiri dari Manual zone, dua Automatic zone, dan tiga pyramid ( Khufu, Khafraa, Mankaura )
  • Automatic zone pertama adalah daerah yang mengelilingi pyramid Khafraa dan automatic zone kedua adalah daerah yang mengelilingi pyramid Mankaura.
  • Automatic zone pertama ( Pyramid Khufu dan Khafraa ) memiliki dua start-zone dan satu stock-zone untuk masing-masing tim biru dan tim merah. Automatic zone kedua ( Pyramid Mankaura ) terdiri dari satu start-zone dan satu stock-zone untuk masing-masing tim biru dan tim merah, Masing-masing tim bebas untuk menentukan bagaimana menyusun objek di stock-zone.
  • Pada saat start, ukuran robot manual yang digunakan tidak melebihi (L)1000mm x (W)1000mm x (H)1500mm. Setelah berjalan, ukurannya tidak boleh melebihi lingkaran berdiameter 2000mm dilihat dari atas. Sedangkan ukuran robot otomatis termasuk muatan balok yang diisikan, tidak boleh melebihi 1000mm x 1000mm x 1500mm pada saat start, dan setelah start ukurannya bebas selama pertandingan berlangsung.
  • Robot manual dapat diisi dengan objek maksimum empat balok sedangkan robot otomatis dapat diisi dengan objek sebanyak-banyaknya sebelum pertandingan dimulai.
  • Semua robot difungsikan untuk membangun ketiga pyramid dalam tiga tahapan berurutan.
  • Pada tahap pertama hanya digunakan robot manual untuk membangun pyramid Khufu, tahap kedua untuk membangun pyramid Khafraa dengan satu atau dua robot otomatis, dan tahap ketiga untuk membangun pyramid Mankaura dengan satu robot otomatis.
  • Waktu pertandingan selama 3(tiga) menit, terbagi menjadi maksimal 90 detik untuk tahap pertama, maksimal 60 detik untuk tahap kedua, dan maksimal 30 detik untuk tahap ketiga.
  • Bagi tim yang dapat memasang ketiga golden top block diatas ketiga pyramid dengan benar sebelum tiga menit berakhir dinyatakan sebagai pemenang dan robot tim tersebut disebut sebagai “Robo-Pharaoh”.
  • Jika tidak ada tim yang, mencapai “Robo-Pharaoh”, maka tim yang mengumpulkan nilai paling banyak dalam waktu 3(tiga) menit tersebut akan dinyatakan sebagai pemenang pertandingan tersebut.
  • Setiap tim diberikan kesempatan untuk “retry” beberapa kali tanpa batas,
  • Pertandingan pada babak penyisihan menggunakan system setengah kompetisi, pertandingan babak selanjutnya menggunakan system gugur.

Tim Robot Universitas Islam “45” (UNISMA) Bekasi yang telah aktif mengikuti kontes ini sejak tahun 2007 (dibawah binaan E-Community-Teknik Elektro), telah menyiapkan diri mengikuti seleksi berikutnya setelah dinyatakan  lolos di tahap pertama (Evaluasi Proposal)dan  Tahap Kedua (Evaluasi kinerja ROBOT – Video). Seleksi tahap ketiga  untuk wilayah Regional II rencananya diadakan di Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) 6 – 9 Mei 2010.

Gambar 1. Hasil Seleksi Tahap I KRI 2010

Anggota Tim Robot Unisma 2010 terdiri dari mahasiswa  di seluruh Fakultas   Universitas Islam “45” Bekasi, dengan harapan bahwa seluruh Sivitas  bersinergi mendukung tim Robot Unisma  membawa nama almamater di kancah Nasional melalui jalur KRI / KRCI / KSI. Ajang ini juga diharapkan dapat  membangun kebersamaan antar civitas akademika dalam mengaplikasikan teknologi robotika.

Gambar 2. Tim Inti Robot (OBOT) UNISMA 2007/2008

Gambar 3. Tim Inti Robot  (Contecs) UNISMA 2009

Gambar 4. Tim Inti  2009  bersama Tim Support dan Pimpinan Universitas

Gambar 5. Tim Inti Robot (Num PoX’s) UNISMA 2010

Gambar 6. Foto Bersama Staf, Dosen, KTU, KPS , Wadek dan Dekan Fakultas Teknik

Gambar 7. Pembimbing Tim Robot Num PoX’s, Pembimbing Tim Robot  UI dan Wakil Rektor III UNISMA

Gambar 8. Foto bersama para Wasit Pertandingan KRI 2010

Gambar 9. Pejuang UNISMA di POLBAN  Bandung , Dalam Gambar (dari Kiri ke Kanan) :  Sujarwo,  Sapto Yulianto, Rahmat (Parjo), Eko Murjayanto, Wagino,  AndiHasad, Sigit Sahyanto, Rio Ade Septiawan

Tim Inti  Robot Num_PoX’s  UNISMA 2010 terdiri dari 3 orang mahasiswa dan 1 orang dosen pembimbing.

Susunan selengkapnya adalah :

Pembina

Dekan Fakultas Teknik    :  Suhendar, S.Pd, M.T.

Wakil Dekan  FT              :  Andi Hasad, S.T., M. Kom.

Dosen Pembimbing

Ketua                                   :   Andi Hasad, S.T., M. Kom.

Anggota                              :   Dosen Teknik Elektro

A. Hafid Paronda, Ir., M.T.

M. Amin Bakri, S.T.

M. Ilyas Sikki, S.T., M.Kom.

Seta Samsiana, S.T., M.T.

H. Sugeng, S.T., M.T.

Suhendar,  S.Pd., M.T.

Eko Januarto, S.T.

Support :    Semua Dosen Teknik dan dosen UNISMA

KTU dan Staf Fakultas Teknik

Pengarah Lapangan :

Nanang Saburata ( Tim Inti 2009, Elektro S1)

Eko Murjayanto (Tim Inti 2009, Elektro D3)

Eko Prasetyo (Tim Inti 2009, Elektro D3)

Tim Inti 2010 :

  1. Sapto Yulianto ( Elektro D3, Semester IV, Ketua Tim )
  2. Wagino              ( Elektro S1, Semester VIII, Anggota )
  3. Sigit Sahyanto  ( Mesin S1, Semester VI, Anggota)

Tim Support :

  1. Sujarwo (Elektro D3, Semester IV)
  2. Fakhrudin Arroji (Elektro D3, Semester IV)
  3. Rio Ade Septiawan (Elektro D3, Semester IV)
  4. Rahmat (Elektro D3, Semester IV)
  5. Ahmad Syatirie (Elektro S1, Semester VIII)
  6. Anton Suwanto (Elektro S1, Semester VIII)
  7. Heri chonief mushoqim (Elektro D3, Semester II)
  8. Rizky Barezky (Elektro D3, Semester IV)
  9. Wawan Sugiawan (Elektro D3, Semester IV)
  10. Arif  (Elektro D3, Semester IV)
  11. Manan Nur Fausin (Mesin S1, Semester VI)
  12. Jaenal Jaelani (Sipil S1, Semester II)
  13. Riana (Ilmu Pemerintahan, Semester II)
  14. Imron Rosady (Manajemen, Semester II)
  15. Nur Kliwon Zaenudin (Akuntansi, Semester IV)
  16. Romly (Akuntasi, Semester IV)
  17. Ali Wardana (Ilmu Pemerintahan, Semester IV)
  18. Asep Nazmudin (Ilmu Pemerintahan, Semester VI)

Hasil pertandingan  Regional II KRI 2010 di POLBAN  Bandung  adalah :

Pemenang Nama Tim Perguruan Tinggi Peserta
Juara Pertama NEW_SOON TEAM Politeknik Negeri Jakarta Tri Krismantoro Eko Subiyantoro Sofwan
Juara Kedua TRUI Universitas Indonesia Riwaldi Pudja Budi Priono Ajat Sudrajat
Juara Ketiga AJIP Universitas Tarumanagara Steven Emanuel Septian Purnama Salim Leonardi

Dari berbagai sumber di antaranya E-Community UNISMA, unismabekasi.ac.id, dikti.go.id, diknas.go.id

Blok Diagram dan Komponen HP

BLOK DIAGRAM DAN KOMPONEN HP

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Cara kerja HP Secara Umum :

HP bekerja sebagai Receiver (Rx) atau penerima ketika ada gelombang elektromagnetik yang diterima (sesuai dengan frekuensi yang digunakan). Gelombang elektromagnetik tersebut kemudian diproses di bagian processor yang di dalamnya melibatkan CPU, EEPROM, RAM, DSP maupun Multimode Adaptor. Setelah itu hasilnya dikeluarkan oleh bagian output lalu direspon oleh user (pemakai) yang memberikan input. Inputan dari user ini kemudian diproses lalu dipancarkan ke bagian  Transmitter (Tx).

Blok diagram HP secara garis besar terdiri dari :

1. Blok Penerima (Rx)

2. Blok Processor

3. Blok Power Supply

4. Blok Pengirim (Tx)

Selengkapnya dapat dilihat pada gambar berikut :

Gambar 1. Blok Diagram HP

Komponen HP terdiri dari komponen utama dan komponen pendukung :

1. Komponen Utama

1.1. Rangkaian Transmisi (Tx)

Berfungsi untuk mentransmisikan dan menghubungkan data HP dengan komponen lain, contohnya memindahkan foto ponsel ke ponsel yang lain menggunakan infrared. Bagian ini terdiri dari :

  • Tx Antena
  • RF Power
  • Tx Filter
  • RF Driver
  • Tx VCO
  • Mixer

1. 2. Rangkaian Receiver (Rx)

Berfungsi sebagai penyaring sinyal yang diterima HP dari Base Transceiver Station (BTS) operator. Bagian ini terdiri dari :

  • Rx Antena
  • Rx VCO
  • 26 MHz Crystal Osilator (Frequency Shynthesizer)
  • IF-I
  • IF-II
  • IF Module

1.3. Rangkaian Processor

Berfungsi sebagai  pusat pengolahan data,  menginstruksikan proses penyimpanan data ke memori. Rangkaian  ini terdiri dari :

  • Central Processing Unit (CPU)
  • Electrically Ereable Programable Only Memory (EEPROM)
  • Random Access Memory (RAM)
  • Digital Signal Processor (DSP)
  • Multimode Adaptor (MMA) atau User Interface (UI)
  • Flash ROM

1.4. Rangkaian Power Supply

Berfungsi sebagai penyedia dan pengatur tegangan ke seluruh rangkaian komponen sesuai dengan kebutuhannya. Rangkaian ini antara lain terdiri dari :

  • Baterai
  • IC Power Supply
  • IC Charging

 2. Komponen pendukung

  • Komponen Input : Keypad, Mikrofon, Radio, Kamera
  • Komponen Output : Liquid Colour Display (LCD), Ear Piece, Buzzer, Light Emmited Diode (LED), Vibrator, Switch on / off, Konektor (Mic, Baterai Antena)
  • Komponen Input-Output : konektor SIM Card, Kabel, Infra Red (IR), Bluetooth, External-Internal / Plug In

Gambar 2. PCB Nokia 3210 (Tampak Depan)

Gambar 3. PCB Nokia 3210 (Tampak Belakang)

Gambar 4. PCB Nokia 6600

Referensi :

Arman Budi Djanir M.,  2004, Cara Praktis memperbaiki Ponsel, Gavamedia, Yogyakarta

Daniswara Soni, Riyan, 2006, Mencari dan Memperbaiki Kerusakan pada Handphone, Kawan Pustaka, Depok

Andi Hasad, 2004, Modul Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro (D3) UNISMA, Bekasi

Irawan Armin,  2005, Cara Praktis Jadi Teknisi Handphone, Fadillah Print, Surabaya

Tabloid Ponsel , Mazter  – Roaming

Bacaan terkait :

Reparasi HP

Instrumen Pengukuran

INSTRUMEN PENGUKURAN

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

 1. Light intensity meter

Teknik yang memerlukan keakuratan pengukuran intensitas cahaya antara lain pengambilan foto dan pembuatan rangkaian elektronik. Film dalam sebuah kamera harus menerima cahaya dalam jumlah cahaya yang tepat suapay diekspos dengan tepat. Untuk mendapatkan gambar yang baik diperlukan alat ukur intensitas cahaya (gambar 1). Alat ukur ini dapat bekerja tanpa menggunakan baterai.

Gambar 1. Light intensity meter

Bermacam-macam satuan pengukuran intensitas cahaya digunakan selama bertahun-tahun. Satuan yang dianjurkan SI adalah lux. Lux berkaitan dengan banyaknya energi cahaya yang jatuh pada suatu permukaan dalam satu detik yang disebut kuat penerangan (iluminasi). Satuan yang berkaitan dengan pancaran cahaya dari sumber cahaya standar adalah kandela. Kuat penerangan sebesar 1 lux dihasilkan oleh suatu sumber cahaya 1 kandela sejauh 1 meter.

Komponen utama pada instrumen ini adalah fotosel; yang resistansi listriknya akan berkurang dengan naiknya intensitas cahaya. Walaupun perubahan  resistansi begitu besar untuk perubahan intensitas cahaya  yang kecil, tetapi resistansi tidak sebanding dengan intensitas cahaya. Ada suatu cara untuk meluruskan  kurva dengan menggunakan suatu rangkaian khusus sehingga meter kumparan putar dapat dipakai untuk memperagakan intensitas cahaya, namun rangkaian ini tidak medah dibuat. Untunglah ada tipe transduser lain yang bisa membantu. Dia dikenal sebagai fotodioda.

Disebut fotodioda karena dua alasan;

pertama kakinya ada dua (dioda) dan arus mengalir padanya dengan mudah dalam satu arah dan sulit dalam arah lainnya.

Kedua, aliran arus pada arah yang sulit dapat berubah dengan adanya perubahan intensitas cahaya.

Yang terpenting untuk arus kecil yang lewat dioda sewaktu dibias terbalik adalah bahwa arus ini sebanding dengan intensitas cahaya apabila tegangan ditahan konstan. Arus bias terbalik sangatlah kecil dan berubah sesuai dengan tingkat pencahayaan dari sekitar 1 nanoamp di tempat gelap (nA atau 10 -9 A) sampai sekitar 1 miliAmp (mA atau 10-3) di tempat terang.

 

2. Noise intensity meter

Salah satu problem utama dalam mengukur derau adalah pendapat-pendapat yang berbeda tentang apa itu derau dan apakah enak didengar. Derau bagi seseorang mungkin merupakan musik bagi orang lain. Tentu saja, sebuah instrumen yang dipakai untuk mengukur intensitas derau tidak dapat menanggapi penilaian subyektif dan perbedaan psikologis pada setiap orang, meskipun didesain menirukan cara telinga manusia menanggapi frekuensi-frekuensi yang berlainan dan intensitas suara yang berlainan pula. Alat ukur intensitas derau dapat dilihat pada gambar 2.  Instrumen yang didesain untuk mengukur derau harus mempunyai kelakuan logaritmik supaya dapat melakukan respon yang sama seperti halnya telinga manusia. Sayangnya pada telinga kita terdapat karakteristik yang rumit yang harus dimasukkan dalam perhitungan. Karakteristik itu adalah respon frekuensi. Telinga manusia yang normal mampu melakukan respon frekuensi dalam suatu daerah dari 20 Hz sampai 16 Khz. Noise meter didesain untuk memerikan respon seperti pada telinga manusia dengan memasukkan sebuah penguat dalam rangkaian elektroniknya yang memberikan penguatan tegangan yang lebih kecil pada frekuensi rendah dan frekuensi tinggi. Penguat ini dikatakan diberi bobot yang menyenangkan pada frekuensi 1 Khz sampai 4 Khz, sehingga bobot skala tersebut diberi nama dBA pada alat ukur intensitas suara. Untuk nada yang berfrekuensi 100 Hz, efek yang dihasilkan pada noise meter memberikan
pembacaan dBA 19 dB yang lebih rendah daripada tekanan suara seungguhnya.

Gambar 2. Noise intensity meter

Yang pertama dibutuhkan adalah transduser yang mengkonversikan perubahan pada tekanan yang berkaitan dengan suara ke dalam bentuk sinyal listrik yaitu mikropon. Sinyal dari mikropon diumpankan ke dalam penguat elektronik yang menghasilkan penguatan sinyal dari frekuensi 1 KHz sampai frekuensi 4 KHz seperti halnya yang dilakukan oleh telinga kita. Skala yang dihasilkan dikalibrasi dalam dBA. Sebelum meter dioperasikan, sinyal-sinyal listrik berfrekuensi audio ini perlu diolah lebih lanjut. Mereka perlu disearahkan sehingga dapat mengoperasikan meter dc dan mereka juga perlu dilemahkan sehingga sound meter terbaca dalam skala dBA, contoh dari 45 dB sampai 60 dB, dari 55 dB sampai 70 dB dan seterusnya.
Mendesain suatu noise meter yang tidak kasar, berdaya guna serta akurat cukup rumit.

 

3. Strain gauge

Untuk mengukur perubahan kecil pada benda tegar akibat gaya yang bekerja padanya, maka dipakai transduser yang disebut strain gauge.
Alat Ukur Regangan (Strain gauge) telah digunakan selama bertahun tahun dan merupakan dasar dari elemen untuk berbagai tipe sensor termasuk pressure sensors, load cells, torque sensors, position sensors, dll. Strain gauge diperlihatkan pada gambar 3.  yang terdiri atas lembaran logam tipis yang dihubungkan dengan rangkaian luarnya

Gambar 3. Strain Gauge

Lempengan Strain Gauge ini bekerja dengan cara menempelkannya pada permukaan benda yang akan diukur regangannya. Karena benda membengkok, memanjang atau mengerut, maka demikian pula dengan Strain Gauge. Sekarang bila konduktor logam terentang maka resistansinya akan naik dan bila dia dikompresi maka resistansinya akan berkurang. Kenyataannya resistansi konduktor adalah berbanding lurus dengan panjangnya l dan berbanding terbalik dengan luas penampangnya A. Resistansi strain gauge pada umumnya berkisar di antara 60 samapai 2000, tapi nilai yang paling umum adalah 120. Saat ini telah diproduksi strain gauge yang memiliki presisi pengukuran yang cukup tinggi yang dikenal sebagai mikro dan optical strain gauge.

Catatan :

Modul lengkap dapat didownload di http://simpatikunisma.net/  (Private untuk  mahasiswa Teknik Elektro UNISMA Bekasi).

Mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah ini , wajib mengerjakan tugas dan kuis di  http://simpatikunisma.net/

SIMPATIK UNISMA, Download Tutorial

Partai Tonggak Kemunculan Sang Legenda

Hari itu, di bulan Oktober 1956, dengan bernafsu Bobby Fischer mengambil tempat duduknya di Marshall Chess Club yang berlokasi di West Village, Manhattan, meninggalkan ibunya yang tertatih-tatih membuntutinya. Seluruh gerombolan yang mengandalkan lengan, otak, dan perangkat catur, telah berkumpul di dalam ruangan. Bobby termasuk salah satunya. Ia telah diundang untuk bertanding melawan 11 pecatur Amerika terbaik masa itu, pada turnamen yang dinamakan Rosenwald Memorial.

bobby-fischer 1957 - 13 tahun menang

Berbekal I.Q yang sangat tinggi (diperkirakan 181, lebih tinggi dibanding I.Q Einstein) dan memori otak yang luas (di mana ia menyimpan berbagai posisi dan analisa dari semua game/partainya yang sangat berharga tanpa kesulitan, sementara remaja tanggung seusianya tentunya sudah kelelahan selama duduk belajar di sekolah setengah harian), serta tanda-tanda keajaiban seorang anak yang membenci kegagalan dan baru saja belajar bagaimana menerima kekalahan tanpa menangis, bersiap-siaplah Bobby Fischer untuk berkompetisi dengan sekumpulan pria terpelajar berpakaian rapi yang mengenakan jas dan dasi. Bobby sendiri mengenakan kaus belang-belang tanpa krah, dengan potongan rambut pendek yang sepertinya jarang disisir (atau baru saja dipermainkan angin), penampilan pas dari seorang bocah laki-laki yang sedang tumbuh remaja. Tatapannya tajam, penuh rasa percaya diri, seolah ia menyimpan tongkat pemukul yang siap digunakan sewaktu-waktu… Lawan di seberangnya hari itu adalah Master Internasional bermasa depan cerah bernama Donald Byrne, berusia 26 tahun, dan sangat agresif dalam permainan catur. Gaya bermain Byrne adalah “no-draw” (tidak ada kompromi remis), sehingga membuat Byrne menjadi pemain paling berbahaya di Amerika.
Di beberapa buku catur yang sudah beredar luas mengenai Bobby Fischer & partai-partainya terdapat kesalahan redaksional yang semestinya diralat. Memang benar Donald Byrne beberapa kali berhadapan dengan Fischer, tetapi partai tonggak kemunculan Bobby Fischer bukan yang di Kejuaraan USA tahun 1963, melainkan yang berikut ini:
Byrne, D – Fischer, R [D97]
Rosenwald Memorial, New York, 1956
1.Nf3 Nf6 2.c4 g6 3.Nc3 Bg7 4.d4 0–0 5.Bf4 d5 6.Qb3 dxc4 7.Qxc4 c6 8.e4 Nbd7 9.Rd1 Nb6 10.Qc5 Bg4 11.Bg5 Na4 12.Qa3 Nxc3 13.bxc3 Nxe4 14.Bxe7 Qb6 15.Bc4 Nxc3 16.Bc5 Rfe8+ 17.Kf1 (diagram) 17…Be6 18.Bxb6 Bxc4+ 19.Kg1 Ne2+ 20.Kf1 Nxd4+ 21.Kg1 Ne2+ 22.Kf1 Nc3+ 23.Kg1 axb6 24.Qb4 Ra4 25.Qxb6 Nxd1 26.h3 Rxa2 27.Kh2 Nxf2 28.Re1 Rxe1 29.Qd8+ Bf8 30.Nxe1 Bd5 31.Nf3 Ne4 32.Qb8 b5 33.h4 h5 34.Ne5 Kg7 35.Kg1 Bc5+ 36.Kf1 Ng3+ 37.Ke1 Bb4+ 38.Kd1 Bb3+ 39.Kc1 Ne2+ 40.Kb1 Nc3+ 41.Kc1 Rc2# 0–1

lambang catur

Segera sesudah pertandingan dimulai, Bobby, memegang buah hitam, dengan cepat mengasumsikan Pertahanan Grünfeld, menyerahkan petak-petak sentrum untuk dikuasai sementara oleh bidak-bidak Byrne, yang nantinya akan menjadi target serangan baliknya dari sayap Menteri. Byrne dengan cepat melangkahkan Menteri-nya, sepertinya tidak ingin membuang-buang waktu untuk menekan habis posisi sang remaja ingusan. Namun, pada langkah ke-11, Bobby tidak saja mengancam Menteri Byrne, tetapi juga memberikan Kudanya secara cuma-cuma melalui lajur tepi – lajur a. Byrne agak bimbang melihat langkah “aneh” itu, tetapi posisi Menterinya memang canggung – mudah diserang dan diburu, maka setelah berpikir agak lama ia memilih mengamankan Menterinya terlebih dahulu.
Bobby mempunyai kebiasaan membungkuk mengawasi papan catur sambil menggigit-gigit kukunya dengan gugup, yang mana seolah-olah mencerminkan langkah-langkahnya tidak meyakinkan – sepertinya asal jalan. Byrne pasti masih mempunyai pilihan langkah lain yang lebih baik, tetapi karena ia terlambat mengamankan Rajanya dari tengah papan melalui rokade, tanpa disadari ia telah membukakan peluang serangan bagi sang remaja tanggung. Bobby segera menukar Kudanya dengan Kuda Byrne, dan memperoleh keuntungan satu bidak serta penguasaan petak sentrum. Dan kemudian: apa ini? Sang bocah-remaja dalam posisi terkena penggarpuan kualitas, sekonyong membuka selubung serangan balik dari divisi Panzer-nya. Kumpulan penonton berkerut dahi mencoba meneliti dan menganalisa partai itu, lalu saling berbisik-bisik, “Langkah anak itu aneh, sebentar lagi pasti dia akan menyerah karena kalah kualitas!” Sebagian besar penonton sependapat, dan berbisik, “Taktiknya tidak terlalu dalam, enak benar hari ini Byrne mendapat lawan seperti itu!”
Empat langkah kemudian, yang mana ia sendiri mengakui bahwa langkahnya itu adalah salah satu yang terbaik selama karirnya, Bobby membiarkan buah catur terkuatnya – yaitu Menterinya – yang sedang berada dalam ancaman Gajah Putih petak hitam dan malah menjalankan Gajah petak putihnya mundur untuk menantang pertukaran Gajah! Keberanian melangkahkan buah catur seperti itu, apalagi berasal dari bocah-remaja usia 13 tahun, sepertinya hal yang mustahil di masa itu (bahkan juga di masa kini) – seolah ada bisikan gaib yang menuntunnya… dan tampaknya sebagai isyarat awal bahwa sebuah talenta – atau sebuah keajaiban – yang tidak terduga, yang luar biasa, telah hadir di dunia catur… Sedangkan sesuatu hal aneh yang salah telah terjadi bagi Byrne hari itu! Sekalipun pecatur pemula, siapakah yang berani membiarkan Menteri-nya ditukar dengan Gajah dalam sebuah pertandingan resmi tingkat nasional?

bobby-fischer 1957 - 13 tahun

Ketika Byrne memukul Menteri itu tanpa berpikir lama-lama, menyangka Bobby telah melakukan blunder dan berharap komplikasi yang akan terjadi mampu diatasinya, ia telah menyegel nasibnya sendiri. Dengan pertukaran yang tidak seimbang, Bobby justeru telah menempatkan buah-buah caturnya dalam posisi yang akurat, menyiapkan badai serangan dahsyat – perpaduan kerjasama antara satu Kuda, dua Gajah, dan dua Benteng – guna membuka lajur dan diagonal, yang selanjutnya membawa Byrne masuk ke pusaran sekak berkali-kali tanpa mampu memberdayakan Menterinya yang sudah telanjur “mengungsi” ke tepian papan…
Partai itu selesai dalam 41 langkah. Awalnya Byrne gesit berburu mangsa seperti seekor tupai, dan mayoritas penonton pun berpihak untuk kemenangannya. Kemudian, dalam sejarah analisa dan peninjauan selanjutnya melalui masukan komputer, pengorbanan Menteri di langkah ke-17 itu betapa pun merupakan langkah yang paling kuat, meskipun teori tegas-tegas melarang menyerahkan buah catur terkuat Anda tanpa hasil nyata, apalagi dengan hanya mendapat imbalan Gajah! Tetapi komputer juga jelas tidak akan pernah menaruh Menteri di petak yang penuh resiko seperti yang dilakukan Bobby!
“Langkah-langkahnya” segera membuat Bobby Fischer menjadi bahan percakapan utama di dunia catur, bahkan selanjutnya menjadikannya semacam “dewa catur” dalam dongeng-dongeng pengisi waktu. Itulah awal kecemerlangannya, yang ternyata akan terus berkilau selamanya… Ia menciptakan langkah-langkah sederhana namun unik, menarik garis lurus dari seluruh masalah yang rumit, dan ketika perangkapnya telah menemukan mangsa, maka kita pun akan dapat melihat maksud dan tujuannya dengan jelas. Gaya caturnya sangat brilian: efisien, terorganisir, responsif dan kreatif.
Pada catatan Bobby hari itu, semua tampak sederhana. Apa yang dilangkahkan adalah apa yang direncanakannya. Ketika pertandingan selesai, tanpa terlihat tangannya mencoretkan kata “Mate-mat” yang sekilas terbaca seperti kata “Mute-bisu” di kertas notasinya, kemudian ia mengenakan jaket dan berlalu bersama ibunya. Ia berakhir di peringkat ke-8 pada Turnamen Rosenwald Memorial itu, dan Donald Byrne di peringkat ke-6, namun semua lawan Bobby adalah pecatur-pecatur tangguh di masa itu. Pada tahun depan, 1957, ia telah menjuarai Kejuaraan Catur Terbuka Amerika, dan tahun berikutnya ia memperoleh gelar Grandmaster pada usia 15 tahun – suatu pencapaian luar biasa, melesat bagai meteor – meninggalkan puluhan pecatur tangguh lainnya tanpa banyak cakap dan suara.
“MemBisu”. Mungkin itu kata yang cocok untuk menggambarkan dirinya… saat itu dan saat ini… sesuai coretannya di kertas notasi partai tonggak kemunculannya…
Diagram partai tonggak kemunculan sang legenda (D. Byrne – R. Fischer, Rosenwald Memorial, 1956) sesudah langkah putih–Byrne: 17.Kf1 (Raja ke f1). Selanjutnya giliran hitam–Fischer melangkah. Ia tidak memindahkan Menterinya yang berada di petak b6, yang sedang diancam oleh Gajah di petak c5, malah menarik mundur Gajahnya yang berada di petak g4 ke e6…
fischer 1957


PERTANDINGAN CATUR

Telah berlangsung pertandingan catur , berlokasi di kampus Universitas Islam “45” (Unisma) Bekasi dari tanggal 22 – 24 Juni 2009 yang diselenggararakan oleh Paguyuban Rakyat Pencinta Catur Bekasi. Acara berlangsung meriah, diikuti oleh 32 peserta dari karyawan, mahasiswa, dosen dan masyarakat umum. Panitia ( Nasir, Rohadi, Rustam (Ayah) dan Mamad ).

Peserta yang masuk semi final :
1. Andi Hasad / Dosen Teknik Elektro (Juara Grup A1)
2. Rahmadya Trias Handayanto / Dosen Teknik Komputer ( Juara Grup B1)
3. Agung / Mahasiswa FKSB (Juara Grup A2)
4. Uhen Rohendi / Karyawan Teknik (Juara Grup B2)

Hasil akhir :
Juara I : Andi Hasad
Juara II : Agung
Juara III : Uhen Rohendi
Juara IV : Rahmadya Trias Handayanto (berhalangan hadir di sesi perebutan tempat sebagai juara III dan IV)

catur 22-24 Juni 09 kecil oke1

Pertandingan ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan memajukan catur di lingkungan Bekasi umumnya dan di Kampus Unisma khususnya. Bravo untuk panitia dan selamat kepada para juara.

BOBBY FISCHER Si Manusia Catur

Fischer menjadi detonator bagi ide-ide baru di dunia catur. Seorang revolusioner yang revolusinya sampai sekarang masih berlangsung. Sulit dilukiskan secara pasti reaksi saya saat pertama kali mendengar nama Bobby Fischer. Namun namanya sudah akrab di telinga saat saya* masih kecil. Ketika dia mengalahkan Boris Spassky dan merebut gelar juara dunia tahun 1972, saya masih seorang pecatur ingusan berumur 9 tahun di daerah asal saya, Baku, Uni Sovyet.

bobby-fischer-3

Saya memang mengikuti pertandingan yang berlangsung. Koran-koran mewartakan secara besar-besaran pertandingan itu, meski belakangan semua pembaca sadar juara dunia Sovyet akhirnya kalah. Buku Fischer berjudul “My 60 Memorable Games” adalah salah satu buku catur pertama saya. Buku ini sendiri diterjemahkan dalam bahasa Rusia tanpa mengindahkan hak penulis akan royalti.

Pada tahun 1970-an, pelatih saya, Alexander Nikitin, membuat alur untuk menyusuri kemajuan catur saya sambil membuat sejumlah target yang harus saya capai. Elo rating di atas 2.500 adalah gelar grand master, elo rating 2.600 berarti saya masuk 10 besar dunia, sedangkan elo 2.700 artinya saya akan masuk ke lingkaran juara dunia. Dan di puncak itu semua adalah Bobby Fischer, dengan elo rating tertinggi 2.785.

Saya kemudian berhasil menjadi juara dunia pada tahun 1985. Tetapi visi Nikitin benar, bahwa saya harus bekerja keras. Saya sendiri harus bermain selama empat tahun penuh untuk melewati elo rating yang dibuat Fischer.

Sikap Fischer di papan catur atau di luar permainan menunjukkan ia praktis tak memiliki lawan yang setara kuatnya.

Sebelum Fischer, tak seorang pun pecatur siap bermain mati-matian untuk setiap partai. Sebelumnya tak ada seorang pun yang mau menghabiskan waktunya di dekat jarum jam catur untuk mendorong catur ke sebuah tingkat yang sama sekali baru. Namun Fischer melakukannya.

Pada masa kejayaan Fischer, setiap turnamen ia menangkan. Di Pusat Klub Catur Moscow, para pemain catur top Rusia memerlukan berkumpul untuk menganalisa strategi Fischer saat mengalahkan pecatur top Rusia, Mark Taimanov.

Seseorang grand master memperkirakan semestinya Taimanov menang karena ia memiliki kekuatan di pergerakan ratu. Namun David Bronstein, seorang penantang juara dunia tahun 1951, membantahnya, “Ah, kita tidak tahu persis apa yang akan Fischer lakukan.”

Tak lama kemudian, lembaga olahraga Sovyet memanggil Taimanov dan para master catur lain untuk mendiskusikan ketidakmampuan Taimanov mengalahkan pecatur Amerika. Bagaimana ia bisa gagal? Apakah ia tak tahu dia seorang pecatur yang dipilih mewakili negara? Boris Spassky akhirnya angkat bicara, “Saat kita semua kalah dari Fischer, apakah kita juga akan menginterogasi Fischer kenapa dia bisa terus-menerus menang?”

Setelah Perang Dunia kedua, Amerika tidak memiliki tradisi catur yang kuat. Di sana tradisi catur amat lemah, terbatas pada beberapa sekolah yang mendidik bakat-bakat muda. Sehingga bagi seorang pecatur Amerika, untuk mencapai level kejuaraan dunia di tahun 1950-an menunjukkan sebuah dedikasi pribadi yang luar biasa.

Kebangkitan Fischer mengatasi mesin catur Sovyet, yang berpuncak pada kemenangan Fischer atas Spassky di Reykjavic, Islandia, tahun 1972, tentunya membutuhkan upaya luar biasa besar.

Fischer sendiri memutuskan melepas gelar juara dunia caturnya tahun 1975. Pengunduran dirinya di masa lalu itu telah mempermalukan Uni Sovyet, yang saat itu diwakili oleh sosok Anatoly Karpov.

Akibat tindakan itu, Fischer mengalami isolasi dan kemurkaan. Fischer tak pernah bermain lagi hingga tahun 1992 saat mengalahkan kembali Spassky dalam pertandingan ulang yang diadakan secara rahasia. Setelah itu ia makin jarang bermain di depan publik.

Seperti telah mendapat restu dewa catur di pegunungan Olympus, ia tak lagi menemukan sebuah tujuan baru untuk melampiaskan kekuatan dan gairahnya pada catur.

bobby-fischer

Saya sering ditanya apakah saya pernah mendapat kesempatan bermain dengan Bobby Fischer. Jawabannya adalah tidak. Saya memang tidak pernah mendapat kesempatan itu.

Namun, meski ia kerap memandang saya sebagai bagian dari komplotan iblis kemapanan catur (FIDE) yang telah merampok gelarnya dan mencurangi dia, saya harus meminta maaf karena tak pernah punya kesempatan untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas sumbangan pribadinya bagi olahraga catur.

Belakangan, banyak penulis mempersoalkan melenyapnya Fischer dan mentalnya yang labil. Beberapa menyalahkan dia atas keputusannya menolak mempertahankan gelar juara dunianya, dengan menyebutnya sebagai sebuah tindakan blunder yang bodoh. Penekanan terlalu kuat terhadap orang yang pernah berada di puncak, selalu mengundang resiko.

Saya sendiri lebih suka mengenang sumbangan dan pencapaian globalnya ketimbang menelisik tragedi kehidupan pribadinya. Adalah sebuah keadilan bahwa Fischer menghabiskan hari-hari terakhir kehidupannya di Iceland, tempat bersejarah yang membuatnya menjadi pecatur terbesar dunia. Di sana ia akan selalu mengenang dan mencintai jalan terbaik yang pernah ia pilih: menjadi seorang pemain catur.

* Gary Kasparov, penulis buku “How Life Imitates Chess,” peringkat pertama catur sejak tahun 1985 sampai mengundurkan diri tahun 2005.

BOBBY FISCHER : PARTAI TONGGAK KEMUNCULAN SANG LEGENDA
Maka hari itu, di bulan Oktober 1956, dengan bernafsu Bobby Fischer mengambil tempat duduknya di Marshall Chess Club yang berlokasi di West Village, Manhattan, meninggalkan ibunya yang tertatih-tatih membuntutinya. Seluruh gerombolan yang mengandalkan lengan, otak, dan perangkat catur, telah berkumpul di dalam ruangan. Bobby termasuk salah satunya. Ia telah diundang untuk bertanding melawan 11 pecatur Amerika terbaik masa itu, pada turnamen yang dinamakan Rosenwald Memorial.

bobby-fischer 1957 - 13 tahun menang

Berbekal I.Q yang sangat tinggi (diperkirakan 181, lebih tinggi dibanding I.Q Einstein) dan memori otak yang luas (di mana ia menyimpan berbagai posisi dan analisa dari semua game/partainya yang sangat berharga tanpa kesulitan, sementara remaja tanggung seusianya tentunya sudah kelelahan selama duduk belajar di sekolah setengah harian), serta tanda-tanda keajaiban seorang anak yang membenci kegagalan dan baru saja belajar bagaimana menerima kekalahan tanpa menangis, bersiap-siaplah Bobby Fischer untuk berkompetisi dengan sekumpulan pria terpelajar berpakaian rapi yang mengenakan jas dan dasi. Bobby sendiri mengenakan kaus belang-belang tanpa krah, dengan potongan rambut pendek yang sepertinya jarang disisir (atau baru saja dipermainkan angin), penampilan pas dari seorang bocah laki-laki yang sedang tumbuh remaja. Tatapannya tajam, penuh rasa percaya diri, seolah ia menyimpan tongkat pemukul yang siap digunakan sewaktu-waktu… Lawan di seberangnya hari itu adalah Master Internasional bermasa depan cerah bernama Donald Byrne, berusia 26 tahun, dan sangat agresif dalam permainan catur. Gaya bermain Byrne adalah “no-draw” (tidak ada kompromi remis), sehingga membuat Byrne menjadi pemain paling berbahaya di Amerika.
Di beberapa buku catur yang sudah beredar luas mengenai Bobby Fischer & partai-partainya terdapat kesalahan redaksional yang semestinya diralat. Memang benar Donald Byrne beberapa kali berhadapan dengan Fischer, tetapi partai tonggak kemunculan Bobby Fischer bukan yang di Kejuaraan USA tahun 1963, melainkan yang berikut ini:
Byrne, D – Fischer, R [D97]
Rosenwald Memorial, New York, 1956
1.Nf3 Nf6 2.c4 g6 3.Nc3 Bg7 4.d4 0–0 5.Bf4 d5 6.Qb3 dxc4 7.Qxc4 c6 8.e4 Nbd7 9.Rd1 Nb6 10.Qc5 Bg4 11.Bg5 Na4 12.Qa3 Nxc3 13.bxc3 Nxe4 14.Bxe7 Qb6 15.Bc4 Nxc3 16.Bc5 Rfe8+ 17.Kf1 (diagram) 17…Be6 18.Bxb6 Bxc4+ 19.Kg1 Ne2+ 20.Kf1 Nxd4+ 21.Kg1 Ne2+ 22.Kf1 Nc3+ 23.Kg1 axb6 24.Qb4 Ra4 25.Qxb6 Nxd1 26.h3 Rxa2 27.Kh2 Nxf2 28.Re1 Rxe1 29.Qd8+ Bf8 30.Nxe1 Bd5 31.Nf3 Ne4 32.Qb8 b5 33.h4 h5 34.Ne5 Kg7 35.Kg1 Bc5+ 36.Kf1 Ng3+ 37.Ke1 Bb4+ 38.Kd1 Bb3+ 39.Kc1 Ne2+ 40.Kb1 Nc3+ 41.Kc1 Rc2# 0–1

lambang catur

Segera sesudah pertandingan dimulai, Bobby, memegang buah hitam, dengan cepat mengasumsikan Pertahanan Grünfeld, menyerahkan petak-petak sentrum untuk dikuasai sementara oleh bidak-bidak Byrne, yang nantinya akan menjadi target serangan baliknya dari sayap Menteri. Byrne dengan cepat melangkahkan Menteri-nya, sepertinya tidak ingin membuang-buang waktu untuk menekan habis posisi sang remaja ingusan. Namun, pada langkah ke-11, Bobby tidak saja mengancam Menteri Byrne, tetapi juga memberikan Kudanya secara cuma-cuma melalui lajur tepi – lajur a. Byrne agak bimbang melihat langkah “aneh” itu, tetapi posisi Menterinya memang canggung – mudah diserang dan diburu, maka setelah berpikir agak lama ia memilih mengamankan Menterinya terlebih dahulu.
Bobby mempunyai kebiasaan membungkuk mengawasi papan catur sambil menggigit-gigit kukunya dengan gugup, yang mana seolah-olah mencerminkan langkah-langkahnya tidak meyakinkan – sepertinya asal jalan. Byrne pasti masih mempunyai pilihan langkah lain yang lebih baik, tetapi karena ia terlambat mengamankan Rajanya dari tengah papan melalui rokade, tanpa disadari ia telah membukakan peluang serangan bagi sang remaja tanggung. Bobby segera menukar Kudanya dengan Kuda Byrne, dan memperoleh keuntungan satu bidak serta penguasaan petak sentrum. Dan kemudian: apa ini? Sang bocah-remaja dalam posisi terkena penggarpuan kualitas, sekonyong membuka selubung serangan balik dari divisi Panzer-nya. Kumpulan penonton berkerut dahi mencoba meneliti dan menganalisa partai itu, lalu saling berbisik-bisik, “Langkah anak itu aneh, sebentar lagi pasti dia akan menyerah karena kalah kualitas!” Sebagian besar penonton sependapat, dan berbisik, “Taktiknya tidak terlalu dalam, enak benar hari ini Byrne mendapat lawan seperti itu!”
Empat langkah kemudian, yang mana ia sendiri mengakui bahwa langkahnya itu adalah salah satu yang terbaik selama karirnya, Bobby membiarkan buah catur terkuatnya – yaitu Menterinya – yang sedang berada dalam ancaman Gajah Putih petak hitam dan malah menjalankan Gajah petak putihnya mundur untuk menantang pertukaran Gajah! Keberanian melangkahkan buah catur seperti itu, apalagi berasal dari bocah-remaja usia 13 tahun, sepertinya hal yang mustahil di masa itu (bahkan juga di masa kini) – seolah ada bisikan gaib yang menuntunnya… dan tampaknya sebagai isyarat awal bahwa sebuah talenta – atau sebuah keajaiban – yang tidak terduga, yang luar biasa, telah hadir di dunia catur… Sedangkan sesuatu hal aneh yang salah telah terjadi bagi Byrne hari itu! Sekalipun Donald Byrne adalah pecatur pemula, siapakah yang berani membiarkan Menteri-nya ditukar dengan Gajah dalam sebuah pertandingan resmi tingkat nasional?

bobby-fischer 1957 - 13 tahun

Ketika Byrne memukul Menteri itu tanpa berpikir lama-lama, menyangka Bobby telah melakukan blunder dan berharap komplikasi yang akan terjadi mampu diatasinya, ia telah menyegel nasibnya sendiri. Dengan pertukaran yang tidak seimbang, Bobby justeru telah menempatkan buah-buah caturnya dalam posisi yang akurat, menyiapkan badai serangan dahsyat – perpaduan kerjasama antara satu Kuda, dua Gajah, dan dua Benteng – guna membuka lajur dan diagonal, yang selanjutnya membawa Byrne masuk ke pusaran sekak berkali-kali tanpa mampu memberdayakan Menterinya yang sudah telanjur “mengungsi” ke tepian papan…
Partai itu selesai dalam 41 langkah. Awalnya Byrne gesit berburu mangsa seperti seekor tupai, dan mayoritas penonton pun berpihak untuk kemenangannya. Kemudian, dalam sejarah analisa dan peninjauan selanjutnya melalui masukan komputer, pengorbanan Menteri di langkah ke-17 itu betapa pun merupakan langkah yang paling kuat, meskipun teori tegas-tegas melarang menyerahkan buah catur terkuat Anda tanpa hasil nyata, apalagi dengan hanya mendapat imbalan Gajah! Tetapi komputer juga jelas tidak akan pernah menaruh Menteri di petak yang penuh resiko seperti yang dilakukan Bobby!
“Langkah-langkahnya” segera membuat Bobby Fischer menjadi bahan percakapan utama di dunia catur, bahkan selanjutnya menjadikannya semacam “dewa catur” dalam dongeng-dongeng pengisi waktu. Itulah awal kecemerlangannya, yang ternyata akan terus berkilau selamanya… Ia menciptakan langkah-langkah sederhana namun unik, menarik garis lurus dari seluruh masalah yang rumit, dan ketika perangkapnya telah menemukan mangsa, maka kita pun akan dapat melihat maksud dan tujuannya dengan jelas. Gaya caturnya sangat brilian: efisien, terorganisir, responsif dan kreatif.
Pada catatan Bobby hari itu, semua tampak sederhana. Apa yang dilangkahkan adalah apa yang direncanakannya. Ketika pertandingan selesai, tanpa terlihat tangannya mencoretkan kata “Mate-mat” yang sekilas terbaca seperti kata “Mute-bisu” di kertas notasinya, kemudian ia mengenakan jaket dan berlalu bersama ibunya. Ia berakhir di peringkat ke-8 pada Turnamen Rosenwald Memorial itu, dan Donald Byrne di peringkat ke-6, namun semua lawan Bobby adalah pecatur-pecatur tangguh di masa itu. Pada tahun depan, 1957, ia telah menjuarai Kejuaraan Catur Terbuka Amerika, dan tahun berikutnya ia memperoleh gelar Grandmaster pada usia 15 tahun – suatu pencapaian luar biasa, melesat bagai meteor – meninggalkan puluhan pecatur tangguh lainnya tanpa banyak cakap dan suara.
“MemBisu”. Mungkin itu kata yang cocok untuk menggambarkan dirinya… saat itu dan saat ini… sesuai coretannya di kertas notasi partai tonggak kemunculannya…
Diagram partai tonggak kemunculan sang legenda (D. Byrne – R. Fischer, Rosenwald Memorial, 1956) sesudah langkah putih–Byrne: 17.Kf1 (Raja ke f1). Selanjutnya giliran hitam–Fischer melangkah. Ia tidak memindahkan Menterinya yang berada di petak b6, yang sedang diancam oleh Gajah di petak c5, malah menarik mundur Gajahnya yang berada di petak g4 ke e6…
fischer 1957


PERTANDINGAN CATUR

Telah berlangsung pertandingan catur , berlokasi di kampus Universitas Islam “45” (Unisma) Bekasi dari tanggal 22 – 24 Juni 2009 yang diselenggararakan oleh Paguyuban Rakyat Pencinta Catur Bekasi. Acara berlangsung meriah, diikuti oleh 32 peserta dari Karyawan, Mahasiswa, Dosen Unisma dan masyarakat Umum. Panitia ( Nasir, Rohadi, Rustam dan Mamad ).

Peserta yang masuk semi final :
1. Andi Hasad, S.T., M.Kom. / Dosen Teknik Elektro (Juara Grup A1)
2. Rahmadya Trias, S.T., M.Kom. / Dosen Teknik Komputer ( Juara Grup B1)
3. Agung / Mahasiswa FKSB (Juara Grup A2)
4. Uhen Rohendi / Karyawan Teknik (Juara Grup B2)

Hasil akhir :
Juara I : Andi Hasad, S.T. M. Kom.
Juara II : Agung
Juara III : Uhen Rohendi
Juara IV : Rahmadya Trias, S.T., M. Kom. (berhalangan hadir pada saat pertandingan perebutan juara III dan IV, sehingga jurara III dinyatakan menang WO)

Pada pertandingan ini juara I mendapatkan hadiah 1 unit Handphone dan perangkat catur.

catur 22-24 Juni 09 kecil oke1

Pertandingan ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan memajukan catur di lingkungan Bekasi umumnya dan di Kampus Unisma khususnya. Bravo untuk panitia dan selamat kepada para juara

Kontes Robot Indonesia (KRI) 2009

KONTES ROBOT INDONESIA (KRI) 2009

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Kata “robot” diambil dari bahasa Ceko (Chech), yang memiliki arti “pekerja” (worker). Robot merupakan suatu perangkat mekanik yang mampu menjalankan tugas-tugas fisik, baik di bawah kendali dan pengawasan manusia, ataupun yang dijalankan dengan serangkaian program yang telah didefinisikan terlebih dahulu atau kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Jika sebelumnya robot hanya dioperasikan di laboratorium ataupun dimanfaatkan untuk kepentingan industri, di negara-negara maju perkembangan robot mengalami peningkatan yang tajam, saat ini robot telah digunakan sebagai alat untuk membantu pekerjaan manusia. Seiring dengan berkembangnya teknologi, khususnya teknologi elektronik, peran robot menjadi semakin penting tidak saja dibidang sains, tapi juga di berbagai bidang lainnya, seperti di bidang kedokteran, pertanian, bahkan militer. Secara sadar atau tidak, saat ini robot telah “masuk” dalam kehidupan manusia sehari-hari dalam berbagai bentuk dan jenis. Ada jenis robot sederhana yang dirancang untuk melakukan kegiatan yang sederhana, mudah dan berulang-ulang, ataupun robot yang diciptakan khusus untuk melakukan sesuatu yang rumit, sehingga dapat berperilaku sangat kompleks dan secara otomatis dapat mengontrol dirinya sendiri sampai batas tertentu.

Evolusi Robot Indonesia

Sejauh ini, belum ada data yang dapat memberikan kepastian mengenai kapan robot, sebagai teknologi, mulai dikembangkan di Indonesia. Namun mulai tahun 80-an, kebijakan nasional dalam pengembangan riset teknologi telah memberikan dukungan pada litbang permesinan otomatis dalam rangka mencermati dan menunjang Sumber Daya Manusia Indonesia yang memiliki minat dan kemampuan untuk menguasai teknologi robot. Salah satu wujud konkretnya adalah dikembangkannya sejumlah laboratorium, seperti MEPPO (Mesin Perkakas Teknik Produksi dan Otomatis) yang diprakarsai oleh BPPT bekerjasama dengan ITB, Industri strategis, serta LET (Laboratorium Elektronika Terapan) di LIPI.

Sejak dikembangkannya sejumlah laboratorium tersebut, beraneka macam permesinan otomatis / robot telah berhasil dikembangkan, diproduksi, serta dikomersilkan oleh berbagai industri, baik industri strategis maupun industri lainnya di Indonesia. Bahkan dalam pengembangan robot terbaru saat ini, telah dikembangkan jenis robot yang memiliki kemampuan untuk mengontrol seluruh sistem operasi suatu pabrik.

Sejak tahun 80an, pendayagunaan dan pemanfaatan permesinan otomatis telah dilakukan terutama melalui sejumlah industri strategis, di antaranya: PT PINDAD (sistem, peralatan, dll.), PT LEN Industri (IT, perangkat lunak, komputasi), PT Bharata dan PTBBI (pengecoran presisi untuk membuat bagian-bagian mesin), dll. Di samping itu, PT DI dan PT PAL, yang merupakan pengguna mesin otomatis, telah menguasai pengetahuan mengenai operasionalisasi robot untuk teknologi pesawat terbang dan teknologi perkapalan.

Kontes Robot Indonesia pertama kali diselenggarakan oleh Depdiknas tahun 1990. Sebelas tahun berikutnya, tepatnya pada tahun 2001, salah satu perwakilan dari Indonesia, yaitu tim B-Cak dari PENS-ITS telah berhasil mencapai prestasi yang spektakuler, yakni dengan keluar sebagai Juara Pertama pada Asia Pasific Broadcasting (ABU) Robocon yang diselenggarakan di Tokyo.

Pada tahun 2001 juga, Kementerian Ristek bersama dengan Depdiknas telah mempromosikan juara Kontes Robot Indonesia dalam pameran Ristek tahunan yaitu RITECH EXPO (Research, Inovation, Technology Expo) yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta. Dalam pameran tersebut terlihat respon positif dan antusiasme dari masyarakat.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, bersama dengan perguruan tinggi juga tidak pernah berhenti menfasilitasi mahasiswa, calon-calon pemimpin bangsa, mengembangkan kreatifitasnya, tentu dalam konteks menjawab mutu dan relevansi itu. Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) adalah salah satu modalitas untuk mengasah kreatifitas mahasiswa itu.

 Dalam KRI dan KRCI mahasiswa dengan teamworknya, termasuk juga didalamnya dosen pembimbing, penuh kompetitif menampilkan kreatifitas terbaik mereka, robot yang mampu berhasil melewati rintangan dengan cepat, saat di kago zone dan goal zone; serta robot tercerdas yang mampu menyelesaikan tantangan sesuai dengan divisi dan misinya. Di sini ada kerjasama dan pengaturan strategi. Untuk KRI, pemenang di tingkat nasional akan menjadi wakil Indonesia di ajang kontes robot Internasional Asia-Pacific Broadcasting (ABU) ROBOCON, dimana untuk tahun 2009 akan berlangsung di Tokyo, Jepang.

Video

 Awalnya hanya ada KRI, akan tetapi pasca KRI 2003, muncul pemikiran perlunya kontes robot serupa dengan kekhususan memiliki kecerdasan buatan. Maka semenjak 2004, lahirlah Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Format aturan KRCI ini mengacu pada trinity college, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat yang sudah tiga belas tahun berpengalaman mengadakan kontes serupa  (http://www.trincoll.edu/events/robot/rules/default.asp). Bagi pemenang di KRCI ini akan sangat berpeluang untuk mengikuti kontes serupa di tingkat Internasional yang akan diadakan di Trinity College  pada 2010 di Amerika Serikat.

 Untuk 2009, sama dengan tahun sebelumnya, kontes robot ini diadakan dalam dua tingkat pertandingan,  yaitu KRI dan KRCI tingkat regional dan tingkat nasional. Kontes di tingkat regional akan berlangsung pada bulan Mei di empat regional, yaitu regional 1 di Pekanbaru, regional 2 di Jakarta, regional 3 di Yogyakarta, dan regional 4 di Surabaya. Juara 1, II dan III di tingkat regional ini akan menjadi peserta kontes robot di tingkat nasional, dijadwalkan pada Juni 2009. Aturan kompetisi di tingkat regional sama dengan aturan di tingkat nasional. Lebih lengkap silahkan kunjungi http://DP2M-Dikti.net/

 Dalam KRI, satu tim mengacu pada aturan ABU ROBOCON terdiri atas tiga orang mahasiswa dan satu orang dosen pembimbing. Tim membuat satu robot pembawa manual, satu robot pembawa otomotis dan satu automatic-traveler-robot. Dua robot pembawa otomotasi dan robot pembawa manual bekerjasama membawa automatic-traveler-robot dalam sebuah tandu (kago) menuju goal zone melewati Mountain-Pass  (gunung) dan Woods (hutan). Sesampainya di goal zone, traveler-robot harus memukul tiga beduk dan yang tercepat memukul mendapatkan victory dan dinyatakan sebagai pemenangnya.

 Sementara itu di KRCI, dibagi dalam empat divisi, yaitu divisi senior beroda, divisi senior berkaki, divisi expert single, divisi expert battle. Divisi senior beroda dan divisi senior berkaki tingkat kesulitannya sedang di mana masing-masing robot menggunakan roda dan kaki sebagai alat gerak untuk mencari dan memadamkan api pada arena lapangan. divisi expert single merupakan devisi dengan tingkat kesulitan yang tinggi, dimana misi robot tidak hanya memadamkan, tapi juga menemukan bayi pada arena yang konfigurasinya acak. Khusus untuk tahun 2009 ini, Dikti memperkenalkan divisi baru, yaitu expert battle dengan mengadopsi IJE ROBOCON (Indonesia Japan Expo) Robot Contes 2008. Divisi juga adalah pengganti dari divisi expert Swarm. Dalam divisi expert battle ini mempertandingkan dua robot dari dua tim dalam satu arena untuk memadamkan api dan mengangkat dan memindahkan bayi.

Tim RoBot UNISMA menghadapi KRI-KRCI-KRSI 2009

Sumber  : dikti, wikipedia, eepis-its

Particle and Fibre Toxicology

Mesothelioma: Do asbestos and carbon nanotubes pose the same health risk?. Carbon nanotubes (CNTs), the product of new technology, may be used in a wide range of applications. Because they present similarities to asbestos fibres in terms of their shape and size, it is legitimate to raise the question of their safety for human health. Recent animal and cellular studies suggest that CNTs elicit tissue and cell responses similar to those observed with asbestos fibres, which increases concern about the adverse biological effects of CNTs. While asbestos fibres’ mechanisms of action are not fully understood, sufficient results are available to develop hypotheses about the significant factors underlying their damaging effects. This review will summarize the current state of knowledge about the biological effects of CNTs and will discuss to what extent they present similarities to those of asbestos fibres. Finally, the characteristics of asbestos known to be associated with toxicity will be analyzed to address the possible impact of CNTs.

Introduction
Carbon nanotubes (CNTs) have unique chemical and physical characteristics as a result of their nanostructure. CNTs may be used in a wide range of applications, in fields as diverse as electronics and medicine. Due to their widespread use, it is important to determine the safety of CNTs for the protection of ecological systems and human health. Research to investigate the biological effects of CNTs is advancing today in order to foresee and prevent their potentially harmful effects. CNTs have fibrelike characteristics in terms of their elongated shape, dimensions and aspect ratio. As particles with at least one dimension of less than 100 nm, they correspond to High Aspect Ratio Nanoparticles (HARN) . In light of the health impact of mineral fibres, especially the fibrogenic and carcinogenic potency of asbestos fibres, and the health and socio-economical tragedies caused by unregulated asbestos utilization, the increasing development and uses of CNTs have triggered concern about their potential toxicity. In recent years, several publications have reported the effects of CNTs. Most studies have concerned animal and cell responses, focusing primarily on respiratory diseases, especially the inflammatory effects in the lung. However, while inhalation is one important probable route of contamination, it must be kept in mind that there are other relevant routes of exposure. A severe primary cancer, malignant mesothelioma (MM), has been closely linked to asbestos exposure . Epidemiological and animal studies have shown that asbestos fibres are not the only fibres to be associated with a risk of MM development. Epidemiological studies have demonstrated a higher incidence of MM in populations exposed to asbestiform and non-asbestos fibres. Some manmade vitreous fibres have caused MM in animal experiments. The question of whether CNTs might potentially be linked to MM development justifies further research in this area. Moreover, on the basis of the literature, CNTs have already shown effects in animals and in cell systems that are similar to those observed with asbestos fibres. Two recent studies showed the occurrence of MM in genetically-modified cancer-sensitized mice and in conventional Fischer 344 rats exposed to CNTs by intraperitoneal or intrascrotal administration respectively. These initial results underline the urgent need for information to further our knowledge about CNTs’ potential to cause MM.

MM is a primary tumour of the serosas caused by the neoplastic transformation of mesothelial cells. In populations exposed to asbestos fibres, MM mainly occurs in the pleura, and to a lesser extent in the peritoneum and pericardium. MM is considered to be highly specific to asbestos exposure, and is found in from 60% to over 80% of cases. In France, the calculated risk of MM attributable to occupational asbestos exposure was estimated at 83.2% (95% CI 76.8 to 89.6) in men, and 38.4% (95% CI 26.8 to 50.0) in women. Many studies carried out to investigate pleural and mesothelial cell response to asbestos fibres have made it possible to reach sound hypotheses about the mechanism of action of asbestos fibres in neoplastic mesothelial cell transformation.
The aim of the present review is to explore whether our knowledge of the mechanism of action of asbestos fibres could offer a useful paradigm to provide a warning or predict the risk of CNTs, to interpret data on animal and cellular responses, and to evaluate their potential health effects. For the purposes of our discussion, we consider three points: (i) the fate of asbestos fibres following exposure; (ii) their effects on mesothelial cells and the biological mechanism associated with the cell response; (iii) the nature of the fibre parameters involved in the harmful effects, and their similarities with CNT characteristics. We begin with a summary of current knowledge on the toxicology of CNTs, then look at asbestos fibres’ mechanisms of action, focusing on carcinogenic effects at the pleural level. Finally, we address the similarities between asbestos and CNTs.

Toxicology of CNTs

Context of toxicological studies on CNT

Various kinds of CNTS have been the focus of toxicological studies. CNTs are heterogeneous in terms of their structure, impurities and physico-chemical properties. Both single-walled (SWCNTs) and multi-walled (MWC- NTs) CNTs have been examined in toxicological studies, including commercial and laboratory-made CNTs, whether purified or used as produced. The effects of CNTs have been investigated following in vivo exposure of rodents, and on several types of cells in culture. Most studies concerned pulmonary toxicity . Animal experiments mainly focused on inflammatory responses after exposure by intratracheal instillation or aspiration, or intraperitoneal injection. In vitro cell systems with several types of mammalian cells have been used to study inflammatory responses and genotoxicity. A few in vivo and in vitro studies were related to dermal toxicity, and some in vitro studies focused on neurons. Toxicity test systems on procaryotes were also used to assess genotoxicity. Here our focus will be on respiratory effects.


Biological effects of CNTs
Translocation
Biodistribution of CNTs after deposition in the lung or via other routes has been poorly investigated. A translocation of SWCNTs in various organs has been reported by several authors. In a recent study, MWCNTs deposited by intratracheal instillation in rats revealed clearance due to macrophage uptake and the lymphatic system without evidence of crossing the pulmonary barrier, six months after instillation. It can be noted that macrophage and lymphatic clearance was also demonstrated following administration or exposure to asbestos fibres. Erdely et al.  suggest that the release of soluble inflammatory factors could circulate to the vascular blood compartment after lung deposition of CNTs. The release of circulating factors must be taken into consideration to account for fibre effects. While asbestos fibres have been detected in the pleura, soluble molecules could also account for the pleural response , and genotoxicity may be due to clastogenic factors. Additional studies are needed to determine the pharmacokinetics of CNTs. Regarding the numerous varieties of CNTs associated with a broad scale of physical and physico-chemical properties, fundamental studies will be necessary to establish the parameters leading the translocation process. Biological effects on mesothelial cells In vivo effects on mesothelial cells Six recently-published studies concerned CNTs’ effects on mesothelial cells. Three reported findings from animal experiments and three from cell system studies. One animal experiment concerned the mesothelial cell inflammatory response and pathological changes after intraperitoneal injection. The authors exposed C57Bl/6 mice to four samples of MWCNTs of different sizes and aggregation states. There was one sample of “short” MWC-NTs (from NanoLab, Inc; mean diameter: 14.8 ± 0.5 nm; mean length: 1–5 μm); two samples of “long” MWCNTs (Long1, from Mitsui & Co.; mean diameter: 84.9 ± 1.9 nm; mean length: 40–50 μm [24% > 15 μm of length]; Long2 from Univ. Manchester; mean diameter: 165 ± 4.7 nm; mean length: 20–100 μm [84% > 15 μm of length]); and one sample of more tangled MWCNTs (from NanoLab, Inc.; mean diameter: 10.4 ± 0.3 nm; mean length: 5–20 μm), as well as carbon black. At the same time, two samples of amosite fibres were tested; these were short fibres (4.5% > 15 μm of length) and long fibres (50.4% > 15 μm of length) known to be differently pathogenic in rodents. In prior experiments, inhalation and intraperitoneal exposure in rats to long amosite fibres revealed greater pathogenicity than short fibres in terms of fibrosis and cancer. In the study reported by Poland et al., inflammation was assessed after injection of 50 μg of MWCNTs/mouse, after 24 h and seven days. The end points were quantification of inflammation in peritoneal lavage and histology of diaphragm. Only long samples of MWCNTs and of amosite produced inflammation and granulomas. Histological analyses revealed the occurrence of “frustrated phagocytosis” by macrophages. These results thus demonstrated some similarities between the responses to the long forms of amosite and MWCNTs. Several of the effects of asbestos were also found with CNTs. There were higher inflammatory responses with samples of long fibres. Only the samples that contained long fibres caused granulomas and “frustrated phagocytosis”.

(Marie-Claude F Jaurand*1,2 , Annie Renier1,2 and Julien Daubriac1,2 Address: 1 INSERM, U674, Fondation Jean Dausset – CEPH, Paris, F-75010, France and 2 Université Paris 7, Paris, F-75013, France)

Reparasi HP

REPARASI HP

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

1. Reparasi HP

Alat dan Bahan yang diperlukan untuk reparasi Hp adalah sebagai berikut :

Gambar 1. Peralatan Reparasi HP

1.    1.   Buku Skematik Hp

Buku skematik hp ini sangat diperlukan dalam melakukan reparasi untuk membaca jalur komponen hp. Fungsi: Untuk membaca Jalur Hp yang putus sehingga dapat dilakukan teknik jamper.

  1. 2.  Solder Uap (Blower)

Suatu alat yang wajib dimiliki oleh seorang teknisi Hp.

Alat ini juga sering disebut solder Uap karena memiliki Heater(panas) dan Air (udara) yang dapat kita atur panas tekanan udaranya. Fungsi: – Untuk mencairkan timah – Untuk mencabut/mengangkat dan mematri komponen(IC)

  1. 3.  DC Power Supply

Sumber tegangan yang Voltagenya bisa kita ukur sesuai dengan kebutuhan Hp, alat ini juga sering digunakan untuk mengecek kondisi Hp masih hidup atau tidak. Fungsi: – Untuk menganalisa tegangan (V) dan Ampere (A) atau yang sering disebut dengan analisa power supply.         – Untuk mengecek kerusakan pada ponsel

  1. 4.  Solder Manual

Solder yang digunakan tidak terlalu panas dengan daya 25 watt. Fungsi: Untuk mematri komponen

  1. 5.  Multitester

Alat ini sangat penting untuk dimiliki oleh seorang teknisi ponsel karena memiliki banyak manfaat untuk mengetahui masih bagus atau tidak. Fungsi: – Untuk mengukur komponen –  Untuk mengecek hubungan antar komponen (Jalur) –  Untuk Mengecek Batteray

  1. 6.  BGA Plate

Suatu alat yang sering digunakan oleh teknisi untuk menjepit PCB Ponsel agar tidak bergerak pada saat pelepasan/pemasangan komponen, biasanya terbuat dari besi berani. Fungsi: Untuk menjepit PCB

  1. 7.  Timah Paste

IC yang sering dicabut akan menyebabkan kaki IC menjadi pendek/hilang, maka perlu untuk membuat kaki IC yang sering disebut dengan teknik pengecoran kaki IC. Fungsi: Mencetak ulang kaki IC

  1. 8.  Solder Paste

Terkadang yang sering kita pakai akan meninggalkan kotoran/bekas timah yang akan mengakibatkan solder tidak panas. Maka mata solder perlu dibersihkan dengan timah paste. Fungsi: Untuk membersihkan mata solder

  1. 9.  Cairan IPA (Tiner Inpala)

Cairan ini sering digunakan oleh teknisi untuk membersihkan PCB Ponsel. Fungsi: Untuk membersihkan PCB

  1. 10. Kawat Jumper(Handsfree)

Kawat  ini digunakan untuk menghubungkan jalur yang putus (Jumper) atau lebih terkenal dengan sebutan teknik jumper. Fungsi: Untuk menjumper jalur yang putus

  1. 11. Tools kit

Separangkat obeng yang digunakan untuk membuka cassing ponsel    terdiri dari :

  • Obeng Variasi
  • Tang Siemens
  • Pinset lurus dan lengkung
  • ”U” untuk membuka cassing 7450
  • Obeng T6

     1.  12. Timah 0,3

Timah yang digunkan untuk mematri komponen berukuran kecil sebesar 0,3 Fungsi: Untuk mematri komponen

  1. 13.  Songka Padat / Fluks

Bahan ini digunakan pada saat melepas komponen/IC, dioleskan pada body komponen yang hendak dicabut. Fungsi: mempercepat pencairan timah.

  1. 14. Lampu Service

Lampu ini digunakan saat melakukan reparasi ponsel pada malam hari. Fungsi: Memberikan penerangan.

  1. 15. Cetakan kaki IC

Alat ini digunakan untuk mencetak ulang kaki IC

  1. 16. Pinset

Ada dua jenis pinset yang digunakan oleh teknisi ponsel yaitu pinset lengkung dan lurus. Fungsi: Untuk menjepit komponen pada saat hendak dilepas/dipatri.

 Gambar 2. Contoh PCB HP (Nokia 6600)

Referensi :

Arman Budi Djanir M.,  2004, Cara Praktis memperbaiki Ponsel, Gavamedia, Yogyakarta

Daniswara Soni, Riyan, 2006, Mencari dan Memperbaiki Kerusakan pada Handphone, Kawan Pustaka, Depok

Andi Hasad, 2004, Modul Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro (D3) UNISMA, Bekasi

Irawan Armin,  2005, Cara Praktis Jadi Teknisi Handphone, Fadillah Print, Surabaya

Tabloid Ponsel , Mazter  – Roaming

Bacaan terkait :

Blok Diagram dan Komponen HP

Perkembangan Teknologi Wireless

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI WIRELESS

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Evolusi teknologi akses berbasis wireline   diawali  dari  PSTN[1]    berkembang ke ISDN[2]  lalu  menuju ke DSL sebagai  antisipasi  komunikasi  broadband, sedangkan teknologi wireless berevolusi  dari  generasi  pertama (1G) yang analog, ke 2G yang digital dengan sistem yang terkenalnya GSM (Global Sistem  Mobile) berkembang ke GPRS (General Packet Radio Sistem), lalu berkembang ke 3G (W-CDMA)  dengan teknologi yang dikenal sebagai UMTS (Universal Mobile Telecommunication Sistem), lalu ke HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan LTE (Long Term Evolution).

Gambar 1. Komunikasi Selular

Teknologi wireless (tanpa kabel)  saat ini  diantaranya :

1. AMPS (Advance Mobile Phone System)

 AMPS merupakan generasi pertama pada teknologi seluler. System ini di alokasikan pada Band 800 Mhz, jaringan ini  menggunakan sirkuit   terintegrasi  yang sangat besar yang terdiri dari Computer Dedicated dan System Switch. AMPS menggunakan range frekuensi antara 824 Mhz – 894 Mhz yang diperuntukan pada ponsel analog. Teknologi ini sudah  ditinggalkan  sejak  munculnya teknologi selular berbasis digital.

 2. GSM (Global System Mobile)

GSM merupakan generasi kedua setelah AMPS, GSM pertama kali dikeluarkan  pada tahun 1993 dengan diadopsi oleh beberapa negara seperti Afrika Selatan, Austaralia, Timur Tengah, dan Amerika Utara. GSM adalah system telekomunikasi bergerak dengan menggunakan system seluler digital. GSM mempunyai frekuensi 900 Mhz selain itu GSM juga menggunakan  frekuensi  1800 Mhz dengan nama Personal Communication Network. GSM juga  menyediakan  layanan untuk mengirimkan data dengan kecepatan  tinggi yang menggunakan teknologi High Speed Circuit Switch Data (HSCSD) yang mengirimkan data sampai 64 Kbps hingga 100 Kbps. Di Indonesia jaringan GSM di tempati oleh PT. Telkomsel, Exelkomindo, Satelindo, dan Indosat.

 3.  CDMA (Code Divisition Code Access)

CDMA merupakan genarasi ketiga (3G). Teknologi telepon tanpa kabel sangat  dirasakan perkembangannya, dengan munculnya  berbagai macam  jenis    telepon     seluler. Perkembangan  CDMA tidak secepat perkembangan  GSM yang banyak diadopsi oleh sebagian besar operator di berbagai macam  Negara. Di Indonesia untuk jaringan CDMA ditempati oleh PT. Mobile-8, Telcom, Telkomflexy dan Esia.

Gambar 2. Standar Broadband Wireless Access (BWA)

Teknologi akses wireless untuk data juga berkembang diawali dari infrared untuk jangkauan yang sangat terbatas, Bluetooth, kemudian yang dikenal  luas saat ini Wifi atau Wireless LAN standar IEEE 802.11, dan yang terkini teknologi Broadband Wireless Access (BWA) WiMax  berdasarkan  standar IEEE 802.16.

Telepon selular  atau  akrab  disebut  Handphone  (HP) merupakan gabungan   dari   Teknologi Radio yang diintegrasikan dengan  Teknologi  Komunikasi  Telepon. Telepon pertama kali    ditemukan dan diciptakan  oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, sedangkan   komunikasi  tanpa  kabel  (wireless) ditemukan   oleh Nikolai Tesla pada tahun 1880 dan diperkenalkan oleh Guglielmo   Marconi.

Catatan :

Materi Kuliah selengkapnya dapat didownload di  http://simpatikunisma.net/  (Private untuk  mahasiswa Teknik Elektro UNISMA Bekasi)

Semua mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah ini , wajib mengerjakan tugas dan kuis di  http://simpatikunisma.net/

[1] PSTN (Public Switching Telephone Network) adalah jaringan telepon yang disediakan untuk digunakan umum, dalam praktek sehari-hari sering  disebut  Sentral Telepon Otomat (STO).

[2]ISDN (Integrated Services Digital Network), jaringan digital pelayanan terpadu, evolusi lebih lanjut dari jaringan  terlepon biasa dan merupakan   penyatuan   berbagai macam layanan. Jaringan digital yang mampu      memberikan berbagai macam jasa pelayanan telekomunikasi (suara, gambar, data digital, text, video, faks)  melalui suatu antarmuka (interface) standar yang berlaku di seluruh dunia.

Menghemat Listrik

Untuk menghemat biaya rumah tangga, anda dapat memulainya dengan menghemat listrik. Langkah berikut ini mudah-mudahan membantu.

I.1 LAMPU

I.1.1 Ganti Lampu Pijar dengan Lampu Hemat Energi

Langkah penghematan energi pada bagian penerangan (lighting) yang dapat langsung dilakukan adalah dengan cara mengganti lampu pijar berdaya besar dengan lampu hemat energi (LHE) dengan luminasi cahaya sama terangnya namun daya lebih rendah. Penghematan energi dengan metode ini dapat menghemat pemakaian daya 50-70% lebih rendah.

I.1.2 Penggunaan Ballast Dengan Losses Rendah

Pada lampu penerangan yang menggunakan ballast, dapat dilakukan langkah penggantian ballast yang memiliki rugi-rugi besar dengan ballast yang memiliki rugi-rugi lebih rendah.

I.1.3 Optimasi Flux dalam Penggunaan LHE

Penerangan dapat menimbulkan panas yang berlebihan pada suatu ruangan. Gunakan lampu dengan tipe compact fluorescent (CFL) yang hanya mengkonsumsi 75% energi dan menimbulkan 70-80% lebih sedikit panas. Lampu pijar biasa memberikan 10% penerangan dan 90% panas sedangkan lampu compact fluorescent memberikan 90% cahaya dan 10% panas. Untuk disesuaikan juga lampu yang dipakai dengan tingkat luminasi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

I.2 PENDINGIN UDARA (AIR CONDITIONER)

I.2.1 Gunakan Timer

Untuk sistem pendingin terpusat dan peralatan pendingin terpisah, pasanglah sebuah thermostat yang dilengkapi dengan penanda waktu (timer). Masukkan setting timer agar mengoperasikan pendingin hanya pada waktu diperlukan.
I.2.2 Setting Temperatur Secara Optimal

Operasikan setting pendingin pada suhu 25 oC sehingga tingkat kenyamanan tersedia dan pemakaian energi terjaga.
I.2.3 Jangan Mendinginkan Ruangan Tidak Perlu

Pasanglah sistem pendinginan terpusat (AC Sentral) hanya untuk ruangan-ruangan yang memerlukan pendinginan. Untuk ruangan tertentu dimana pendingin tidak diperlukan pada waktu yang lama, akan lebih ekonomis bila mempergunakan AC window atau AC portable.
I.2.4 Sesuai Kapasitas Dengan Luas Ruangan

Evaluasi apakah ukuran peralatan pendingin sesuai dengan luas ruangan yang didinginkan. Penggunaan kapasitas peralatan pendingin yang lebih kecil dari luas ruangan akan membuat alat pendingin bekerja terlalu berat namun kenyamanan ruangan tidak tercapai.
I.2.5 Ganti Pendingin Berusia Tua

Pada peralatan pendingin (AC) berusia lebih dari 10 tahun, pemakaian energi akan lebih besar 30-50% dibandingkan dengan peralatan pendingin terkini. Untuk itu, laksanakan program penggantian peralatan pendingin (AC) dengan pendingin hemat energi dengan teknologi terbaru. Saat membeli, perhatikan rating SEER (System Energy Efficient Rating) dari peralatan pendingin. Sebuah AC paling tidak mempunyai rating SEER tingkat 13 dari tingkatan maksimum yang mencapai 19.
I.2.6 Bersihkan Filter Secara Rutin

Pada saat pemeliharaan rutin, pastikan untuk selalu membersihkan filter udara. Filter yang kotor akan membuat pendingin bekerja lebih berat dan mengkonsumsi lebih banyak energi.
I.2.7 Penempatan Kondensor

Pada bagian Kondensor, akan lebih baik bila kondensor diletakkan pada tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Energi yang dikonsumsi peralatan pendingin akan lebih rendah 10% pada kondensor yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
I.2.8 Kebersihan Lingkungan Kondensor

Pastikan ruang disekeliling kondensor bersih dari rumput, barang atau sampah yang dapat mengganggu sirkulasi udara. Terganggunya sirkulasi udara dapat menyebabkan kondensor mengkonsumsi lebih banyak energi.
I.2.9 Pemasangan Fan

Selain pendingin udara, gunakan juga fan atau kipas angin pada ruang-ruang tertentu yang tidak mutlak menggunakan pendingin (AC). Kipas angin dapat menurunkan suhu ruangan sampai 5 oC lebih rendah sehingga akan mengurangi penggunaan AC.

I.2.10 Pastikan Arah Putaran Kipas

Pastikan arah putaran kipas terarah kebawah yang akan langsung mendinginkan tubuh orang dibawah serta membawa udara panas pergi dari ruangan. Bila putaran kipas terarah menghisap ke atas tidak banyak berpengaruh pada penurunan suhu ruangan. Putaran kipas keatas akan membawa udara panas diatas turun dan menyebabkan tubuh merasa kegerahan.
I.3 PEMANAS AIR (HEATER)

I.3.1 Setting Temperatur

Turunkan setting temperatur pemanas air sampai maksimal 120 oC. Pada suhu tersebut, air sudah dalam keadaan mendidih dan bakteri pada air sudah mati sehingga air cukup steril untuk digunakan.
I.3.2 Bersihkan Endapan

Secara rutin bersihkan endapan yang ada dalam tabung pemanas dengan mengalirkan air secara lebih laju. Tindakan ini akan dapat meningkatkan effisiensi pemanas dan mengurangi konsumsi listrik atau gas.
I.3.3 Isolasi Panas

Pastikan isolasi panas pada alat pemanas masih terpasang dengan baik. Isolasi akan mencegah panas yang ditimbulkan heater terbuang percuma di udara. Pemasangan isolasi yang baik akan meningkatkan efisiensi pemanas.

I.4 PERALATAN KOMPUTER

I.4.1 Timer untuk Turn Off

Configure your monitor to turn off after 20 minutes (or less) of inactivity, and your hard drive to turn off after 30 minutes of inactivity.
I.4.2 Mode Operasi Standby

Matikan komputer, monitor dan printer saat anda pergi atau aktifkan mode operasi standby setiap saat anda meninggalkan kantor lebih dari dua jam. Mengaktifkan screen saver bukan suatu langkah penghematan energi, monitor akan tetap beroperasi secara penuh.
I.4.3 Membeli Komputer Baru

Bila membeli komputer baru, pertimbangkanlah untuk membeli laptop bila memungkinkan. Laptop memakai lebih sedikit energi dibandingkan dengan komputer desktop dan cenderung lebih cocok untuk kebanyakan orang, kecuali bila banyak dipakai untuk mengetik. Pertimbangkan untuk membeli monitor tipr flat panel karena hanya menggunakan 1/3 energi dibandingkan dengan monitor biasa.
I.4.4 Sistem Operasi

Beberapa operating system seperti Windows ME dan Windows 2000 memiliki fitur “system hibernate”, yang dapat merekam sebelum dimatikan. Saat komputer kembali diaktifkan, seluruhnya kembali pada keadaan semula.

I.5 ESCALATOR DAN LIFT

I.5.1 Penggunaan Sensor Operasi Pada Escalator

Penghematan energi dapat dilakukan dengan mengatur operasi eskalator pada saat tidak ada orang yang menggunakannya. Untuk itu, perlu dilakukan pengaktifan mode operasi standby pada saat tidak ada orang yang menggunakan eskalator. Pengaktifan mode standby ini dapat dilakukan pada eskalator untuk lokasi tertentu, jam operasi tertentu dan hari operasi tertentu disesuaikan dengan ritme tingkat kepadatan pengguna.

I.5.2 Pengaturan Kecepatan Pada Escalator

Pada operasi eskalator, daya yang dikonsumsi oleh peralatan bergantung pada jumlah orang yang menjadi beban dan pada kecepatan jalan eskalator. Pada Gambar dibawah ini terlihat bahwa pada kecepatan menentukan jumlah energi yang diperlukan. Penyesuaian kecepatan yang tepat akan dapat memberikan penghematan energi dengan tetap menjaga kenyamanan pengguna.

I.5.3 Optimasi Setting Beban Penyeimbang Pada Lift

Pada peralatan lift biasa terpasang beban penyeimbang untuk operasi dari lift. Beban penyeimbang tersebut umumnya disetel pada setting 50% dari beban maksimum lift. Dari beberapa pengukuran, setting beban penyeimbang dapat disetel pada 35% beban maksimum lift yang akan dapat menghemat energi listrik sampai 13%. Pada gambar dibawah ditampilkan pemakaian energi oleh lift pada operasi naik dan turun dan pada variasi beban berbeda.

I.6 BANGUNAN GEDUNG

I.6.1 Eksterior Gedung

Untuk warna bagian eksterior gedung, utamakan penggunakan warna-warna cerah. Merujuk pada beberapa literatur, warna gelap pada eksterior gedung dapat meningkatkan biaya pendingin sampai 20% dibandingkan dengan gedung yang menggunakan warna cerah.
I.6.2 Tempatkan Tanaman Peneduh

Penempatan tanaman peneduh pada tempat yang tepat dan biasa terekspose sinar matahari akan dapat mengurangi suhu didalam ruangan sampai 20% dan mengurangi pemakaian energi sampai 40%.

I.6.3 Memasang Solar Screen

Solar Screen atau layar penahan sinar matahari adalah sebuah jaring-jaring yang dapat lebih memantulkan sinar matahari dibandingkan dengan tirai biasa. Pilihlah screen atau layar yang tidak terlalu menahan banyak cahaya agar pencahayaan didalam ruangan tetap terjaga.
I.6.4 Memasang Lapisan Film Pemantul

Merujuk pada Komisi Energi California, 30% dari kebutuhan pendinginan bangunan tergantung dari seberapa besar energi sinar matahari yang masuk melalui kaca. Lapisan film pemantul akan memantulkan panas sinar matahari dari jendela dan menahan 40-60% panas tanpa mengurangi terang cahaya yang masuk kedalam ruangan.

Maternal exposure to nanoparticulate titanium dioxide

Nanotechnology is developing rapidly throughout the world and the production of novel man-made nanoparticles is increasing, it is therefore of concern that nanomaterials have the potential to affect human health. The purpose of this study was to investigate the effects of maternal exposure to nano-sized anatase titanium dioxide (TiO2 ) on gene expression in the brain during the developmental period using cDNA microarray analysis combined with Gene Ontology (GO) and Medical Subject Headings (MeSH) terms information.

Results: Analysis of gene expression using GO terms indicated that expression levels of genes associated with apoptosis were altered in the brain of newborn pups, and those associated with brain development were altered in early age. The genes associated with response to oxidative stress were changed in the brains of 2 and 3 weeks old mice. Changes of the expression of genes associated with neurotransmitters and psychiatric diseases were found using MeSH terms.

Conclusion: Maternal exposure of mice to TiO2 nanoparticles may affect the expression of genes related to the development and function of the central nervous system.

The small size of nanoparticles can bestow unique trans­locational properties . It has been reported that nano-sized elemental carbon particles (36 nm) inhaled by adult rats were translocated into extrapulmonary organs, such as liver. A subsequent study showed that intranasally instilled carbon black nanoparticles can be translocated to the central nervous system, including cerebrum, cerebel­lum, and olfactory bulb via the olfactory nerve . In a recent study, Takeda et al.  found that TiO2 nanoparti­cles administrated subcutaneously to pregnant mice were transferred from the mother to the fetal brain, and induced apoptosis in the mitral cells of the olfactory bulb of mice exposed maternally to the nanoparticles. Fetal brains are easily affected by blood-borne substances, including nano-sized materials, to a much greater extent than adult brains because the development of the blood-brain barrier in the fetal brains is incomplete . Taking these observations into consideration, functional altera­tions of the central nervous system induced by maternal exposure to nanoparticles need to be investigated. To ana­lyze the effect of maternal exposure to TiO2 nanoparticles on the early stages of development of the brain, we used microarray technology and gene expression profiles by functional annotation of genes using Gene Ontology (GO) terms and Medical Subject Headings (MeSH) terms.

Methods

Titanium dioxide nanoparticles

TiO2 nanopowder (particle size 2570 nm; surface area 2025 m2/g; crystal form anatase) was purchased from Sigma-Aldrich Japan Inc. (Tokyo, Japan) and used as TiO2 nanoparticles. The nanopowder was suspended in saline (Otsuka Pharmaceutical Factory Inc., Tokushima, Japan) with 0.05% (v/v) Tween 80 and sonicated for more than 30 minutes immediately before administration.

Animals and treatments

Pregnant ICR mice, purchased from Japan SLC Inc. (Shi­zuoka, Japan), were housed in a room under controlled temperature (23 ± 1 °C), humidity (55 ± 5%) and light (12 h light/12 h dark cycle with light on at 8:00 a.m.) with ad libitum access to food and water. Pregnant mice were transported carefully to minimize stress factors by Sankyo Labo Service Co., Inc (Tokyo, Japan). All animals were handled in accordance with institutional and national guidelines for the care and use of laboratory animals.

A 100 μL volume of TiO2 suspended at 1 μg/μL was injected subcutaneously into pregnant mice (n = 15) on gestational days 6, 9, 12, and 15 for the exposure group, while 100 μL of vehicle alone was injected into pregnant mice (n = 14) as a control group. Brain tissue was obtained from male fetuses on embryonic day (ED) 16 (n = 8/group) and from male pups on postnatal days 2 (n = 10/group), 7 (n = 10/group), 14 (n = 9/group), and 21 (n = 9/group).

Total RNA extraction

Whole brains were immediately frozen in liquid nitrogen and kept at -80 °C. Frozen tissue was homogenized and extracted with Isogen (Nippon Gene Co., Ltd., Tokyo, Japan) while well stirred by a Vortex-Genie 2 (Scientific Industries, Tokyo, Japan). Total RNA was isolated accord­ing to the manufacture’s protocol and suspended in TE buffer (10 mM Tris-HCl, pH 8.0, 1 mM EDTA).

Complementary DNA microarray analysis

Figure 1. Summary of the extracted terms with genes differentially expressed in the maternal TiO2 exposure group.RNAs for microarray analysis were pooled for each group, purified using the RNeasy Micro Kit (Qiagen, Hilden, Ger­many) and reverse-transcribed to yield complementary DNA (cDNA) labeled with the fluorescent dye Cy3 or Cy5 using the SuperScript Indirect cDNA Labeling Core Kit (Invitrogen, CA, USA) and the SuperScript Indirect cDNA Labeling System Purification Kit (Invitrogen). Cy3- and Cy5-labeled samples were purified using the CyScribe GFX Purification Kit (GE Healthcare Bio-Sciences, Little Chalfont, UK). The generated targets were mixed and sub­jected to hybridization to an NIA mouse 15 K Microarray v2.0 (AGC Techno Glass Co. Ltd., Chiba, Japan) consist­ing of 16, 192 gene probes. Microarrays were scanned with two different photomultiplier sensitivities by a ScanArray (Packard BioChip Technologies, MA, USA). The scanner output images were normalized and signal quantification was performed using ScanArray Express (Perkin Elmer, MA, USA) and TIBCO Spotfire (TIBCO Software Inc., CA, USA). Normalization was used so that the overall inten­sity ratio of Cy3 and Cy5 was equal to 1. Statistical analy­sis was done with analysis of variance (ANOVA) and the level of statistical significance was set at P < 0.05.

Functional analysis of microarray data with gene annotation

A total of 37 GO terms and 66 MeSH terms associated with anatomy, brain development and associated pep­tides, neurotransmitters, hormones, behavior and psycho­logical phenomena, brain related disorders, oxidative stress, inflammation, and cell death were selected ; and 2838 and 3625 genes were annotated by GO and MeSH terms, respectively, using the gene reference database PubGene (https://server.pubgene.com/online/  PubGene/, Pub Gene AS, Oslo, NOR). These annotations were updated in April, 2008. The genes for which upregu­lation and downregulation were detected were catego­rized with GO and MeSH terms. The enrichment factor for each category was defined as (nf/n)/(Nf/N), where nf is the number of differentially expressed genes within the category, n is the total number of genes within that same category, Nf is the number of differentially expressed genes on the entire microarray, and N is the total number of genes on the microarray. Statistical analysis was per­formed using Fisher’s exact test with hypergeometric dis­tribution and the level of statistical significance was set at P < 0.05.

(Midori Shimizu , Hitoshi Tainaka , Taro Oba , Keisuke Mizuo , Masakazu Umezawa and Ken Takeda, Department of Hygienic Chemistry, Faculty of Pharmaceutical Sciences, Tokyo University of Science, Chiba 278-8510, Japan and Research Center for Health Sciences of Nanoparticles, Research Institute for Science and Technology, Tokyo University of Science, Yamazaki 2641, Noda-shi, Chiba 278-8510, Japan)

On-wire lithography: synthesis, encoding and biological

On-wire lithography: synthesis, encoding and biological applications 

The next step in the maturing field of nanotechnology is to develop ways to introduce unusual architectural changes to simple building blocks. For nanowires, on-wire lithography (OWL) has emerged as a powerful way of synthesizing a segmented structure and subsequently introducing architectural changes through post-chemical treatment. In the OWL protocol presented here, multisegmented nanowires are grown and a support layer is deposited on one side of each nanostructure. After selective chemical etching of sacrificial segments, structures with gaps as small as 2 nm and disks as thin as 20 nm can be created. These nanostructures are highly tailorable and can be used in electrical transport, Raman enhancement and energy conversion. Such nanostructures can be functionalized with many types of adsorbates, enabling the use of OWL-generated structures as bioactive probes for diagnostic assays and molecular transport junctions. The process takes 13–36 h depending on the type of adsorbate used to functionalize the nanostructures.

INTRODUCTION
Over the past few decades, nanowires and nanorods (the former typically have a smaller diameter and larger aspect ratio, but the terms are often used interchangeably) have become a major  research area because of their unusual properties and potential utility in a variety of technologies. Similar to their zero-dimensional counterparts (e.g., nanoparticles and quantum dots), they can now be synthesized and fabricated by many methods including solution-phase synthetic methods, vapor–liquid–solid growth  processes and nanolithographic techniques. These first-generation nanowires/rods have provided important fundamental insight into many important scientific problems. However, the development of wire structures with greater architectural complexity (including multiple segments made of different chemical compositions, branched structures, surface coatings and in-wire doping) has led to materials for novel applications, has helped develop physical models of electron and optical transport and has created new synthetic challenges . In addition to control over the diameter, length and composition of such structures (factors that dramatically influence their physical properties), introducing positive and negative features (e.g., disks shapes or gaps) along the long-wire axes would produce structures with even greater flexibility. In this regard, development of methods for nanowire fabrication and manipulation that are analogous to many powerful types of two-dimensional nanolithographies (e.g., electron beam lithography , nanoimprint lithography and dip-pen nanolithography) could dramatically increase the scope and utility of such structures. For example, controlling the substructure of one-dimensional nanomaterials will lead to materials with additional functionalities (e.g., plasmonic signatures), which may prove useful in fields such as biodiagnostics, data encoding and light manipulation. This is especially true from a biodetection standpoint where appropriately functionalized plasmonic and electronic materials have been shown to be powerful sensing , detection  and even therapeutic agents. Recently, our group has developed an approach to synthesize nanowires and subsequently to introduce positive and negative architectural features along the long axis of the wire with a high degree of precision and reproducibility20 .

This method, termed onwire lithography (OWL), is based on the selective electrodeposition and etching of multicomponent nanowires and allows one to control feature composition and size from the sub-5 nm to many micrometer length scale (Fig. 1). It also allows one to make structures that would be difficult, if not impossible, to fabricate through any other technique . In addition, structures produced through OWL are dispersible in a wide range of common solvents, which allows for a host of applications not possible with substrate immobilized nanostructures (e.g., dispersible barcodes  that can be solution processed and drop cast onto any substrate or device of choice for covert tracking or tagging). OWL has been used to fabricate catalytic nanomechanical systems, high-throughput devices for the study of molecular electronics , structures that facilitate light harvesting and energy transfer  and novel systems for probing the physical underpinnings of the well-known surface-enhanced Raman spectroscopy (SERS) phenomenon .

The OWL technique has even been used to prepare unusual nanogap structures called ‘nanodisk codes’ and electrical ‘nanotraps’. The nanodisk codes consist of pairs of disks oriented along the long wire axis with gaps between the disks forming hotspots for Raman spectroscopy enhancement . These structures, when functionalized with the appropriate dyes, can be utilized in a novel encoding system where information is stored on the basis of the number and position of the disk codes and the types of dyes they have on their surfaces. They have been used as dispersible taggants and biological labels for high-sensitivity Raman-based molecular diagnostic assays. The electrical nanotrap consists of a nanowire with a nanometer-scale gap, which can be used to localize charged materials such as oligonucleotides with an appropriate electric field and simultaneously to enhance the Raman spectroscopic signal of materials that enter the gap . This type of  nanostructure is interesting for addressing and probing small quantities of materials that flow near the gap and has been demonstrated in the context of nucleic acids.

Figure 1| On-wire lithography protocol. A silver backing is evaporated onto an alumina template
(i). A sacrificial silver layer is electrochemically
deposited to ensure a clean connection to the
evaporated backing (ii). Multicomponent nanowires
are grown by electrochemical deposition (iii). The silver backing and alumina template are dissolved and the rods are dispersed onto a glass slide (iv). PECVD or PVD is used to deposit a backing material on one-half of each nanorod (v). The nanorods are sonicated off the surface (vi). The sacrificial segments are then etched (vii). The rods may be functionalized with small molecules and identified by CRM (viiia). Alternatively, the rods can be functionalized with DNA or other biomolecules (viiib). In the case of nucleic acids, the DNA is subsequently suspended in buffer and stabilized with surfactant in the presence of salt (ix). Target DNA strands are hybridized to these rods and identified by CRM (x) (stars represent chromophores generating signal). CRM, confocal Raman spectroscopy. A clear protocol to describe how to make such systems, encompassing the OWL process itself and subsequent functionalization and characterization methods, will be an important step toward aiding the development of more advanced systems. Thus, in this protocol, we outline the necessary steps to design, synthesize, functionalize and eventually characterize these systems in a variety of formats including those necessary for SERS studies and biodetection assays. However, the procedures are general and can be readily adapted for a variety of different studies or applications, which should allow OWL to become a powerful tool for many nanotechnology-based investigations.

Applications and limitations Nanomaterials made by OWL allow for a variety of intriguing applications in nanotechnology. For example, gap-based nanoelectronics, SERS and biosensing modalities have all been realized , and further applications in these and related fields e.g., metal-enhanced fluorescence) can be envisioned. This technology will enable the development of more robust, rapid, reliable and sensitive mobile detection schemes for biomolecules. It is also envisioned that the spatially specific ability to enhance spectroscopic information in real time will allow for the study of biological processes. As just one example, we can create a hybrid nanostructure that contains a diode junction and three gold nanodisk pairs. The diode section can be used for electrical measurement of biomolecule binding, and the gold disk pairs can serve as Raman hotspots for spectroscopic measurements. Using this structure, it should be possible to show the parallel electrical and spectroscopic measurement of telomerase binding onto surface-immobilized oligonucleotide receptors and subsequent elongation of the oligonucleotide strands.

The OWL technique has a demonstrated resolution of B2 nm and is also capable of producing features that are spaced micrometers apart . In addition (as noted above), a wide variety of metals can be electroplated in the nanowire deposition step. The main challenge of using these metals with OWL is combining several metals into one structure. In this case, care must be taken to choose metals with lattice parameters that are similar enough to ensure adhesion of the two components and to develop etching procedures that are highly selective, even in the presence of multiple metals. In addition, using smaller diameter nanowires (e.g., sub nm pores as a template) may lead to difficulties in redispersing nanostructures during sonication steps after plasma-enhanced chemical vapor deposition (PECVD) or physical vapor deposition (PVD) is performed .

Finally, it should be possible to adapt the biodetection strategy on the basis of OWL-generated structures to analytes other than DNA, such as proteins, viruses, metal ions and certain smallmolecule analytes. Importantly, in principle, any conventional metal-ligand-binding chemistry can be used to attach chemical or biological species of interest to the OWL structures for the applications listed above. Experimental design OWL device fabrication. In the OWL process, anodic aluminum oxide (AAO) membranes (either purchased from commercial vendors, such as Whatman Inc. (part of GE Healthcare) and Synkra Technologies Inc., or fabricated in the lab ) are used as templates to electrochemically deposit nanowires. Cylindrical, aligned, nonintersecting pores permeate the templates and serve as discrete regions for nanowire growth. AAO films can be purchased or prepared with pores ranging in diameter from 500 to 5 nm (Whatman Inc. (part of GE Healthcare) produces templates with B300 nm pores. Synkera Technologies Inc. produces templates with a variety of pore sizes ranging from 13 to 150 nm) . Although the quality of lab-synthesized templates tends to be better with more uniform pores and narrower pore size distributions (leading to nanowires with more well-defined plasmonic features), for many applications, commercially available AAO templates are often satisfactory . For Whatman (GE Healthcare) templates, better results are achieved if the template is oriented such that Ag is deposited on the side without the polymer support ring. This is because this side has a smoother surface and more uniform pore distribution that makes evaporated Ag films more adherent (see below) and also generates more regular-shaped nanorods.

(Matthew J Banholzer, Lidong Qin, Jill E Millstone, Kyle D Osberg & Chad A Mirkin, Department of Chemistry and International Institute for Nanotechnology, Northwestern University, Evanston, Illinois, USA.)

Mengapa Yahudi demikian berkuasa dan muslim demikian lemah ?

MENGAPA YAHUDI DEMIKIAN BERKUASA DAN MUSLIM DEMIKIAN LEMAH ?

Andi Hasad
Program Studi Teknik Elektronika
Fakultas Teknik, Universitas Islam 45 (UNISMA)
Jl. Cut Meutia No. 83 Bekasi 17113
Telp. +6221-88344436, Fax. +6221-8801192
Website: andihasad.com, Email: andihasad@yahoo.com

Kaum Muslimin saat ini berjumlah kurang lebih 1,5 milyar muslim sedangkan  Yahudi tidak lebih dari 15 juta orang . Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kaum Yahudi kini telah menguasai berbagai lini dalam segala sektor terpenting di dunia. Apalagi kebijakan-kebijakan strategis negara adikuasa (AS) tidak lepas dari lobi-lobi Yahudi. Serasa sebuah kelompok yang amat kecil ini telah berhasil dalam menguasai dunia, maka tidaklah berlebihan kemudian ketika ada ungkapan bahwa Yahudi saat ini telah memiliki negara baru yakni “negara dunia”.

Bangsa Yahudi lebih dari seratus kali berkuasa ketimbang kaum muslimin. Mengapa ini bisa terjadi ? Mengapa kaum muslimin sekarang ini begitu lemah ?., dan mengapa kaum Yahudi yang jumlahnya begitu kecil demikian berkuasa?   Padahal di seluruh dunia jumlah Yahudi tidak lebih dari 15 juta-an orang, tersebar sekitar 7 juta-an di Amerika, 5 juta di Asia, 2 juta di Eropa dan 100.000 di Afrika. Namun dalam prestasi dunia semisal hadiah nobel dalam bidang fisika, kimia dan kedokteran saja tercatat 12 % jatuh ke tangan Yahudi. Lebih dari 105 tahun silam, Yahudi sudah memenangkan 180 hadiah nobel , sementara hanya 3 yang dimenangkan kaum Muslim (tidak termasuk nobel perdamaian). Tidak sekedar itu saja, konsep bank sentral, uang kertas, kapitalisme, komunisme dan memperdagangkan kembali barang-barang bekas adalah ide Yahudi untuk menciptakan kekuatan ekonomi yang menggurita.

Albert Einstein, ilmuan paling berpengaruh sepanjang zaman dan Tokoh abad ini adalah Yahudi. Sigmund Freud, yang terkenal dengan konsep ide, ego dan superego, bapak psikoanalisis adalah seorang Yahudi, demikian halnya Karl Max, Paul Samuelson dan Milton Friedman.

Benjamin Rubin menyumbangkan jarum vaksinasi untuk umat manusia. Gertrude Elion menyumbangkan kepada kita obat leukemia. Stanley Mezor menemukan chip microprocessor pertama. Leo Szilard mengembangkan reaktor nuklir pertama, Petrus Schultz menemukan kabel Fiber Optik yang kita gunakan sebagai jaringan backbone internet. Semuanya orang Yahudi.   Filantropis paling terkenal dalam sejarah dunia, George Soros, yang telah mendonasikan dana kolosal sebanyak 4 milyar dollar Amerika atau sekitar Rp. 36 Triliun kepada para ilmuan dan universitas di seluruh dunia adalah seorang Yahudi, Walter Annenberg, yang membangun seratus perpustakaan dengan menyumbangkan 2 milyar dollar juga seorang Yahudi

Lantas kita kenal William James Sidis, dengan IQ 250 – 300, adalah manusia paling tinggi IQ-nya sepanjang sejarah adalah juga seorang Yahudi .  Pertanyaannya.. mengapa bangsa Yahudi demikian Berjaya ?… Estimasi .. tidak kurang ada 1, 476.233.470 Muslim yang tinggal di planet Bumi, 1 Milyar di Asia (termasuk di Negara arab), 400 juta di Afrika, 44 juta di Eropa dan 6 juta di Amerika, sisanya tersebar di seluruh tempat di dunia. Seperlima manusia adalah beragama Islam, untuk setiap Hindu ada 2 orang muslim, untuk setiap Budha ada 4 orang muslim dan untuk setiap Yahudi ada 100 Muslim.

Namun faktanya,…. Tingkat melek huruf di dunia Nasrani dan Yahudi hampir 90 % dan 15 negara mayoritas Nasrani mempunyai tingkat melek huruf 100 %, sedangkan sebuah negara mayoritas muslim rata-rata mempunyai tingkat melek huruf sekitar 40 % dan tidak ada satupun Negara mayoritas Muslim memiliki tingkat melek huruf 100 persen.

Negara-negara mayoritas muslim hanya memiliki sekitar 230 ilmuwan per satu juta muslim. Amerika Serikat memiliki 4000 ilmuwan persatu juta orang. Di seluruh dunia Arab, para peneliti yang full time hanya 50 ilmuwan orang persatujuta penduduknya , sedangkan di dunia Nasrani dan yahudi mencapai 1000 orang per satujutanya. Kesimpulannya dunia Muslim kurang memiliki kapasitas untuk menghasilkan ilmu pengetahuan.

Data lainnya : Surat kabar harian dan jumlah judul buku merupakan 2 indikator penting tentang pengetahuan yang terdistribusi ke masyarakat. Di Inggris ada 2000 judul buku untuk setiap 1 juta penduduknya, sedangkan di Mesir hanya ada 20 judul buku untuk persatujutanya. Dunia Muslim gagal mendistribusikan pengetahuan.

Ekspor produk-produk teknologi tinggi sebagai persentase total ekspor merupakan satu indikator penting atas pengetahuan terapan. Ekspor Pakistan atas produk-produk teknologi tinggi hanya 1 % dari ekspor total, untuk kasus yang sama, Arab Saudi hanya memiliki 0,3 %, Kuwait, Maroko, Aljazair semuanya hanya 0,3 % dari ekspor totalnya, sementara Singapura mencapai 58 %. Kesimpulan Dunia Muslim gagal menerapkan pengetahuan.

Mengapa kaum muslim lemah ? Karena tidak sedang menghasilkan pengetahuan. Mengapa kaum Muslim tidak berdaya ? Karena kita tidak sedang menyebarkan pengetahuan.   Mengapa kaum Muslim tidak berkuasa ? Karena kita tidak sedang menerapkan pengetahuan ?  Mengapa kaum muslim sangat rapuh, jawabannya : kurang pendidikan.

Memerangi kaum Yahudi (baca : Zionis) bukan dengan cara melakukan bom bunuh diri, bukan dengan cara membuat kerusakan yang menimbulkan korban yang tidak bersalah. Memerangi mereka dapat kita lakukan dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas diri kita dalam menghasilkan, mendistribusian dan menerapkan pengetahuan.     Menuntut ilmu wajib hukumnya bagi setiap muslim, sebagaimana firman Allah :

Tidak sepatutnya bagi mukmin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya. ( QS. At-Taubah [9] : 122 )

Allah akan memberi keistimewaan kepada kita dengan mengangkat derajat orang-orang beriman dan orang-orang yang berilmu pengetahuan pada derajat yang tinggi.  

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. (QS. Al-Mujaadilah [58] : 11).

Tulisan ini tidak bermaksud “melebih-lebihkan” Yahudi yang memang telah disebutkan dalam Al-Quran, namun lebih untuk saling mengingatkan kita agar senantiasa mawas diri, menyadari “titik lemah” dan meningkatkan kualitas diri kita, dengan cara meningkatkan kecintaan kita kepada Al-Qur’an, Sunnah Rasulullah SAW, kepada pengetahuan terapan, sains modern yang membawa kemaslahatan bagi umat. Mari kita budayakan membaca, berpikir, menggali pengetahuan terus menerus tiada henti-hentinya sepanjang hayat kita, bukan hanya pada bidang terapan, namun juga pada ilmu agama. Jangan sampai kita habiskan umur hanya untuk belajar ilmu terapan ataupun ilmu murni, tanpa sekalipun belajar ilmu agama. Akankah kita akan menjawab pertanyaan di akhirat kelak ” Engkau habiskan untuk apa umurmu (selama hidup di dunia) ? ” dengan jawaban ” Saya habiskan hanya untuk belajar algoritma, pemrograman, elektronika, kedokteran, manajemen, ekonomi, politik, sastra”.  Tanpa sekalipun mengkaji ilmu agama, akan membawa penderitaan yang maha dahsyat dan penyesalan yang tiada terkira kelak di akhirat.

Sesungguhnya cobaan paling besar yang menimpa kaum muslimin sekarang adalah kebodohan terhadap agama Allah. Ini adalah akar setiap masalah dan sumber setiap problem. Pemiliknya apabila hidup, tidak dianggap dan apabila mati tidak dirindu“. (Andi Hasad)